
YOGYAKARTA, berita
Proses Pembangunan Fisik di IKN Terus Berlanjut
Pembangunan fisik di Ibu Kota Nusantara (IKN) terus berlangsung dengan target penyelesaian kantor wakil presiden pada akhir tahun ini. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menjelaskan bahwa pengerjaan fisik di IKN akan memasuki fase kedua pada tahun 2025.
"Ini kan fase kedua. Jadi fase pertama itu tahun 2020 sampai 2024," ujarnya di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Jumat, 12 Desember 2025.
Basuki menyampaikan bahwa pembangunan fase pertama dimulai pada tahun 2022 akibat dampak pandemi. Meskipun ada keterlambatan, proses pembangunan tetap berjalan dan saat ini telah mencapai tingkat progres yang sangat tinggi.
Progres Fase Pertama Mencapai 97 Persen
Saat ini, progres pembangunan fisik untuk fase pertama telah mencapai 97 persen.
"Itu sudah sekitar 97 persen. Akhir tahun ini selesai semua karena hanya tinggal masjid dan kantor wakil presiden, itu sudah akan selesai semua," ucapnya.
Lebih lanjut, Basuki menuturkan bahwa pembangunan fasilitas lain, seperti sekolah dan pasar, juga akan selesai pada bulan Desember ini. Khusus untuk kantor wakil presiden, ia memastikan bahwa penyelesaiannya akan rampung pada akhir Desember 2025.
"(Kantor wapres di IKN) Akhir Desember ini jadi. Tinggal nanti ngisi furniture-nya," ungkapnya.
Perkembangan Terkini tentang Rencana Wakil Presiden
Basuki juga mengaku telah mendengar adanya keinginan dari wakil presiden untuk berkantor di IKN pada tahun 2026. Namun, ia menegaskan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya berada di tangan wakil presiden.
"Beliau punya keinginan gitu (2026 berkantor di IKN) saya dengar," pungkasnya.
Tantangan dan Perencanaan Masa Depan
Meskipun progres pembangunan telah mencapai tahap akhir, masih ada beberapa tantangan yang harus dihadapi dalam fase kedua. Salah satunya adalah perencanaan penggunaan ruang dan fasilitas yang lebih kompleks. Selain itu, perlu adanya koordinasi yang baik antara berbagai pihak terkait agar semua rencana dapat berjalan sesuai harapan.
Beberapa hal yang menjadi fokus dalam fase kedua meliputi:
Pengembangan infrastruktur pendukung seperti jalan raya, sistem air bersih, dan pengelolaan limbah
Pemenuhan kebutuhan masyarakat yang akan tinggal di IKN, termasuk pengadaan rumah sakit, pusat perbelanjaan, dan fasilitas umum lainnya
* Penyediaan layanan transportasi yang efisien dan ramah lingkungan
Selain itu, pemerintah juga sedang merancang sistem tata kelola yang akan digunakan di IKN. Hal ini penting untuk memastikan bahwa IKN dapat berfungsi sebagai pusat pemerintahan yang modern dan efisien.
Keberlanjutan dan Lingkungan
Seiring dengan perkembangan fisik IKN, isu keberlanjutan dan perlindungan lingkungan juga menjadi perhatian utama. Pemerintah berkomitmen untuk membangun IKN dengan prinsip ramah lingkungan, termasuk penggunaan energi terbarukan dan pengelolaan sumber daya alam secara bijak.
Dalam waktu dekat, akan dilakukan beberapa inisiatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan di sekitar IKN. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa IKN tidak hanya menjadi pusat pemerintahan, tetapi juga menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia.
Kesimpulan
Proses pembangunan IKN terus berjalan dengan pesat, dan saat ini hampir seluruh proyek fase pertama telah selesai. Dengan penyelesaian kantor wakil presiden pada akhir tahun ini, IKN semakin mendekati masa operasional. Meski begitu, masih ada banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, terutama dalam fase kedua. Dengan perencanaan yang matang dan komitmen yang kuat, IKN diharapkan dapat menjadi ibu kota yang modern, berkelanjutan, dan layak huni bagi seluruh rakyat Indonesia.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar