Bupati Merauke: 2026 Jadi Tahun Pertama RPJMD Diterapkan

Tahun 2026, Awal Pelaksanaan RPJMD di Kabupaten Merauke

Merauke – Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze, SH, LLM, menyatakan bahwa tahun 2026 menjadi tahun pertama dalam pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk lima tahun ke depan. Ia mengungkapkan bahwa kabupaten ini baru saja melewati tahun 2025 dan kini memasuki tahun 2026, yang dianggap sebagai momen penting dalam perjalanan pembangunan daerah.

“Kita baru saja menyelesaikan tahun 2025 dan memasuki tahun 2026. Dinamika pembangunan di Kabupaten Merauke hingga akhir tahun ini secara umum kondusif. Dari sisi pembangunan juga mengalami berbagai dinamika. Dan dinamika tersebut terasa lebih baik dalam cara kita menyikapi berbagai hal yang terjadi di tengah masyarakat,” ujar Bupati Yoseph Bladib Gebze kepada media seusai acara lepas sambut di halaman Kantor Bupati Merauke, Rabu (31/12/2025) malam.

Menurutnya, tahun 2026 merupakan awal dari pelaksanaan RPJMD yang akan berlangsung selama lima tahun. Hal ini menjadi titik awal strategis dalam menjalankan berbagai program pembangunan yang telah direncanakan. Ia menekankan bahwa dinamika pembangunan harus dihadapi dengan semangat dan komitmen tinggi agar tujuan-tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai secara optimal.

Bupati Yoseph juga menjelaskan bahwa visi dan misi Kabupaten Merauke fokus pada peningkatan sumber daya manusia sebagai fondasi utama dalam menjalankan berbagai program pembangunan. Peningkatan ini dilakukan dengan memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki daerah sebagai keunggulan kompetitif. Merauke, yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Indonesia, memiliki potensi besar untuk terus berkembang jika dikelola dengan baik dan berkelanjutan.

Fokus pada Peningkatan Sumber Daya Manusia

Peningkatan kualitas SDM menjadi prioritas utama dalam rencana pembangunan jangka menengah. Bupati Yoseph menjelaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya meningkatkan akses pendidikan, kesehatan, serta pelatihan keterampilan bagi masyarakat. Hal ini bertujuan untuk menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan siap mendukung berbagai sektor ekonomi yang ada di kabupaten ini.

Selain itu, pemerintah akan memperkuat kolaborasi antar lembaga dan instansi terkait untuk memastikan bahwa semua program pembangunan dapat berjalan sesuai rencana. Koordinasi yang baik antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan visi dan misi yang telah ditetapkan.

Potensi Sumber Daya Alam sebagai Keunggulan Kompetitif

Merauke memiliki sumber daya alam yang melimpah, termasuk lahan pertanian yang luas dan sumber air yang cukup. Bupati Yoseph menekankan bahwa potensi ini harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan pengelolaan yang tepat, sumber daya alam bisa menjadi tulang punggung pembangunan yang berkelanjutan.

Selain itu, pemanfaatan sumber daya alam juga akan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah akan terus berupaya menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kualitas hidup, serta memastikan bahwa manfaat pembangunan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Kesiapan Menghadapi Tantangan di Tahun 2026

Tahun 2026 bukan hanya menjadi awal dari pelaksanaan RPJMD, tetapi juga menjadi tantangan baru bagi pemerintah dan masyarakat Merauke. Bupati Yoseph mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama dan saling mendukung dalam menjalani proses pembangunan yang sedang berlangsung.

Dengan semangat kerja sama dan komitmen yang kuat, ia optimistis bahwa tahun 2026 akan menjadi awal yang baik dalam mencapai tujuan pembangunan yang lebih baik dan berkelanjutan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan