
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 2.400 personel gabungan TNI-Polri dan pemda dikerahkan mengamankan kunjungan Presiden RI di Balikpapan.
- Pengamanan mencakup ring 1, ring 2, dan ring 3 dengan pengecekan personel, sarana, dan prasarana.
- Danrem 091/ASN dan Kapendam VI/Mulawarman menekankan disiplin, kewaspadaan, serta sinergi antarlembaga.
nurulamin.pro, BALIKPAPAN – Sebanyak 2.400 personel gabungan TNI, Polri, dan pemerintah daerah dikerahkan untuk mengamankan kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.
Kesiapan penuh pengamanan ini ditegaskan melalui Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP yang digelar di Balikpapan, Senin (12/1/2026).
Sejak pagi, suasana apel terasa khidmat.
Barisan personel berseragam loreng dan cokelat berjajar rapi, sepatu lars menghentak aspal, sementara komando apel terdengar tegas memecah udara.
Deru kendaraan taktis dan perlengkapan pengamanan yang disiapkan di sekitar lokasi menandai keseriusan pengamanan untuk agenda kenegaraan berisiko tinggi tersebut.
Apel gelar pasukan ini bertujuan memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana pengamanan dari seluruh unsur yang terlibat, guna menjamin rangkaian kunjungan Presiden Prabowo Subianto berjalan aman, tertib, dan lancar.
Dalam apel tersebut, dilakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan pasukan pengamanan mulai dari ring 1, ring 2 hingga ring 3.
Personel terlihat melakukan pengecekan perlengkapan, alat komunikasi, hingga kesiapan kendaraan operasional yang akan digunakan selama pengamanan.
Komandan Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen TNI Anggara Sitompul, yang memimpin apel, menekankan pentingnya pemahaman tugas dan tanggung jawab masing-masing personel.
“Setiap unsur pengamanan harus memahami betul peran dan tanggung jawabnya, agar seluruh rangkaian kegiatan Presiden Prabowo Subianto di Kota Balikpapan dapat berjalan aman, tertib dan lancar,” tegas Danrem.
Ia juga mengingatkan agar pengalaman dalam pengamanan kegiatan VVIP tidak mengurangi kewaspadaan dan kedisiplinan personel di lapangan.
“Kegiatan pengamanan ini memang sudah sering kita laksanakan, namun jangan sampai mengurangi prinsip kewaspadaan, kedisiplinan, dan semangat dalam bertugas,” ujarnya.
Menurut Danrem, kunjungan Presiden Prabowo Subianto merupakan kegiatan kenegaraan dengan tingkat kerawanan tinggi, sehingga memerlukan kesiapan maksimal dari seluruh unsur pengamanan.
Sementara itu, Kapendam VI/Mulawarman Kolonel Inf Gatot Teguh Waluyo menegaskan bahwa soliditas dan sinergitas antarinstansi menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan selama kunjungan Presiden Prabowo Subianto.
“Soliditas dan sinergitas antara TNI-Polri dan Pemerintah Daerah merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kota Balikpapan, khususnya dalam momentum kunjungan pejabat tinggi negara. Seluruh personel harus memahami prosedur pengamanan dengan prinsip zero tolerance terhadap setiap potensi gangguan,” tegasnya.
Melalui apel gelar pasukan ini, diharapkan tercipta kesamaan pola tindak, koordinasi yang efektif, serta kesiapsiagaan personel dan sarana prasarana pengamanan, sehingga pelaksanaan kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto di Balikpapan dapat berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif. (*)
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar