Penjelasan Manajemen Arema FC Mengenai Kehadiran Dalberto
Kehadiran Dalberto Luan Belo, penyerang asing Arema FC, terus menjadi perhatian publik. Manajemen klub menegaskan bahwa absennya pemain asal Brasil tersebut bukan disebabkan oleh masalah teknis atau konflik dengan klub, melainkan murni karena kendala administrasi. Hal ini menyebabkan Dalberto masih tertahan di Brasil untuk mengurus visa istri, anak yang baru lahir, serta adik iparnya agar bisa mendampinginya di Indonesia.
Proses imigrasi yang sulit diprediksi membuat kemungkinan besar Dalberto akan kembali absen saat Arema FC menjamu Persita Tangerang pada Selasa (30/12/2025). Peran Dalberto dalam tim sangat vital, dan ketidakhadirannya berdampak signifikan pada performa Singo Edan di lapangan.
1. Pengaruh Dalberto dalam Tim Arema FC
Absennya Dalberto pasca-jeda libur kompetisi awal Desember 2025 cukup berdampak pada performa Singo Edan di lapangan. Tanpa kehadiran striker andalan mereka, lini depan Arema FC dinilai belum tampil tajam. Dari pertandingan menghadapi Madura United di kompetisi Super League 2025-2026 pada Selasa (23/12/2025) lalu, Arema FC ditahan imbang 2-2. Dua gol Arema FC dicetak oleh Ikhsan Lestaluhu, yang notabene merupakan pemain berposisi bek kiri.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengakui timnya memang merasakan perbedaan ketika Dalberto belum bisa bergabung bersama skuad. Pemain asal Brasil tersebut hingga kini masih tertahan di negaranya akibat proses pengurusan visa keluarga yang belum rampung.
"Memang, Dalberto itu perannya cukup besar bagi tim ini untuk lini depan, terutama untuk penyelesaian akhir," ucapnya, Jumat (26/12/2025).

Menurut Yusrinal, Dalberto bukan hanya berperan sebagai pencetak gol, tetapi juga menjadi tumpuan permainan Arema FC dalam membangun serangan. Ketidakhadiran Dalberto membuat variasi serangan Singo Edan menjadi lebih terbatas. Selama ini Dalberto juga dikenal sebagai penyerang yang lebih suka menjemput bola daripada menunggu di depan gawang lawan. Penetrasi Dalberto di atas lapangan cukup merepotkan barisan lini pertahanan lawan.
"Dalberto ini bukan cuma finisher, tapi juga bisa membuka ruang dan jadi target man, jadi ketika dia belum ada, tentu ada pengaruh ke performa tim," jelas Yusrinal.
2. Kembali Absen Lawan Persita
Menutup akhir tahun 2025, Arema FC sebentar lagi akan melawan Persita Tangerang di lanjutan Super League 2025-2026 pada Selasa (30/12/2025). Mengingat kondisi Dalberto saat ini, kemungkinan besar bomber asal Brasil itu akan kembali absen dalam pertandingan yang dihelat di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang tersebut.
Yusrinal pun menjelaskan, lebih detail mengenai situasi Dalberto saat ini. Kata Yusrinal, Dalberto masih menunggu rampungnya proses visa tidak hanya untuk istri dan anak, namun juga anggota keluarga yang mendampinginya di Indonesia. Kondisi inilah yang membuat kepulangan Dalberto ke Malang harus tertunda.
"Ini tinggal menunggu visa. Yang diurus bukan hanya visa-nya Dalberto, tapi juga visa istri, anak, dan adik iparnya," ujarnya Jumat (26/12/2025).
"Istrinya baru melahirkan, usia anaknya sekitar tiga atau empat bulan, jadi Dalberto membawa adik iparnya untuk membantu merawat," imbuh Yusrinal.

Menurut pria yang akrab disapa Inal itu, proses pengurusan visa dalam beberapa bulan terakhir memang mengalami kendala dan sulit diprediksi waktunya. Bahkan, beberapa pengurusan visa pemain asing lain juga memerlukan waktu cukup panjang, seperti yang dialami oleh Pablo Oliveira beberapa waktu yang lalu. Pablo akhirnya kembali ke Arema FC setelah menjalani pemulihan panjang pasca-cedera panjang yang ia alami di Brasil.
"Untuk urusan visa lima bulan terakhir ini memang sedang sulit, jadi belum bisa dipastikan kapan selesainya. Bisa saja awal Januari baru keluar, tergantung proses imigrasi," terang Yusrinal.
Yusrinal pun mengakui peran Dalberto sangat vital di tim Arema FC, namun manajemen tidak bisa berbuat banyak dengan situasi saat ini. "Tanpa Dalberto tentu kelihatan pengaruhnya. Tapi ini bukan soal izin atau apa, murni karena urusan keluarga dan visa," tegasnya.
Satu-satunya yang bisa dilakukan manajemen Arema FC adalah terus memantau perkembangan proses administrasi tersebut.
3. Berharap Segera Pulang ke Malang
Inal pun berharap Dalberto bisa segera kembali ke Malang begitu seluruh dokumen dinyatakan lengkap. "Semoga dalam waktu dekat ini bisa segera tuntas," harapnya. "Saat ini kami terus memantau prosesnya. Begitu visanya beres, Dalberto langsung bergabung lagi dengan tim," ujarnya.
Belum hadirnya Dalberto membuat Arema FC menggunakan sisa pemain yang ada di lini depan. Saat menghadapi Madura United kemarin, Dedik Setiawan dipercaya sebagai target man di depan. Dedik ditopang oleh Valdeci dan Salim Akbar Tuharea dari sisi sayap. Lalu juga Dendi Santoso dan M Rafli yang juga mendapatkan kesempatan main di lini depan pada babak kedua.
Asisten pelatih Arema FC, Andre Caldas percaya, akan kemampuan para pemain di tim Arema FC. Andre juga berharap, beberapa pemain yang absen di laga sebelumnya bisa segera tampil untuk membantu Singo Edan berlaga.
"Sebenarnya kami memiliki lebih banyak pilihan pemain. Tapi ada pemain kami yang harus absen sehingga tidak semuanya komplit" kata Andre. "Saya ingin semuanya (pemain) bisa kembali lagi untuk membantu tim ini (Arema FC) bisa menuju ke atas," tandasnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar