
Framework Mengambil Langkah Berani untuk Melawan Scalper
Framework, perusahaan laptop modular yang dikenal dengan produk DIY-nya, kembali mengambil langkah penting dalam upaya melawan praktik scalper. Kali ini, mereka resmi menaikkan harga memori DDR5 untuk produk DIY dan mengubah kebijakan retur. Tujuan utamanya adalah untuk mencegah penggunaan produk yang tidak sesuai dengan visi perusahaan, serta menjaga keadilan bagi konsumen sejati.
Harga DDR5 Naik, Kenapa?
Framework mengonfirmasi bahwa harga RAM DDR5 untuk lini DIY mengalami kenaikan. Namun, alasan utama di balik kenaikan ini bukan hanya sekadar inflasi atau biaya produksi. Ternyata, kondisi pasar dan distribusi juga turut berkontribusi.
Framework selama ini dikenal menjual komponen dengan harga yang relatif wajar, bahkan mendekati harga pasar. Sayangnya, celah ini justru dimanfaatkan oleh scalper yang: * membeli RAM dalam jumlah tertentu * menyimpan stok * lalu menjual ulang dengan harga jauh lebih tinggi di marketplace
Dengan menaikkan harga langsung dari sumbernya, Framework berharap margin keuntungan scalper jadi tidak lagi menarik, sehingga praktik ini bisa ditekan.
Produk DIY Framework Rentan Diserbu Scalper
Laptop Framework DIY Edition memiliki daya tarik besar karena pengguna bisa memilih sendiri RAM, storage, hingga komponen lain sesuai kebutuhan. Fleksibilitas ini membuat produk Framework laku keras, terutama saat stok terbatas.
Sayangnya, kondisi ini juga membuka peluang bagi scalper. Mereka memanfaatkan: * ketersediaan stok terbatas * permintaan tinggi * harga resmi yang kompetitif
Akibatnya, pengguna asli yang ingin merakit laptop sendiri justru kesulitan mendapatkan komponen dengan harga normal.
Kebijakan Retur Ikut Dirombak
Selain menaikkan harga DDR5, Framework juga mengubah kebijakan retur, khususnya untuk produk DIY. Perubahan ini ditujukan agar sistem tidak lagi dimanfaatkan oleh pihak yang membeli hanya untuk spekulasi.
Framework ingin memastikan bahwa kebijakan retur digunakan oleh: * pembeli asli * pengguna yang benar-benar membutuhkan * bukan untuk coba-coba jual lalu dikembalikan jika tidak laku
Meski detail teknis kebijakan baru tidak dijabarkan terlalu rinci, intinya Framework memperketat aturan agar retur tetap adil tapi tidak disalahgunakan.
Dampaknya ke Konsumen Asli
Di satu sisi, kenaikan harga DDR5 tentu terasa kurang menyenangkan, terutama buat pengguna yang sedang merencanakan build laptop DIY dengan budget terbatas. Namun di sisi lain, langkah ini justru bisa menguntungkan konsumen jangka panjang.
Dengan scalper yang makin sulit bermain, pengguna asli berpotensi mendapatkan: * stok yang lebih stabil * harga pasar yang lebih masuk akal * distribusi produk yang lebih adil
Framework tampaknya memilih langkah pahit di awal demi kondisi yang lebih sehat ke depannya.
Sejalan dengan Filosofi Framework
Langkah ini sebenarnya sejalan dengan filosofi utama Framework: keberlanjutan, keadilan, dan transparansi. Framework tidak ingin produknya jadi alat spekulasi, melainkan benar-benar dipakai dan dirakit oleh pengguna.
Dengan mengontrol harga dan kebijakan retur, Framework ingin menjaga: * ekosistem modular tetap sehat * akses yang adil untuk semua pengguna * kepercayaan komunitas DIY yang sudah terbentuk
Apakah Langkah Ini Efektif?
Meski tidak ada jaminan 100 persen, kombinasi kenaikan harga DDR5 dan pengetatan retur diyakini cukup efektif untuk menekan scalper. Setidaknya, risiko dan keuntungan mereka jadi tidak seimbang lagi.
Bagi Framework, ini bukan soal mencari untung lebih besar, tapi soal menjaga agar produk mereka tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak sejalan dengan visi perusahaan.
Kesimpulan
Framework resmi menaikkan harga RAM DDR5 untuk produk DIY dan mengubah kebijakan retur sebagai langkah konkret melawan scalper. Meski berdampak langsung ke harga, kebijakan ini bertujuan menciptakan distribusi yang lebih adil dan sehat.
Buat pengguna sejati Framework, langkah ini mungkin terasa berat di awal, tapi bisa jadi keputusan tepat untuk memastikan laptop modular tetap bisa diakses oleh mereka yang benar-benar membutuhkannya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar