
Penyaluran BPNT Tahap 4 2025 yang Menjadi Perhatian
Masih menjadi perhatian bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM), khususnya pemegang Kartu Keluarga Sejahtera KKS BNI, penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 4 Tahun 2025. Hingga pertengahan Desember 2025, beberapa penerima masih mengeluhkan bahwa saldo BPNT Tahap 4 belum masuk ke rekening mereka.
Hal ini terlihat dari komentar warganet bernama Atien dalam unggahan pendamping PKH asal Jawa Barat, Jihan, pada 12 Desember 2025. Ia menanyakan apakah BPNT BNI memang belum cair. Pertanyaan tersebut mencerminkan ketidakpastian yang dialami oleh sebagian besar penerima bantuan sosial.
Dalam unggahan yang diposting pada 13 Desember 2025, Jihan memberikan update terkait penyaluran bansos bulan Desember 2025. Ia menjelaskan bahwa selama triwulan keempat 2025 sedang dilakukan survei pembaruan data DTSEN 2025 oleh para pendamping PKH. Proses pembaruan data ini berdampak langsung pada status penerima bantuan sosial, termasuk BPNT.
Menurut Jihan, KPM yang mengalami perubahan atau penurunan desil, khususnya pada keluarga usia muda, akan otomatis masuk ke proses pembaruan data melalui aplikasi SIKS milik pendamping PKH setelah terdeteksi di sistem cekbansos.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Desil dan Status BPNT
Jihan juga menjelaskan beberapa kondisi yang bisa menyebabkan desil penerima bansos menjadi lebih tinggi, sehingga berpotensi membuat bantuan tidak cair kembali. Berikut adalah faktor-faktor utamanya:
-
Penghasilan tetap
Keluarga usia muda dengan satu atau dua anak yang belum sekolah, jika suami teridentifikasi bekerja dan menerima gaji tetap, maka kemungkinan besar masuk ke desil yang lebih tinggi. -
Kepemilikan aset
Meskipun bukan satu-satunya indikator, kepemilikan aset seperti rumah atau tanah dapat memengaruhi penilaian desil dalam DTSEN. -
Pengeluaran bulanan
Pengeluaran yang banyak atau rutin setiap bulan dianggap sebagai tanda kondisi ekonomi yang relatif aman. -
Kepemilikan usaha
Saat ground check, pendamping akan menanyakan apakah keluarga memiliki usaha. Usaha yang mapan dinilai sebagai sumber penghasilan tetap. -
Tidak adanya anggota rentan
Keluarga tanpa anggota rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, atau ibu hamil dinilai memiliki tingkat kerentanan yang lebih rendah.
Pentingnya Memahami Proses Pembaruan Data
Melalui penjelasan tersebut, KPM termasuk pemegang KKS BNI diharapkan dapat memahami bahwa penyaluran BPNT Tahap 4 2025 bisa berkaitan dengan proses pembaruan data DTSEN dan perubahan kondisi ekonomi keluarga yang tercatat di sistem. Hal ini penting untuk memastikan bahwa semua penerima bantuan sosial mendapatkan haknya secara tepat waktu dan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar