Strategi dan Motivasi Arema FC Menghadapi Bali United
Arema FC datang dengan motivasi tinggi untuk mencuri poin dalam pertandingan melawan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, pada Minggu (4/1/2026) pukul 19.00 WIB. Tim yang dikenal dengan julukan Singo Edan ini ingin memperbaiki performa setelah gagal meraih kemenangan dalam dua laga kandang terakhir.
Modal Rekor Tandang Unbeaten
Arema FC memiliki rekor yang cukup mengesankan dalam laga tandang musim ini. Dari tujuh pertandingan away, tim tidak pernah kalah. Pelatih Marcos Santos menilai bahwa keberhasilan ini menjadi modal penting bagi tim dalam menghadapi Bali United.
Meski Bali United belum terkalahkan dalam empat laga terakhir, Singo Edan tetap optimis bisa mencuri poin. Marcos Santos menyatakan bahwa timnya datang ke Bali dengan motivasi tinggi, meskipun mereka harus menebus poin yang hilang dari dua laga kandang sebelumnya.
"Kami memiliki persiapan yang cukup baik. Semua berjalan baik dan semoga nanti kami mendapatkan poin," ujar Marcos Santos, Sabtu (3/1/2026). Beberapa kesalahan yang dilakukan saat menghadapi Persita Tangerang telah dievaluasi oleh tim pelatih, termasuk buruknya penyelesaian akhir ketika mendapatkan peluang di depan gawang lawan.
Marcos berharap dapat mempertahankan tren positif Arema FC saat bermain di luar kandang. "Menghadapi Persita kami melepaskan 19 tembakan ke gawang tetapi tidak mencetak gol, tapi saat ini kami akan bermain tandang, yang saya rasa lebih efisien bagi kami," katanya.

Tanpa Dalberto, Arema FC Siap Bermain Tanpa Ketergantungan
Absennya Dalberto Luan Bello dalam beberapa pertandingan terakhir membuat lini serang Arema FC terasa kurang tajam. Namun, pelatih Marcos Santos menegaskan bahwa tim tidak hanya bergantung pada satu pemain. Meskipun Dalberto adalah pencetak gol terbanyak Singo Edan musim ini, Marcos mengatakan bahwa tim pelatih fokus pada pemain-pemain yang bisa diandalkan.
"Kami tidak fokus hanya pada satu pemain saja, seperti di pertandingan sebelumnya, kami fokus pada pemain-pemain yang bisa kami andalkan," ucapnya. Marcos juga menyebut nama-nama lain seperti Dedik Setiawan, Valdeci, Ian Puleio, hingga penyerang muda Razza Fachrezi sebagai opsi yang siap dimaksimalkan.
"Saya percaya dengan kemampuan mereka, dan saya yakin mereka akan tampil cukup bagus besok," imbuhnya. Marcos mengakui bahwa penampilan Arema FC dalam dua laga terakhir tidak seburuk hasil yang didapatkan. Seperti saat menghadapi Persita, Arema FC mampu menghasilkan 19 kali peluang di depan gawang, hanya saja gagal memanfaatkannya dengan baik.

Dedik Waspadai Kiper Bali United
Arema FC diprediksi akan kembali mempercayakan Dedik Setiawan sebagai pengganti Dalberto sebagai penyerang tengah. Meski belum banyak berkontribusi, Dedik masih memiliki rasa optimisme untuk membantu Arema FC meraih kemenangan.
Terbukti dengan satu golnya ke gawang Persita Tangerang, meski akhirnya dianulir oleh wasit. Dedik juga mengungkapkan bahwa skuad asuhan Marcos Santos telah mematangkan strategi penyelesaian akhir di sesi latihan, apalagi setelah menyadari sulitnya menembus gawang tuan rumah yang dikawal Mike Hauptmeijer.
Catatan lima laga tanpa kemenangan juga menjadi faktor yang membuat posisi tim Singo Edan berada dalam tekanan. Sebaliknya, Bali United musim ini juga belum tampil dominan di kandang sendiri dengan hanya satu kemenangan dari tujuh laga.
Dedik menilai statistik tersebut bisa menjadi bahan evaluasi, meski bukan satu-satunya patokan. "Itu menjadi catatan bagi kami, tetapi situasi setiap pertandingan berbeda. Kami fokus pada permainan kami sendiri dan berusaha tampil maksimal," katanya.
Terkait rekor pertemuan, dalam 18 laga terakhir, kedua tim berimbang dengan masing-masing mengoleksi tujuh kemenangan dan empat hasil imbang. Mengenai kekalahan telak 6-1 delapan tahun lalu, Dedik menegaskan sejarah tidak selalu relevan.
"Sejarah tentu ada, tetapi situasinya selalu berbeda," tutur Dedik. "Kami tidak bisa terlalu terpaku pada masa lalu, yang terpenting adalah bagaimana pemain percaya diri dan menjalankan rencana permainan dengan baik."
Dedik juga berharap faktor keberuntungan berpihak pada timnya kali ini. "Dalam beberapa pertandingan terakhir, sebenarnya permainan Arema sudah cukup bagus, baik kandang maupun tandang. Tapi, memang ada satu faktor yang belum kami miliki, yaitu keberuntungan."
"Mudah-mudahan di laga ini faktor itu berpihak kepada Arema," imbuhnya. Menghadapi kiper Mike Hauptmeijer yang punya catatan penyelamatan terbanyak, Dedik menyebut tim sudah menyiapkan langkah antisipasi.
"Di latihan, kami sudah menyiapkan strategi khusus untuk para pemain depan," ujar Dedik. "Semoga bisa diterapkan dengan baik di pertandingan. Kepercayaan diri tetap ada."
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar