Cara Aksa Mahmud dan Joko Widodo Saling Menghormati, PSM Ikuti Bapak, Tak Pernah Menyerah

Cara Aksa Mahmud dan Joko Widodo Saling Menghormati, PSM Ikuti Bapak, Tak Pernah Menyerah

Kehadiran Joko Widodo dan HM Aksa Mahmud di Stadion Manahan Solo

Pertemuan antara mantan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, dengan tokoh ternama Sulawesi Selatan, HM Aksa Mahmud, menjadi perhatian banyak pihak. Kejadian ini terjadi di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, dalam dua momen berbeda selama pertandingan sepak bola antara Persis Solo melawan PSM Makassar.

Pengalaman Unik di Toilet Stadion

Pertemuan pertama keduanya terjadi di toilet Stadion Manahan Solo sebelum pertandingan dimulai. Saat itu, Jokowi sedang berada di area tersebut ketika ia melihat sosok yang diduga adalah Aksa Mahmud. Namun, ia ragu karena tidak menyangka pendiri Bosowa akan hadir di tempat tersebut. Setelah mendapatkan konfirmasi dari seseorang yang mendampingi Aksa, Jokowi akhirnya yakin bahwa orang yang dilihatnya memang HM Aksa Mahmud.

Aksa Mahmud kemudian keluar dari kamar kecil dan langsung menyambut Jokowi dengan salam “Salama’”, yang merupakan ucapan khas untuk menyampaikan doa keselamatan. Mereka berjabat tangan, lalu berdiskusi singkat mengenai usia Aksa yang saat itu berusia 80 tahun. Jokowi mengapresiasi semangat Aksa yang masih aktif dalam dunia sepak bola meskipun sudah tua.

Pertemuan Kedua di Ruang VVIP

Setelah pertandingan selesai, keduanya bertemu kembali di ruang VVIP Stadion. PSM Makassar berhasil mengalahkan Persis Solo dengan skor 4-3. Jokowi memberikan selamat kepada Aksa atas kemenangan tim yang mereka dukung. Aksa juga menyampaikan apresiasi atas semangat juang PSM yang mirip dengan semangat Jokowi dalam memimpin bangsa.

Kedua tokoh ini tidak melakukan komunikasi langsung sepanjang pertandingan. Mereka hanya duduk di tempat masing-masing, dengan jarak yang cukup jauh. Meski begitu, suasana tetap hangat dan penuh rasa hormat.

Peran Pendidikan Demokrasi

Pertemuan ini juga menjadi bagian dari upaya untuk memperkuat pendidikan demokrasi di tingkat bawah. Aksa Mahmud mengapresiasi kebijakan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang memfasilitasi Pemilihan Ketua RT/RW. Menurutnya, hal ini mencerminkan kepedulian terhadap partisipasi masyarakat dalam proses demokratisasi.

Selain itu, Aksa juga menjelaskan tujuannya mengunjungi Makassar. Salah satunya adalah untuk menyaksikan langsung proses pemungutan suara Pemilihan Ketua RT/RW. Ia juga menantikan pertandingan PSM Makassar melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pada Sabtu malam, 6 Desember 2025.

Kesimpulan

Pertemuan antara Joko Widodo dan HM Aksa Mahmud menjadi momen penting yang menunjukkan bahwa kedua tokoh ini saling menghargai dan memuliakan satu sama lain. Meskipun kini Jokowi bukan lagi presiden, ia tetap aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan politik. Sementara itu, Aksa Mahmud tetap menunjukkan semangat juangnya dalam berbagai bidang, termasuk sepak bola dan pengembangan demokrasi.



Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan