Bukan cuma murah: Ini HP sejutaan 2026 dengan baterai badak dan layar 120 Hz

Bukan cuma murah: Ini HP sejutaan 2026 dengan baterai badak dan layar 120 Hz KABAR SLEMAN - Jika di masa lalu jutaan HP identik dengan spesifikasi standar, tren di tahun 2026 akan mulai berubah. Kini, ponsel murah benar-benar bersaing dengan fitur-fitur yang dulunya hanya tersedia di kelas menengah: layar 120 Hz, baterai jumbo, bahkan pengisian daya cepat.

Motorola G06 Power

Salah satu yang paling mencolok adalah Motorola G06 Power. Dengan baterai 7.000 mAh, HP ini cocok untuk pengguna aktif yang sering lupa mengisi daya. Digunakan sepanjang hari untuk navigasi, chatting, streaming, bahkan media sosial, baterainya masih sulit terkuras. Layarnya juga 120 Hz, membuat pengalaman visual terasa mulus.

Redmi 15C

Di jajaran Redmi, Redmi 15C muncul sebagai raja daya tahan baterai. Baterai 6.000 mAh yang dipadukan dengan pengisian cepat 33 watt menjadikan HP ini ideal untuk bekerja secara mobile. Anda bisa menjelajahi TikTok, menonton YouTube, hingga mengikuti rapat online tanpa khawatir.

Infinix Hot 60i

Infinix juga tidak mau ketinggalan dengan Hot 60i. Selain baterai 5.160 mAh, HP ini memiliki fitur pengisian cepat 45 watt dan fitur pengisian daya dari belakang. Artinya, HP ini bisa menjadi power bank dadakan dalam keadaan darurat.

Tecno Spark 30 Pro dan Itel S25 Series

Bagi mereka yang mementingkan layar, Tecno Spark 30 Pro dan Itel S25 Series adalah pilihan yang paling menarik. Spark 30 Pro hadir dengan AMOLED 120 Hz, sedangkan Itel S25 bahkan memiliki Full HD Plus. Tampilan lebih tajam, warna lebih hidup, dan nyaman untuk menikmati konten.

Realme P3 Lite 4G

Jika Anda membutuhkan HP yang tahan lama untuk lansia atau HP kedua, Realme P3 Lite 4G layak dipertimbangkan. Selain baterai 6.300 mAh, Realme menjanjikan pembaruan OS hingga tiga kali dan keamanan hingga empat tahun. Ini adalah nilai tambah yang jarang ditemukan di kelas harga serupa.

Tren ini menunjukkan satu hal: satu juta unit HP pada tahun 2026 bukan lagi soal harga murah, tetapi soal efisiensi. Para produsen mulai menyadari bahwa pengguna membutuhkan daya tahan, layar yang nyaman, dan kinerja yang stabil, bukan hanya angka spesifikasi.***

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan