
Pendekatan Jemput Bola untuk Layanan Kesehatan di Aceh Barat
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terus berupaya memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan menerjunkan tim dokter spesialis untuk memberikan pelayanan kesehatan secara langsung kepada warga di wilayah yang terkena dampak bencana.
Kegiatan pengobatan gratis dan pelayanan kesehatan terpadu ini dilaksanakan di Gampong Keutambang, Rabu (31/12/2025). Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dengan Tim Relawan Aksi Tanggap Bencana Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh Barat serta Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Aceh Barat. Tujuannya adalah untuk memberikan respons cepat terhadap kondisi masyarakat yang terkena banjir.
Sebelumnya, Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, telah memboyong 12 dokter spesialis bersama dengan 50 dokter umum lainnya. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 44 tenaga medis diterjunkan, termasuk 10 dokter spesialis, 8 dokter gigi, dan 26 dokter umum. Kehadiran tenaga medis dari berbagai bidang ini bertujuan agar masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan secara langsung dan menyeluruh.
Bupati Aceh Barat, Tarmizi, mengatakan bahwa masih banyak masyarakat yang enggan mendatangi fasilitas kesehatan akibat rasa takut serta keterbatasan akses pasca bencana. Oleh karena itu, pemerintah daerah memilih pendekatan jemput bola dengan mendatangi langsung desa-desa hingga ke rumah warga.
“Pada umumnya masyarakat takut berobat sehingga enggan ke rumah sakit. Sekarang kita yang datang langsung ke desa, bahkan ke rumah-rumah warga, agar layanan kesehatan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Tarmizi.
Selain pelayanan kesehatan, pemerintah daerah bersama relawan juga menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak. Bantuan tersebut meliputi beras, kain sarung, tas sekolah, mi instan, telur, serta pelaksanaan sunat massal bagi anak-anak setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tarmizi juga menyampaikan perhatian terhadap kondisi sektor pertanian warga yang turut terdampak banjir. Ia memastikan pemerintah daerah akan berupaya agar lahan pertanian masyarakat dapat segera difungsikan kembali sebagai bagian dari upaya pemulihan ekonomi pasca bencana.
Solidaritas Tenaga Medis kepada Masyarakat
Sementara itu, Ketua IDI Aceh Barat, dr. Ryan Gusnaintin, Sp.An, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian tenaga medis terhadap masyarakat yang terdampak bencana. “Kami hadir untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat agar dapat kembali bangkit dan pulih pasca bencana,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Gampong Keutambang dan sekitarnya. Warga mengaku sangat terbantu dengan kehadiran layanan kesehatan serta bantuan langsung di tengah kondisi pasca bencana banjir.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar