
Pembangunan Gedung SPPG 3T di NTT Diresmikan Secara Virtual
Peletakan batu pertama pembangunan Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 3T dilakukan secara virtual oleh Polri di seluruh Indonesia. Khusus untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), acara ini berlangsung di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), tepatnya di Desa Haulasi, Kecamatan Miomaffo Barat, pada Senin kemarin, 29 Desember 2025.
Acara tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolda NTT, Brigjen Pol. Baskoro Tri Prabowo, S.I.K., M.H. Hadir dalam kegiatan ini sejumlah tokoh penting seperti Bupati TTU Yoseph Falentinus De La Salle Kebo, S.IP, M.A., Kapolres TTU AKBP Eliana Papote, S.I.K., M.Si., Dandim 1618 TTU Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto, S.E., Kajari Kabupaten TTU, Ketua DPRD Kabupaten TTU, serta Dan satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yon Arhanud 2/ABW/2 Kostrad Letkol (Arh) Endis Fahrul Rizal, S.Hub.Int., M.Si., dan lainnya.
Peran SPPG dalam Mendukung Program MBG
Bupati TTU, Yoseph Falentinus De La Salle Kebo, menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo melalui Kapolri atas pembangunan SPPG di Desa Haulasi. Ia menilai kehadiran SPPG sebagai bentuk nyata kehadiran negara bagi masyarakat, khususnya dalam pemenuhan gizi anak-anak di wilayah 3T.
"Kehadiran SPPG ini merupakan wujud nyata kehadiran negara bagi masyarakat, khususnya dalam hal pemenuhan gizi bagi anak-anak di wilayah 3T," ujarnya.
Sementara itu, Wakapolda NTT, Brigjen Pol. Baskoro Tri Prabowo, menjelaskan bahwa SPPG Polri adalah realisasi dari dukungan Polri terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tujuannya adalah mengurangi stunting dan meningkatkan kecerdasan anak.
Pembangunan SPPG mencakup fasilitas dapur yang sehat dan memadai, pengelolaan bahan baku dari UMKM lokal hingga distribusi makanan bergizi yang dirancang oleh Ka SPPG beserta ahli gizi. Selain itu, keberadaan para relawan SPPG juga menjadi pendukung utama dalam proses pelayanan.
Lokasi dan Jumlah SPPG yang Dibangun
Polda NTT saat ini sedang melakukan peletakan batu pertama sebanyak 7 SPPG daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) yang terletak di Kabupaten TTU. Lokasi pembangunan SPPG tersebut mencakup Desa Haulasi hingga Motadik.
Beberapa tokoh masyarakat, termasuk para Tokoh Agama, Tokoh Adat, dan Tokoh Masyarakat, turut hadir dalam acara tersebut. Selain itu, para Kepala Sekolah SD dan SMP juga turut hadir untuk menyaksikan perayaan peletakan batu pertama ini.
Peran Masyarakat dalam Pembangunan SPPG
Masyarakat Desa Haulasi juga sangat antusias mengikuti acara ini. Mereka menyambut baik kehadiran SPPG yang akan memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan masyarakat, terutama anak-anak.
Selain itu, Camat Miomaffo Barat Markus Nesse, S.IP, Kapolsek Miomaffo Barat Ipda Paulus Naif, SH., dan Kepala Desa Haulasi, Dorothea Loin, turut serta dalam acara tersebut. Mereka menyampaikan dukungan penuh terhadap pembangunan SPPG ini.
Kedepan, SPPG Akan Memberikan Manfaat Nyata
Dengan dibangunnya SPPG di wilayah 3T, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama dalam hal pemenuhan gizi. SPPG akan menjadi pusat pelayanan yang memberikan makanan bergizi secara gratis kepada anak-anak di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar