
Cedera Lutut Kylian Mbappe Mengguncang Real Madrid
Real Madrid mengonfirmasi bahwa Kylian Mbappe mengalami cedera lutut kiri pada awas 2026, yang membuat sang bintang kembali menjadi sorotan sepak bola dunia. Kabar ini disampaikan langsung oleh manajemen klub melalui pernyataan resmi mereka pada Kamis, 1 Januari 2026, waktu setempat.
Dalam pernyataan tersebut, Real Madrid menjelaskan bahwa Mbappe didiagnosis mengalami masalah pada lutut kirinya setelah menjalani pemeriksaan tim medis internal. “Setelah menjalani pemeriksaan oleh tim medis hari ini, Kylian Mbappe didiagnosis mengalami cedera pada lutut kirinya,” tulis pernyataan dari klub raksasa Spanyol itu.
Klub menambahkan bahwa kondisi Mbappe akan terus dipantau secara berkala guna menentukan proses pemulihan. Cedera lutut Mbappe sejatinya bukanlah insiden mendadak, melainkan akumulasi masalah fisik sejak awal Desember 2025. Saat menghadapi Celta Vigo di ajang LaLiga, Mbappe sempat mengeluhkan rasa tidak nyaman pada area lutut kirinya.
Meski merasakan gangguan tersebut, Mbappe tetap memaksakan diri tampil penuh demi membantu Real Madrid mengamankan hasil pertandingan. Keputusan bermain itu rupanya berdampak pada kondisi sang penyerang, yang akhirnya harus menepi pada laga berikutnya.
Pada duel melawan Manchester City, Mbappe tak mampu melanjutkan pertandingan karena cedera lututnya kian memburuk. Situasi tersebut sempat membuat Madrid khawatir, mengingat peran Mbappe sangat vital dalam skema permainan tim. Namun, Mbappe sempat kembali merumput di tiga pertandingan terakhir Real Madrid sepanjang tahun kalender 2025.
Penampilannya tetap impresif, dengan torehan empat gol yang mempertegas kontribusinya meski dalam kondisi tidak ideal. Produktivitas tersebut membawa Mbappe menyamai rekor Cristiano Ronaldo dengan catatan 59 gol dalam satu tahun kalender.
Meski begitu, Real Madrid memilih bersikap hati-hati terhadap kondisi fisik pemain asal Prancis tersebut. Klub tidak menyebutkan estimasi waktu pemulihan Mbappe secara resmi dalam pernyataan yang dirilis ke publik. Namun, laporan dari beIN Sport menyebut Mbappe diperkirakan akan menepi setidaknya selama tiga pekan.
Jika prediksi tersebut benar, Mbappe berpotensi melewatkan sejumlah laga penting Real Madrid di awal 2026. Salah satu pertandingan yang diragukan diikuti Mbappe adalah laga LaLiga kontra Real Betis pada 4 Januari. Selain itu, duel panas menghadapi Atletico Madrid di ajang Piala Super Spanyol juga terancam tanpa Mbappe.
Tak hanya semifinal, partai final Piala Super Spanyol yang dijadwalkan 11 Januari juga berisiko dilewatkannya. Di kompetisi domestik, laga LaLiga melawan Levante pada 17 Januari turut masuk daftar pertandingan rawan absensi. Sementara di level Eropa, Real Madrid berpotensi tampil tanpa Mbappe saat menghadapi Monaco di Liga Champions.
Absennya Mbappe tentu menjadi tantangan besar bagi Madrid yang tengah memasuki fase padat kompetisi. Pelatih Madrid dituntut menyiapkan skema alternatif agar performa tim tetap stabil tanpa mesin gol andalannya. Kondisi Mbappe kini menjadi perhatian utama, mengingat jadwal ketat dan ambisi besar Madrid di semua ajang.
Real Madrid berharap proses pemulihan berjalan optimal agar Kylian Mbappe bisa kembali memperkuat tim secepat mungkin.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar