Cara Mengatasi Purging Retinol Tanpa Khawatir

Apa Itu Pembersihan Retinol?

Retinol mungkin menjadi bahan skincare favorit banyak orang. Bahan perawatan kulit yang serbaguna ini dapat mengatasi berbagai masalah kulit seperti kerutan, tekstur kasar, jerawat, pori-pori membesar, dan bintik hitam. Retinol populer karena efektivitasnya, yang didukung oleh penelitian ekstensif. Namun bagi beberapa orang, retinol bersifat kuat dan dapat menyebabkan efek samping sementara, termasuk timbulnya jerawat.

Hal ini dikenal sebagai pembersihan retinol (retinol purging) dan memengaruhi sekitar 20% pengguna. Meskipun tidak menyenangkan, efeknya tidak permanen dan sering kali mereda seiring berjalannya waktu. Berikut ini cara mengatasi purging akibat retinol.

Mengapa Pembersihan Retinol Terjadi?

Retinoid mempercepat proses pembaruan kulit, membersihkan pori-pori, dan menampakkan kulit baru. Namun, proses yang dipercepat ini dapat menyebabkan masalah kulit sementara, karena mengangkat kotoran ke permukaan. Meskipun menjengkelkan, ini merupakan tanda bahwa produk tersebut bekerja secara efektif.

Pada dasarnya, retinoid membantu mengelupas sel-sel kulit lama lebih cepat, tetapi sebelum kulit baru yang sehat dapat muncul, produk tersebut terlebih dahulu mengeluarkan minyak yang menumpuk dan sel-sel kulit mati.

Berapa Lama Pembersihan Retinol Terjadi?

Saat mulai menggunakan retinoid, kamu mungkin mengalami peningkatan jerawat atau iritasi kulit dalam beberapa minggu. Hal ini normal dan akan hilang dengan sendirinya setelah sekitar satu bulan saat kulitmu beradaptasi. Jika hal ini tidak membaik setelah enam minggu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit.

Seperti Apa Wujud Pembersihan Retinol?

Menurut dokter kulit, retinol dapat menyebabkan reaksi kulit sementara yang disebut "pembersihan." Reaksi ini meliputi peningkatan komedo hitam, komedo putih, jerawat kecil dan besar, serta kulit kering dan mengelupas. Tidak seperti jerawat biasa, jerawat yang muncul selama pembersihan dengan retinol sering kali banyak dan bentuknya mirip, sehingga menimbulkan tampilan benjolan yang menyebar.

Cara Mengatasi Pembersihan Retinol

Meskipun menjengkelkan, dokter kulit menyarankan untuk terus menggunakan retinol selama periode awal munculnya jerawat. Dr. Zeichner, dokter kulit bersertifikat dan direktur penelitian kosmetik dan klinis di Departemen Dermatologi Rumah Sakit Mount Sinai, menjelaskan bahwa pori-pori yang tersumbat pada akhirnya akan hilang.

Menghentikan penggunaan retinol untuk sementara hanya akan menunda proses tersebut dan menyebabkan jerawat muncul kembali saat kamu mulai menggunakannya lagi. Menurut dr. King, dokter kulit bersertifikat dan instruktur klinis dermatologi di Weill Medical College, Cornell University, sangat penting untuk secara bertahap memasukkan retinoid ke dalam rutinitas perawatan kulitmu sambil tetap memberi kandungan skincare yang lembut bagi wajah.

Untuk meminimalkan iritasi, mulailah menggunakan retinoid setiap dua malam selama beberapa minggu, kemudian tingkatkan frekuensinya secara bertahap. Pelembap dapat membantu menenangkan kulit, terutama untuk jenis kulit sensitif. Meskipun mungkin ada jerawat sementara, manfaat jangka panjang dari kulit yang lebih bersih dan halus membuatnya sepadan.

Pembersihan atau purging akibat retinol, yang ditandai oleh kemunculan jerawat dan komedo merupakan proses untuk mendapatkan wajah yang lebih sehat dan bersih. Jadi, kamu tidak perlu khawatir!

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan