nurulamin.pro, Gorontalo –Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, secara resmi membuka kegiatan Uji Kompetensi atau Asesmen bagi calon Lurah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo, Senin (12/1/2026) pagi Wita.
Bertempat di aula Kantor BKPSDM Kabupaten Gorontalo, kegiatan ini menandai babak baru dalam sistem seleksi pejabat tingkat kelurahan yang lebih transparan dan berbasis kapasitas.
Dalam sambutannya, Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi menegaskan bahwa seleksi ini bertujuan untuk memastikan para calon pemimpin di tingkat kelurahan memiliki kemampuan yang selaras dengan visi pemerintah daerah.
Ia menekankan bahwa penunjukan lurah kini tidak lagi hanya berdasarkan rekam jejak subjektif.
"Mungkin ini yang pertama, yang biasanya Lurah ini hanya ditunjuk berdasarkan track record pribadi masing-masing. Nah, kami juga butuh itu, tapi tidak sampai di situ. Jadi track record-nya yang kita cari, kemudian juga kompetensinya harus ada," ujar Sofyan Puhi.
Bupati menjelaskan bahwa lurah memiliki peran krusial dalam menerjemahkan program besar pemerintah kabupaten ke tingkat masyarakat paling bawah.
Menurutnya, seorang lurah harus mampu memahami dan menjabarkan RPJMD agar pembangunan tepat sasaran.
"Ini dalam rangka agar Lurah dapat memahami tugasnya dan juga dapat mengoordinasikan, juga dapat menafsirkan program-program yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah dan menjabarkannya di tingkat Kelurahan," tambahnya.
Menghadapi tantangan zaman, Sofyan juga mengingatkan para peserta akan pentingnya adaptasi digital.
Ia meminta para calon lurah tidak bekerja secara manual lagi, melainkan mulai memanfaatkan teknologi sederhana untuk memperpendek birokrasi dan melayani dinamika masyarakat kota yang sangat cepat.
"Di era digital ini perlu adanya inovasi-inovasi digital. Inovasi digital ini Bapak dan Ibu tidak perlu yang mahal-mahal, cukup kita gunakan media yang ada secara benar. Misalnya ada WhatsApp saja, yang kita bisa gunakan untuk komunikasi dengan masyarakat," tegas Bupati.
Selain masalah digitalisasi, Bupati menitikberatkan pada dua isu utama perkotaan: penanganan sampah dan pengembangan UMKM.
Melalui ujian esai dalam asesmen tersebut, Bupati Sofyan ingin melihat langsung bagaimana ide-ide segar para calon lurah dalam mengatasi persoalan lingkungan dan mendorong UMKM naik kelas di wilayahnya masing-masing.
"Kami berharap apa yang ada di pikiran kami, itu juga ada di pikiran Bapak dan Ibu. Jangan sampai pikirannya beda, mimpinya beda. Jangan sampai kita tidur seranjang, Bapak mimpi lain kami mimpi lain. Mimpinya harus sama supaya kita bisa menafsirkan program itu dengan baik," kelakar Bupati menekankan pentingnya sinergi.
Di akhir sambutan, Bupati Sofyan Puhi menjamin objektivitas seleksi ini.
Ia juga mengapresiasi efisiensi pelaksanaan kegiatan yang dilakukan secara mandiri oleh BKPSDM dengan konsep zero budget.
Setelah proses asesmen dua sesi ini selesai, pemerintah daerah akan segera mengumumkan hasilnya dan menempatkan para lurah sesuai dengan kebutuhan spesifik masing-masing kelurahan.
Adapun kegiatan asesmen yang berlangsung mulai pukul 08.30 Wita ini diikuti oleh 28 peserta.
Hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur dan Tim Pengawas. (*)
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar