Budhi Akui Bersalah pada Anak Usai Bercerai dengan Mantan Istri


Komedian Bedu secara resmi membacakan ikrar talak terhadap Irma Kartika Anggraeni. Ikrar tersebut dibacakan di hadapan majelis hakim Pengadilan Agama Jakarta Selatan, pada hari Selasa (9/12).

Saat menjadi bintang tamu dalam program Rumpi: No Secret, Bedu menyampaikan bahwa ia kini merasa lega karena telah menyelesaikan proses perceraian dengan perempuan yang akrab disapa Anggi itu.

Bedu sempat melontarkan candaan mengenai statusnya sebagai seorang duda.

"Ya, lega. Lega kamarnya doang, enggak ada orang jadi, ya, lega. Mohon maaf saya kalau tidur suka ngorok, jadi dulu suka disuruh tidur di bawah. Kalau sekarang terserah mau di bawah atau di atas," ujarnya sambil tertawa.


Meski begitu, pria berusia 46 tahun ini tidak menyangkal adanya rasa bersalah terhadap anak-anaknya. Ia mengakui bahwa ini adalah kesalahannya sendiri karena memutuskan berpisah dengan Anggi.

"Ya perasaan bersalah, sebesar-besarnya. Ini kesalahan saya kepada anak-anak. Rasa kesepian juga pasti ada. Apalagi kalau sudah ketemu anak, kan. Kemarin masih bisa ajak anak-anak jalan sebelum ikrar talak, nantinya entah kapan lagi," tambahnya.


Sebelumnya, Bedu sempat menyampaikan kekhawatirannya setelah resmi bercerai. Dia justru agak khawatir terkait masa depan mantan istrinya setelah berpisah.

"Nah, ketika saya bercerai, berpisah, seperti ada sesuatu yang...bukan bebannya hilang, ya, bukan," kata Bedu.

"Tetapi artinya, apakah setelah perpisahan ini, mantan saya, istri saya, tetap berada di track yang lurus gitu kan? Artinya saya berharap, berdoa semoga, ya, dia tetap ada di jalannya," lanjutnya.

Bedu dan Irma Kartika Anggraeni resmi menikah pada 2010 silam. Dari pernikahan tersebut, mereka telah dikaruniai tiga orang anak.

Proses Perceraian yang Penuh Emosi

Proses perceraian antara Bedu dan Irma Kartika Anggraeni tidak hanya menjadi topik pembicaraan di media, tetapi juga mencerminkan dinamika hubungan yang kompleks. Dalam wawancara tersebut, Bedu menunjukkan rasa lega namun juga rasa bersalah yang mendalam terhadap keluarganya.

Pernyataannya tentang "lega kamarnya doang" menunjukkan bahwa ia menganggap dirinya bebas dari tekanan hidup bersama, tetapi juga sadar bahwa perpisahan ini memiliki konsekuensi emosional yang besar.

Selain itu, ia juga menunjukkan perhatian terhadap masa depan mantan istrinya. Meskipun pernikahan telah berakhir, ia tetap berharap agar Irma dapat menjalani hidup dengan baik.

Kehidupan Setelah Perceraian

Setelah resmi bercerai, Bedu kini tinggal sendiri. Namun, ia masih memiliki hubungan baik dengan anak-anaknya. Dalam wawancara, ia menyebutkan bahwa ia masih bisa mengajak anak-anaknya jalan-jalan sebelum ikrar talak dibacakan.

Ia juga menyampaikan bahwa ia tidak ingin anak-anaknya merasa kehilangan ibu mereka. Dengan demikian, ia berusaha menjaga hubungan yang harmonis dengan mantan istri serta anak-anak.

Peran Sebagai Ayah

Dari pengakuan Bedu, terlihat bahwa ia sangat peduli terhadap anak-anaknya. Ia mengakui bahwa perceraian ini adalah kesalahannya sendiri, sehingga ia merasa bertanggung jawab atas semua konsekuensi yang terjadi.

Ia juga menyampaikan rasa kesepian yang muncul setelah perpisahan. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ia merasa lega, ia masih merasakan kekosongan dalam hidupnya.

Kesimpulan

Perceraian antara Bedu dan Irma Kartika Anggraeni merupakan momen penting dalam kehidupan mereka. Proses ini tidak hanya berdampak pada diri mereka sendiri, tetapi juga pada anak-anak dan lingkungan sekitar.

Dengan cara yang santai dan penuh makna, Bedu menunjukkan bahwa ia siap menghadapi masa depan dengan tanggung jawab. Ia berharap agar semua pihak bisa menjalani hidup dengan baik, termasuk mantan istrinya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan