
Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pangan yang Dihujat dan Diapresiasi
Zulkifli Hasan, atau yang akrab dipanggil Zulhas, menjadi sorotan setelah mengunjungi lokasi banjir di Sumatera Barat. Aksi yang dilakukannya, seperti memanggul karung beras dan ikut menangis saat mendengar keluhan warga terdampak, sempat membuat banyak orang mengapresiasi kepeduliannya. Namun, di sisi lain, aksi tersebut juga mendapat kritikan tajam dari sebagian masyarakat.
Pengalaman Zulhas di Lokasi Banjir
Dalam video yang beredar, Zulhas tampak berbaur dengan warga di daerah Sibolga, Sumatera Utara, yang terkena banjir. Ia memanggul karung beras, bahkan ikut membersihkan lumpur di rumah warga. Namun, momen yang kemudian menjadi perhatian adalah ketika ia melewati uluran tangan seorang pria yang menyapanya. Zulhas hanya menjawab dengan sapaan singkat, "Halo," tanpa membalas tangan yang sudah terulur.
Menariknya, justru Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, yang berjalan di belakang Zulhas, menghampiri dan menyambut uluran tangan pria itu sambil menenangkan, "Sabar, sabar ya."
Biodata Zulkifli Hasan
Dr. (H.C.) H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M. adalah Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) di Kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sebelumnya, Zulkifli Hasan menjabat sebagai Menteri Perdagangan di era Presiden Joko Widodo.
Pria asal Lampung itu telah malang melintang di dunia politik. Sebelum didapuk menjadi Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan sempat menduduki jabatan pimpinan MPR RI. Ia juga merupakan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) periode 2024-2029.
Kehidupan Pribadi
Zulkifli Hasan lahir pada 17 Mei 1962 dan beragama Islam. Ia merupakan anak dari pasangan Hasan dan Siti Zaenab. Zulkifli Hasan telah menikah dengan Suraya S.Psi. dan dikaruniai empat orang anak. Keempatnya bernama Futri Zulya Savitri, Zita Anjani, Ray Zulham Farras Nugraha, dan M Rafi Haikal.
Pendidikan
Zulkifli Hasan mulai memasuki jenjang pendidikan di sekolah dasar di Desa Pisang, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan pada 1969. Usai lulus, ia melanjutkan pendidikannya ke jenjang Sekolah Menengah Pertama di PGAN (Pendidikan Guru Agama Negeri) Tanjung Karang. Kemudian Zulkifli Hasan merantau ke Jakarta untuk bersekolah di SMA Negeri 53 Jakarta.
Pada 1982, ia melanjutkan pendidikannya di Fakultas Ekonomi Universitas Krisnadwipayana (Unkris) dan berhasil lulus tahun 1996. Tidak sampai di situ, Zulkifli Hasan kembali melanjutkan pendidikannya di Sekolah Tinggi Manajemen PPM. Ia berhasil lulus dengan mendapatkan gelar Magister Manajemen.
Karier
Zulkifli Hasan memulai kariernya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kemudian ia beralih profesi sebagai wirausaha. Zulkifli Hasan mendirikan usaha dan juga jadi pemimpin pada beberapa usaha tersebut. Di antaranya adalah Presiden Direktur PT Batin Eka Perkasa (1988–2004), Presiden Direktur PT Panamas Mitra Inti Lestari (1997–2004), Presiden Direktur PT Sarana Bina Insani (2000–2004), Komisaris PT Hudaya Safari Utama (2000–2006), dan Komisaris Utama PT Batin Eka Perkasa (2004–2005).
Pada 2000, Zulkifli Hasan terjun ke dunia politik. Ia mengawali kariernya di dunia politik sebagai Ketua Lembaga Buruh Tani dan Nelayan PWM DKI Jakarta. Kemudian, Zulkifli Hasan ditunjuk sebagai ketua Departemen Logistik di DPP PAN periode 2000-2005.
Harta Kekayaan
Zulkifli Hasan tercatat memiliki harta kekayaan senilai Rp 32,6 miliar. Hartanya itu terdaftar di dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK yang dilaporkannya pada tanggal 22 Maret 2024. Berikut daftar lengkap rincian harta kekayaan milik Zulkifli Hasan:
- Tanah dan Bangunan: Rp 13.245.108.000
- Alat Transportasi dan Mesin: Rp 1.000.000.000
- Harta Bergerak Lainnya: Rp 1.600.000.000
- Surat Berharga: Rp 4.990.000.000
- Kas dan Setara Kas: Rp 11.777.515.467
- Harta Lainnya: Rp ---
Sub Total: Rp 32.612.623.467
III. Hutang: Rp ---
IV. Total Harta Kekayaan (II-III): Rp 32.612.623.467.
Reaksi Publik
Meski aksi Zulhas di lokasi banjir sempat diapresiasi, namun banyak yang melontarkan kritikan. Ia dituding hanya pencitraan saja. Tak sedikit yang menuduh Zulhas ikut andil atas terjadinya bencana banjir saat ini. Hal itu disebabkan kebijakan yang dibuatnya ketika menjabat sebagai Menteri Kehutanan pada 2009-2014 silam.
Komentar sejumlah artis juga mengalir deras. Beberapa dari mereka menyampaikan kritik kepada ayah dari Zita Anjani tersebut. Misalnya, @indybarends menyebut bahwa aksi Zulhas sangat penting untuk pencitraan. @inul.d berkomentar, "ya Allah sik sempate pak sampean pencitraan." Sementara @shireensungkar menulis, "Ya Allah tlg kondisikan hati saya."
Penghargaan yang Diraih
Kiprahnya di dunia perdagangan dan usaha, membuat Zulkifli Hasan mendapatkan sejumlah penghargaan. Berikut adalah daftar penghargaan yang diraih Zulkifli Hasan:
- Penghargaan Kadarman Award oleh Strategic Change Leaders (2007)
- Tokoh perubahan oleh Republika (2010)
- Kanjeng Pangeran Noto Wononagoro oleh Keraton Solo (2010)
- Adok Pangeran Cagar Buana oleh Majelis Penyeimbang Adat Lampung (2011)
- Meantu’u Togo Membali oleh masyarakat adat Wakatobi, Sulawesi Utara (2013)
- Lencana Melati Gerakan Pramuka oleh Presiden Republik Indonesia (2013)
- Doktor Kehormatan (Honoris Causa), untuk bidang Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) dari Universitas Negeri Semarang (2013)
- Lifetime Achievement Award Indonesia Green Award oleh The La Tofi School of CSR (2014)
- Tiger Champion Award oleh Panthera (2014)
- Bhumandala Award oleh Badan Informasi Geospasial (2014)
- Bintang Mahaputera Adipradana (2014)
- Best Legislator oleh Obsession Award (2017)
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar