Bupati Ende: Dari Masa ke Masa

Bupati Ende: Dari Masa ke Masa

Sejarah Kepemimpinan Bupati Ende dari Masa ke Masa

Kabupaten Ende, yang berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), memiliki sejarah panjang dalam kepemimpinan bupatinya. Perkembangan dan kemajuan yang terjadi hingga saat ini tidak lepas dari peran para bupati yang telah memimpin daerah ini sejak kabupaten ini dimekarkan. Berikut adalah daftar nama bupati Ende dari masa ke masa.

1. Mauritz Geradus Winokan (1958–1967)

Mauritz Winokan memulai kariernya sebagai Penjabat Sementara Bupati Ende sejak 1958 hingga 1961. Pada 1961, ia resmi dilantik menjadi Bupati Ende setelah melalui proses pencalonan oleh DPRD-GR Tingkat II Ende. Selama masa kepemimpinannya, ia meluncurkan beberapa program penting, seperti menyatukan kerajaan Ende-Lio, meningkatkan pendidikan anak daerah, dan membuka jalur pariwisata menuju Danau Kelimutu. Mauritz Winokan meninggal dunia pada 10 Juli 1967, dan posisinya diisi sementara oleh Hendrikus Antonius Labina.

2. Haji Hassan Aroeboesman (1967–1973)

Dilantik pada 2 September 1967 oleh Gubernur NTT, El Tari, Haji Hassan Aroeboesman dikenal sebagai tokoh yang berjasa dalam merintis pembukaan Bandara Ipi Ende. Sebagai penghormatan atas jasa beliau, bandara tersebut kini dikenal dengan nama Bandara H. Hassan Aroeboesman.

3. Drs. Herman Josef Gadi Djou (1973–1983)

Pada masa kepemimpinan Drs. Herman Josef Gadi Djou, berbagai program Inpres (Instruksi Presiden) dijalankan, termasuk pembangunan sarana dan prasarana dasar, seperti sekolah dasar, jalan, jembatan, serta program kesehatan dan bantuan untuk desa.

4. Drs. Yohanes Pake Pani (1983–1994)

Selama masa kepemimpinannya, Yohanes Pake Pani memperkenalkan dua jenis program: Program Dasar dan Program Khusus.
* Program Dasar dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat secara langsung melalui perencanaan dari bawah, sedangkan Program Khusus dikenal dengan nama Tridharma Pembangunan Kabupaten Ende, yang meliputi sapta program, gerakan peningkatan pendapatan asli rakyat, dan perbaikan desa.

5. Letkol Frans Gedowolo (1994–1999)

Bupati Frans Gedowolo mencanangkan program Tri Sukses Kabupaten Ende yang meliputi sukses tujuh program strategis Provinsi NTT, sukses enam program praktis, dan sukses benah desa. Program ini menjadi salah satu tonggak dalam pembangunan Kabupaten Ende.

6. Paulinus Domi (1999–2004 dan 2004–2009)

Paulinus Domi dikenal dengan visinya yang singkat namun penuh makna: "Ende Sare" (Terwujudnya masyarakat Ende yang mandiri, solider, sejahtera, dan berbudaya). Pada masa kepemimpinannya, berbagai proyek infrastruktur dibangun. Era ini juga menjadi masa transisi model kepemimpinan dan pemerintahan pasca-Reformasi.

7. Drs. Don Bosco M. Wangge, M.Si (2009–2014)

Selama memimpin, Don Bosco Wangge memperkenalkan Gerakan Swasembada Pangan, yang menjadi fokus utama pemerintah daerah. Program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas petani sembari terus melanjutkan pembangunan di bidang lainnya.

8. Marselinus Y. W. Petu (2014–2019 dan 2019–2024)

Marselinus Petu terpilih menjadi Bupati Ende setelah memenangkan Pemilihan Bupati (Pilbup) 2014–2019. Pada Pilbup berikutnya (2019–2024), ia kembali terpilih berpasangan dengan Djafar Ahmad. Namun, beliau meninggal dunia pada 26 Mei 2019, hanya sebulan setelah dilantik untuk periode kedua.

9. Djafar Ahmad, MM (2019–2024)

Djafar Ahmad, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bupati Ende, dilantik pada 8 September 2019 oleh Gubernur NTT Victor Laiskodat sebagai Bupati Ende menggantikan Marselinus Petu yang meninggal dunia. Sebagai Bupati, Djafar melanjutkan pembangunan dan program-program yang sudah dijalankan sebelumnya.

10. Yosef Benediktus Badeoda (2025–2030)

Yosef Benediktus Badeoda dilantik sebagai Bupati Ende pada Kamis, 20 Februari 2025, oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta. Ia menjabat sebagai Bupati Ende untuk periode 2025–2030 dan berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan