Berita Arema FC Terkini: Aremania Protes Usai Kalah dari Persita, Stadion Kanjuruhan Sepi

Ringkasan Berita Arema FC Hari Ini

Arema FC kembali menjadi sorotan setelah kekalahan yang mereka alami dalam pertandingan melawan Persita Tangerang. Kekalahan ini memicu protes dari Aremania, suporter fanatik klub yang mengungkapkan kekecewaannya melalui berbagai cara, termasuk pemasangan poster di beberapa lokasi. Selain itu, kondisi Stadion Kanjuruhan juga semakin sepi penonton akibat performa buruk Arema FC di laga kandang.

Aremania Protes Usai Kalah dari Persita

Puluhan poster bernada protes muncul di sejumlah sudut Arema FC Store di daerah Betek, Kota Malang. Poster tersebut menampilkan wajah pemain Arema FC, M Rafli, dengan tulisan yang tidak pantas dan ditempel di berbagai bagian toko, terutama di kaca. Tak hanya di toko, poster serupa juga ditemukan menempel pada kaca mobil yang berada di sekitar area official store.

Menurut informasi yang diterima, poster-poster tersebut sengaja ditempel sebagai bentuk protes atas kekalahan Arema FC atas Persita Tangerang dalam lanjutan kompetisi Super League 2025/2026, Selasa (30/12/2025). Luki, karyawan Arema FC Official Store, mengatakan bahwa mereka baru mendapatkan informasi tersebut kemarin malam. Ia menyebut bahwa poster tersebut mungkin ditempel sekitar pukul 00.00 WIB dini hari.

Kini, poster-poster tersebut telah dibersihkan oleh beberapa karyawan Arema FC Store. Dengan bermodalkan air dan cutter, mereka membersihkan kaca dan tembok yang ditempeli poster tersebut. Tujuannya adalah agar tempat tersebut tetap bersih dan nyaman bagi pelanggan. Meski demikian, ia memahami bahwa aksi tersebut merupakan luapan kekecewaan suporter atas hasil buruk Arema FC di laga home.

Enam laga kandang beruntun tanpa kemenangan diraih oleh Arema FC saat berlaga di Stadion Kanjuruhan. Namun, sebagai karyawan, mereka tetap berusaha profesional menjalankan tugas. Hingga siang hari, kondisi Arema FC Store sudah kembali bersih dan beroperasi normal. Aktivitas jual beli tetap berjalan seperti biasa, meski suasana kekecewaan atas hasil pertandingan masih terasa di kalangan Aremania.

Stadion Kanjuruhan Sepi

Enam pertandingan kandang beruntun tanpa kemenangan menjadi rekor buruk Arema FC saat bermain di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang di musim ini. Stadion berkapasitas 21.500 penonton itu masih belum bersahabat bagi Arema FC, yang di musim ini kembali dipakai usai 2,5 musim menjadi klub musafir.

Dua kemenangan, sekali seri dan lima kekalahan didapatkan oleh Arema FC sampai kompetisi Super League 2025/2026 pekan 15 berlangsung. Catatan tersebut cukup buruk, bagi sebuah klub saat bermain di rumah mereka sendiri. Hasil minor ini diperparah dengan kekalahan dari Persita Tangerang pada Selasa (30/12/2025) kemarin.

Arema FC harus dipermalukan 0-1 hanya dengan 10 pemain Persita. Kondisi itu menjadi sorotan besar, mengingat laga tersebut dimainkan di kandang sendiri dan ekspektasi suporter terhadap Singo Edan cukup tinggi. Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menyebut bahwa sebenarnya tim memiliki cukup banyak peluang, tapi tidak terjadi gol. Ia menilai pemain harus lebih siap untuk memaksimalkan setiap peluang yang didapat.

Hasil negatif yang didapatkan oleh Singo Edan juga berimbas kepada tingkat kehadiran penonton yang hadir menyaksikan langsung dari dalam stadion. Dari pertandingan ke pertandingan, jumlah penonton yang hadir melihat pertandingan Arema FC di Stadion Kanjuruhan terus mengalami penyusutan. Saat menghadapi Madura United pada pekan 14 kemarin, jumlah penonton mencapai 780 orang, kini saat menghadapi Persita berkurang menjadi 405 orang. Angka tersebut berkurang hampir 50 persen di setiap pertandingan.

Marcos menyebut Arema FC adalah tim besar yang seharusnya bisa meraih hasil lebih baik. Karena itu, ia mengaku cukup terpukul melihat hasil akhir pertandingan yang tak sesuai harapan. "Kalau lihat tim, Arema ini terlalu besar. Dengan hasil seperti ini, saya kasihan dengan Aremania," ujarnya.

Meski Arema FC kini masih berkutat di papan tengah, tidak menutup kemungkinan Singo Edan bisa terperosok ke papan bawah apabila hasil minor terus mereka raih. Di laga selanjutnya, Singo Edan harus bertamu ke markas Bali United, calon lawan yang tidak mudah untuk ditaklukkan saat bermain di kandangnya sendiri. Marcos Santos hanya meminta kepada pemain agar siap mengambil poin dari tuan rumah nanti.

"Target kami adalah mencari poin di Bali. Kami sering kehilangan poin di kandang, tapi di luar kandang kami selalu mendapatkan poin."
"Jadi ayo kita harus bekerja keras lagi, fokus dan membantu Arema kembali naik ke atas (klasemen)," tandasnya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan