
Penyesuaian Harga dan Skema Kredit Burgman Street 125EX
PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali menjadi sorotan setelah mengalami penyesuaian harga pada skutik premium Burgman Street 125EX. Motor yang pertama kali diluncurkan pada akhir 2023 ini kini memiliki harga resmi yang naik dari Rp 24,7 juta menjadi Rp 26,2 juta on the road Jakarta. Perubahan ini tentu menjadi perhatian bagi konsumen yang sejak awal tertarik dengan model ini.
Burgman Street 125EX dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna perkotaan yang menginginkan kenyamanan, desain modern, serta teknologi yang sesuai dengan aktivitas harian. Dengan bodi yang lebih besar dibandingkan skutik 125 cc umumnya, motor ini menawarkan kesan premium yang membuatnya berbeda dari kompetitor di kelas yang sama. Namun, kenaikan harga ini memaksa konsumen untuk kembali menimbang pilihan pembelian, terutama melalui jalur kredit yang ditawarkan oleh diler resmi Suzuki.
Pada awal peluncuran, Burgman Street 125EX bisa dimiliki dengan uang muka atau down payment (DP) mulai dari Rp 2,5 juta. Tenor cicilan yang ditawarkan cukup fleksibel, mulai dari 11 kali hingga 35 kali angsuran. Untuk tenor 11 kali, konsumen harus membayar Rp 2.581.000 per bulan. Sementara itu, untuk tenor 35 kali, cicilan per bulan hanya Rp 999.000. Skema ini sempat menjadi daya tarik karena memberikan pilihan sesuai kemampuan finansial konsumen.
Kini, setelah harga naik, skema kredit juga mengalami penyesuaian. DP paling minim yang ditawarkan diler resmi Suzuki berada di angka Rp 2,7 juta. Dengan DP tersebut, konsumen bisa memilih cicilan mulai dari Rp 996.000 per bulan selama 36 kali atau Rp 2.300.000 per bulan selama 12 kali. Bagi mereka yang ingin membayar DP lebih besar, sekitar Rp 9,7 juta, cicilan bulanan bisa lebih ringan. Dengan DP tersebut, cicilan per bulan hanya Rp 717.000 selama 36 kali atau Rp 1.631.000 selama 12 kali. Skema ini menunjukkan bahwa Suzuki tetap berusaha memberikan fleksibilitas meski harga motor mengalami kenaikan.
Salah satu tenaga penjual Suzuki menjelaskan bahwa syarat pembelian melalui jalur kredit tidak rumit. Konsumen hanya perlu menyertakan fotokopi KTP, fotokopi bukti kepemilikan rumah, slip gaji atau surat keterangan penghasilan, atau bukti usaha bagi mereka yang bekerja secara mandiri. Dengan syarat yang relatif sederhana, Suzuki berharap Burgman Street 125EX tetap bisa menjangkau konsumen yang beragam, baik pekerja kantoran maupun pelaku usaha kecil.
Teuku Agha, 2W Sales dan Marketing Department Head PT Suzuki Indomobil Sales, menambahkan bahwa kondisi stok Burgman Street 125EX saat ini sudah lebih stabil. Menurutnya, inden yang sempat panjang pada awal peluncuran kini berangsur surut. Konsumen yang melakukan pemesanan sejak awal tahun ini tidak lagi harus menunggu lama.
“Inden Burgman Street 125EX sudah berangsur surut, khususnya buat konsumen yang melakukan pemesanan sejak awal tahun ini. Sekarang inden tapi sudah tidak tunggu lama,” ujarnya. Pernyataan ini memberi sinyal positif bahwa Suzuki mampu menjaga ketersediaan unit di pasar, sehingga konsumen tidak perlu khawatir kehabisan stok.
Kenaikan harga Burgman Street 125EX tidak bisa dilepaskan dari kondisi pasar otomotif nasional. Faktor biaya produksi, nilai tukar, serta strategi pemasaran menjadi pertimbangan utama bagi produsen dalam menentukan harga jual. Meskipun demikian, Suzuki tetap berusaha menjaga agar Burgman Street 125EX kompetitif di kelasnya. Jika dibandingkan dengan kompetitor seperti Yamaha Lexi atau Honda Vario, Burgman Street 125EX menawarkan keunggulan pada desain bodi yang lebih besar, posisi berkendara yang nyaman, serta kesan premium yang jarang ditemui pada skutik 125 cc lainnya.
Bagi konsumen di daerah, kenaikan harga ini mungkin terasa cukup berat. Namun, fleksibilitas skema kredit yang ditawarkan bisa menjadi solusi. Dengan cicilan mulai dari Rp 717.000 per bulan, Burgman Street 125EX tetap bisa diakses oleh masyarakat yang ingin memiliki motor dengan gaya elegan dan kenyamanan tinggi. Kehadiran motor ini juga menjadi alternatif menarik bagi mereka yang membutuhkan kendaraan harian dengan performa stabil namun tetap bergaya.
Dalam konteks lokal, motor bukan sekadar alat transportasi, melainkan juga bagian dari gaya hidup dan simbol mobilitas. Burgman Street 125EX dengan desain premium memberi kesempatan bagi konsumen untuk tampil berbeda di jalanan. Meski harga naik, daya tarik motor ini tidak berkurang. Justru, dengan ketersediaan stok yang lebih baik, konsumen kini lebih mudah mendapatkan unit tanpa harus menunggu lama.
Kenaikan harga Burgman Street 125EX juga menjadi cerminan dinamika pasar otomotif Indonesia. Produsen harus menyesuaikan strategi agar tetap relevan dengan kebutuhan konsumen. Suzuki tampaknya menyadari hal ini dengan tetap memberikan pilihan skema kredit yang beragam. Konsumen pun bisa menyesuaikan kemampuan finansial mereka dengan tenor cicilan yang tersedia.
Bagi masyarakat yang sudah lama menantikan Burgman Street 125EX, kabar bahwa inden kini lebih singkat tentu menjadi angin segar. Motor ini tidak hanya hadir sebagai kendaraan, tetapi juga sebagai bagian dari identitas dan gaya hidup. Dengan harga Rp 26,2 juta, Burgman Street 125EX tetap menjadi pilihan menarik di segmen skutik premium.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar