
Capaian BPJS Kesehatan dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional Tahun 2025
Tahun 2025 menjadi tahun yang penting bagi BPJS Kesehatan dalam penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Berbagai capaian telah diraih, mulai dari peningkatan kepesertaan, penguatan kemitraan dengan fasilitas kesehatan, hingga pengakuan terhadap tata kelola organisasi. Selain itu, BPJS Kesehatan juga berhasil meraih sejumlah penghargaan nasional dan internasional.
Penghargaan dan Pencapaian Penting
Selama tahun ini, BPJS Kesehatan mendapatkan 27 penghargaan, termasuk di bidang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Hal ini menunjukkan bahwa BPJS Kesehatan terus berupaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan programnya. Penghargaan tersebut juga menjadi bukti komitmen BPJS Kesehatan dalam memberikan layanan yang berkualitas dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat.
Perjalanan 12 Tahun Program JKN
Tahun 2025 juga menjadi momen penting karena menandai 12 tahun perjalanan Program JKN. Sejak awal diperkenalkan, program ini telah memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat dari berbagai latar belakang, baik di perkotaan maupun daerah pedesaan. Layanan yang disediakan mencakup rawat jalan, rawat inap, serta pelayanan medis spesialistik.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, menyampaikan bahwa program ini telah menunjukkan kinerja yang solid dalam memberikan perlindungan finansial dan memastikan layanan kesehatan dapat diakses secara luas oleh masyarakat.
Peningkatan Kepesertaan
Dari sisi kepesertaan, hingga 30 November 2025 jumlah peserta JKN mencapai 283.096.765 jiwa atau setara 98,75 persen dari jumlah penduduk semester I 2025. Angka ini menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat yang mengikuti program JKN dan memanfaatkan layanan kesehatan yang disediakan.
Selain itu, dukungan pemerintah daerah juga terus menguat. Hingga saat ini, 29 provinsi serta 367 kabupaten/kota telah mencapai status Universal Health Coverage (UHC), yang artinya semua warga memiliki akses layanan kesehatan yang layak.
Apresiasi Terhadap Kolaborasi
Ghufron menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat atas kontribusi mereka dalam menjaga keberlanjutan program JKN. Menurutnya, keberlanjutan program ini tidak terlepas dari peran pemerintah pusat dalam kebijakan dan dukungan regulasi, komitmen pemerintah daerah dalam mendorong kepesertaan, serta kedisiplinan masyarakat dalam menjaga keaktifan sebagai peserta.
“Kolaborasi ini mencerminkan semangat gotong royong dalam penyelenggaraan jaminan sosial kesehatan,” ujarnya.
Kerja Sama dengan Fasilitas Kesehatan
Hingga akhir November 2025, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 33.533 fasilitas kesehatan yang terdiri dari FKTP, rumah sakit, serta fasilitas penunjang. Kerja sama ini memastikan bahwa layanan kesehatan dapat diakses oleh masyarakat secara lebih luas.
Selain itu, BPJS Kesehatan juga memperluas kerja sama internasional dan memperkuat program anti-kecurangan JKN sebagai bagian dari upaya menjaga mutu layanan dan keberlanjutan program memasuki 2026. Dengan langkah-langkah ini, BPJS Kesehatan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar