
PT Global Digital Niaga Tbk atau Blibli akan meningkatkan jumlah tenaga kerja untuk menghadapi lonjakan pesanan pada periode Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) atau momen belanja tanggal kembar 12.12 yang jatuh pada Jumat (12/12).
SVP Operations Blibli, Bayu Sudjono, menjelaskan bahwa volume pemesanan biasanya meningkat 3 hingga 4 kali lipat selama periode tersebut. Hal ini memicu penambahan tenaga kerja hingga 3 kali lipat.
“Dari kesiapan Blibli untuk menghadapi 12.12, pastinya kita akan meningkatkan manpower kita. Mungkin bisa naik, terutama di Marunda, bisa naik sampai 3 kali lipat,” ujar Bayu dalam kunjungan media ke Gudang Blibli Marunda di Jakarta Utara, Rabu (10/12).
Bayu menjelaskan bahwa jumlah pekerja pada hari normal sekitar 500 hingga 600 orang telah ditambah menjadi 1.100 orang dan diperkirakan meningkat hingga 1.500 orang pada puncak 12.12.
“Dengan 1.500 orang ini, dan semua orangnya baru, jadi kita lumayan confident dengan sistem yang kita punya saat 12.12 nanti,” tambah Bayu.
Menurut Bayu, sistem pergudangan Blibli yang telah distandardisasi memungkinkan tenaga kerja baru dapat langsung bekerja meskipun produktivitasnya masih sedikit di bawah pekerja lama.
Sistem internal yang dikembangkan dinilai memberikan fleksibilitas tinggi. Sehingga proses di gudang dapat diatur dan dijalankan sesuai kebutuhan operasional.
“Jadinya teman-teman kita di warehouse itu akan bekerja sesuai dengan instruksi yang ada di tablet-tablet mereka, sesuai dengan yang kita perintahkan dari usaha,” jelas Bayu.
Sementara itu, Direktur FAS, Alvin Hadibowo, menambahkan persiapan Blibli untuk 12.12 sudah dilakukan sejak sembilan bulan sebelumnya, mengikuti rangkaian uji beban operasional di periode 10.10 dan 11.11.
“Kita ada waktu 9 bulan untuk menyiapkan sampai ke test ini. Jadi kalau nanti ditanya bagaimana persiapan kita di 12.12, of course jawabannya kita siap,” tutur Alvin dalam kesempatan yang sama.
Alvin mengungkapkan bahwa dengan hasil yang dinilai positif pada dua periode sebelumnya, pihaknya optimistis performa baik penjualan maupun kesiapan operasional pada 12.12 akan lebih baik.
“Kita cukup percaya kalau di 12.12 ini secara sales akan jauh lebih baik, dan juga secara kesiapan operasional juga sudah sangat-sangat cukup baik,” ungkap Alvin.
Persiapan Operasional yang Matang
Blibli tidak hanya fokus pada penambahan tenaga kerja, tetapi juga melakukan berbagai persiapan operasional yang matang. Dari segi infrastruktur, gudang-gudang Blibli telah dilengkapi dengan sistem yang canggih dan terintegrasi.
- Sistem manajemen inventaris yang terbaru memungkinkan pengelolaan stok yang lebih efisien.
- Proses pengambilan barang (picking) dan pengemasan (packing) telah dioptimalkan dengan teknologi digital.
- Pengiriman logistik juga telah disiapkan dengan kerja sama yang kuat dengan berbagai mitra pengiriman.
Selain itu, Blibli juga melakukan pelatihan intensif bagi tenaga kerja baru agar mereka mampu bekerja dengan cepat dan akurat. Pelatihan ini mencakup berbagai aspek seperti penggunaan alat kerja, prosedur pengoperasian sistem, serta cara menghadapi situasi darurat.
Teknologi yang Mendukung Operasional
Blibli mengandalkan teknologi sebagai salah satu kunci sukses dalam menghadapi lonjakan pesanan.
- Sistem ERP (Enterprise Resource Planning) yang terintegrasi memungkinkan koordinasi antar divisi secara real-time.
- Aplikasi mobile yang digunakan oleh para pekerja memudahkan komunikasi dan pengawasan.
- Penggunaan tablet untuk pengelolaan tugas-tugas di gudang membuat proses kerja lebih efisien dan transparan.
Tim yang Solid
Selain teknologi dan sistem, keberhasilan operasional Blibli juga didukung oleh tim yang solid dan profesional.
- Pemimpin operasional memiliki pengalaman yang luas dalam mengelola bisnis e-commerce.
- Tenaga kerja yang terlatih dan berdedikasi mampu bekerja sama dengan baik dalam kondisi yang melelahkan.
- Adanya sistem pengawasan dan evaluasi berkala membantu memastikan kualitas layanan tetap terjaga.

Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar