
Perubahan Mesin Yamaha untuk Musim 2026
Fabio Quartararo, pembalap tim Yamaha, memberikan komentarnya mengenai perubahan signifikan pada mesin motor yang akan digunakannya di musim 2026. Yamaha dikabarkan akan beralih dari mesin inline-four ke mesin V4 untuk model MotoGP YZR-M1 mereka. Perubahan ini menandai langkah besar dalam pengembangan teknologi motor balap.
Quartararo mengungkapkan bahwa ia tidak tahu pasti apakah dirinya akan merindukan versi lama motor atau tidak. Namun, ia menyatakan bahwa perubahan tersebut adalah langkah yang baik bagi kariernya.
"Masih bisa jadi saya akan merindukannya atau tidak. Kita belum tahu bagaimana performa motor tahun depan," ujarnya setelah akhir musim 2025.
Ia juga menambahkan bahwa peralihan ke mesin V4 akan menjadi momen penting dalam karier. "Ini juga akan menjadi langkah baru dalam kariernya, jadi kita lihat saja," tambahnya.
Musim 2025 yang lalu tergolong naik turun bagi Quartararo. Meskipun beberapa kali tampil baik dalam sesi kualifikasi dengan meraih posisi pole, ia seringkali mengalami kendala saat balapan berlangsung. Performanya tidak selalu stabil sepanjang musim.
Meski begitu, Quartararo mengakui bahwa para mekanik dan insinyur tim lebih fokus pada pengembangan motor versi 2026. Hal ini membuat peningkatan performa motor 2025 terasa kurang signifikan.
"Saya rasa para insinyur lebih fokus pada motor 2026," katanya.
"Jadi sayangnya, peningkatan performa motor (selama musim 2025) cukup rendah."
Namun, Quartararo tetap berharap ada alasan kuat di balik perubahan ini. Ia berharap motor 2026 benar-benar mampu menunjukkan performa yang lebih baik dibandingkan versi sebelumnya.
"Kami harap ada alasan yang baik di baliknya, agar motor untuk 2026 benar-benar memiliki performa yang baik," pungkasnya.
Tantangan dan Harapan di Masa Depan
Perubahan dari mesin inline-four ke V4 bukan hanya sekadar perubahan teknis, tetapi juga tantangan besar bagi pembalap seperti Quartararo. Mesin V4 dikenal memiliki karakteristik yang berbeda, termasuk respons akselerasi dan distribusi berat. Ini membutuhkan adaptasi yang cepat dan tepat dari pembalap.
Quartararo mengakui bahwa ia harus belajar lagi tentang cara mengendarai motor dengan mesin V4. Meskipun ia merasa yakin dengan kemampuan dirinya, ia tetap waspada terhadap perubahan yang akan datang.
"Setiap perubahan pasti ada risiko, tapi saya siap menghadapinya," katanya.
Selain itu, Quartararo juga berharap bahwa perubahan ini akan membawa dampak positif bagi tim secara keseluruhan. Ia percaya bahwa dengan mesin V4, Yamaha akan bisa bersaing lebih ketat dengan tim-tim lain di ajang MotoGP.
"Kami ingin menjadi pesaing utama di setiap balapan," tambahnya.
Kesiapan dan Persiapan Tim
Dalam wawancara terbaru, Quartararo juga menyampaikan bahwa tim Yamaha sedang melakukan persiapan yang matang untuk menghadapi perubahan mesin. Para mekanik dan insinyur bekerja keras untuk memastikan bahwa motor 2026 tidak hanya memiliki desain yang inovatif, tetapi juga mampu menampilkan performa yang maksimal.
"Kami sudah mulai mempersiapkan segalanya," ujarnya.
Quartararo juga mengungkapkan bahwa ia akan terus berlatih dan beradaptasi dengan motor baru. Ia berharap bisa segera menemukan ritme yang pas dengan mesin V4.
"Kami semua siap menghadapi perubahan ini," pungkasnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar