Bupati Lampung Tengah Ditangkap KPK dalam OTT

Bupati Lampung Tengah Ditangkap KPK dalam OTT

OTT KPK Kembali Menangkap Bupati Lampung Tengah

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT), kali ini menangkap Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya. Penangkapan tersebut berlangsung pada Rabu malam dan langsung menarik perhatian publik karena menjadi OTT kedelapan yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2025.

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan penangkapan tersebut. “Benar, Bupati Lampung Tengah diamankan,” ujarnya saat dikonfirmasi dari Jakarta. Meski demikian, Fitroh beserta pimpinan KPK lainnya dan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo masih belum memberikan keterangan rinci terkait kasus yang menjerat sang bupati.

Sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK kini memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum Ardito Wijaya. Penetapan status ini menjadi langkah awal sebelum proses hukum selanjutnya ditetapkan lembaga antikorupsi tersebut.

Daftar Kepala Daerah Terlibat OTT KPK

Penangkapan Ardito memperpanjang daftar kepala daerah dan pejabat publik yang terjerat OTT KPK sepanjang tahun ini. OTT pertama pada 2025 digelar Maret lalu dengan mengamankan anggota DPRD serta pejabat Dinas PUPR Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan. Kasus kedua menyusul pada Juni terkait dugaan suap proyek pembangunan jalan di Sumatra Utara.

Pada Agustus, KPK kembali bergerak dengan OTT di tiga wilayah sekaligus—Jakarta, Kendari, dan Makassar—yang berkaitan dengan dugaan korupsi proyek pembangunan RSUD Kolaka Timur. Sehari setelahnya, OTT keempat terjadi di Jakarta terkait kerja sama pengelolaan kawasan hutan.

Kemudian pada 20 Agustus, KPK menciduk Wakil Menteri Ketenagakerjaan saat itu, Immanuel Ebenezer Gerungan, atas dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikasi K3. Disusul OTT terhadap Gubernur Riau Abdul Wahid pada 3 November terkait dugaan pemerasan di lingkungan Pemprov Riau.

Tak lama kemudian, pada 7 November, giliran Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko yang diamankan terkait dugaan suap pengisian jabatan dan proyek di RSUD dr. Harjono Ponorogo. Kini, daftar tersebut bertambah dengan diamankannya Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya.

Proses Pemeriksaan Intensif oleh KPK

KPK hingga kini masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap Ardito untuk mengungkap dugaan korupsi yang melatarbelakangi OTT tersebut. Publik pun menantikan perkembangan lebih lanjut, termasuk apakah Ardito akan segera diumumkan sebagai tersangka atau tidak dalam waktu dekat.

Beberapa kasus OTT yang telah dilakukan KPK menunjukkan bahwa lembaga antikorupsi tersebut semakin aktif dalam menindak dugaan korupsi di berbagai level pemerintahan. Setiap OTT yang dilakukan KPK tidak hanya menjadi bentuk penegakan hukum, tetapi juga menjadi peringatan bagi para pejabat publik untuk menjalankan tugasnya secara transparan dan akuntabel.

Selain itu, masyarakat juga diharapkan dapat terus mengawasi aktivitas pemerintahan agar tidak terjadi penyimpangan yang merugikan negara dan rakyat. KPK berkomitmen untuk terus bekerja keras dalam membersihkan sistem pemerintahan dari praktik korupsi yang merajalela.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan