
Timnas Indonesia kini telah memiliki pelatih baru yang berasal dari Inggris, yaitu John Herdman. Ia resmi ditunjuk oleh PSSI pada hari Sabtu (3/1/2026). Penunjukan ini menandai dimulainya era baru bagi Tim Garuda di awal tahun 2026, setelah sebelumnya gagal memenuhi syarat untuk tampil di Piala Dunia 2026.
John Herdman, yang sebelumnya pernah melatih tim nasional Kanada, akan langsung menghadapi berbagai agenda penting sepanjang tahun 2026. Salah satu kompetisi pertama yang akan diikuti oleh Timnas Indonesia bersama pelatih barunya adalah FIFA Series yang akan diselenggarakan di Indonesia pada bulan Maret 2026.
Setelah itu, Tim Merah Putih akan bertanding dalam Piala AFF 2026 yang rencananya digelar dari tanggal 25 Juli hingga 26 Agustus 2026. Selain dua turnamen tersebut, Timnas Indonesia juga akan menjalani delapan pertandingan FIFA Matchday sepanjang tahun 2026. Dua pertandingan FIFA Matchday akan berlangsung pada bulan Juni, empat lainnya pada bulan September dan Oktober, serta dua pertandingan tersisa di bulan November.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, telah menetapkan target utama bagi Timnas Indonesia, yaitu mencapai peringkat 100 besar dalam ranking FIFA dunia. Target ini menjadi beban tugas yang harus diemban oleh John Herdman, yang dikontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun (2+2).
Meskipun demikian, secara realistis, Timnas Indonesia kemungkinan masih belum mampu mencapai peringkat 100 besar dunia di tahun 2026. Namun, dengan pengelolaan yang baik dan partisipasi dalam berbagai ajang internasional, kenaikan peringkat dapat dicapai secara bertahap.
Berikut beberapa agenda penting yang akan diikuti oleh Timnas Indonesia:
- Maret 2026: FIFA Series di Indonesia
- Juni 2026: Dua pertandingan FIFA Matchday
- 25 Juli - 26 Agustus 2026: Piala AFF 2026
- September-Oktober 2026: Empat pertandingan FIFA Matchday
- November 2026: Dua pertandingan FIFA Matchday
Dalam dua tahun pertama kepemimpinannya, Herdman dituntut untuk meraih hasil maksimal dalam setiap pertandingan yang masuk dalam penghitungan ranking FIFA. Pelatih asal Inggris ini harus menyusun strategi khusus untuk memaksimalkan laga-laga FIFA Matchday dan mempersiapkan tim sebaik mungkin untuk Piala Asia 2027 mendatang.
Pencapaian target masuk 100 besar ranking FIFA membutuhkan perencanaan matang dan performa konsisten dari Timnas Indonesia di setiap pertandingan internasional. Salah satu faktor yang bisa memengaruhi kenaikan peringkat adalah keberhasilan Timnas Indonesia dalam memenangkan pertandingan-pertandingan besar, seperti Piala Dunia atau Piala Asia.
Erick Thohir pada bulan Oktober 2025 lalu menegaskan bahwa target masuk 100 besar ranking FIFA menjadi prioritas utama bagi Timnas Indonesia. "Kita prioritaskan untuk FIFA Matchday ini kita ada target masuk ranking 100 FIFA," ujar Erick Thohir.
"Nanti kita bedah misalnya Maret 2026 harus apa, Juni, Oktober dan November kalau tidak salah jadwal FIFA Matchday menempel kalau tidak salah bisa 15-20 hari."
"Kita harus membuat rencana bagaimana kita menuju 100, bisa tidak dengan pertandingan-pertandingan besar itu," lanjut Ketua Umum PSSI tersebut.
Dengan jadwal padat tersebut, John Herdman memiliki banyak kesempatan untuk membangun fondasi solid bagi Timnas Indonesia dalam upaya meningkatkan peringkat di ranking FIFA. Saat ini, Timnas Indonesia berada di posisi 122 dunia dan tidak mengalami kenaikan karena tidak menggelar agenda FIFA Matchday pada November 2025 lalu.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar