Kehilangan Foto di Ponsel: Cara Mengembalikan Foto yang Terhapus Permanen
Kehilangan foto penting di ponsel sering kali menjadi pengalaman yang menakutkan bagi banyak pengguna. Foto yang terhapus, terutama jika dianggap hilang secara permanen, bisa menyimpan momen berharga yang tidak dapat diulang. Namun, kebanyakan pengguna tidak menyadari bahwa sebagian besar ponsel modern, termasuk perangkat Vivo, memiliki fitur penyimpanan sementara yang memungkinkan pemulihan foto tanpa perlu menginstal aplikasi tambahan.
Sistem operasi pada berbagai model Vivo kini dilengkapi dengan fitur penyimpanan sementara yang bekerja mirip dengan folder daur ulang. File yang terhapus tidak langsung hilang, tetapi disimpan dalam direktori khusus hingga benar-benar dihapus secara permanen. Hal ini memberi kesempatan kepada pengguna untuk memulihkan foto selama belum melewati batas waktu penyimpanan otomatis.
Selain itu, integrasi dengan layanan penyimpanan berbasis cloud seperti Google Photos juga membuka peluang lebih besar untuk pemulihan data. Jika sinkronisasi aktif, salinan foto akan tersimpan aman di server Google meskipun file asli di perangkat telah terhapus. Dengan memahami fitur-fitur ini, pengguna Vivo dapat memaksimalkan peluang untuk mengembalikan foto mereka yang sebelumnya dianggap tidak dapat diselamatkan.
Langkah-Langkah Mengembalikan Foto yang Terhapus Permanen

Folder Sampah Galeri
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memeriksa folder Sampah atau Recently Deleted di aplikasi galeri. Hampir semua model Vivo terbaru dilengkapi dengan fitur ini, yang menjadi tempat penyimpanan sementara sebelum foto benar-benar dihapus.
Untuk mengaksesnya, buka aplikasi Galeri pada perangkat Vivo, kemudian pilih menu Album. Di bagian pengaturan tambahan atau ikon tiga titik, pengguna biasanya akan menemukan folder Sampah. Jika foto yang hilang terdapat di dalamnya, cukup pilih foto yang diinginkan lalu tekan tombol Pulihkan. Fitur ini umumnya menyimpan file yang terhapus selama 30 hari sebelum dihapus permanen.
Pemulihan Melalui Google Photos
Google Photos menjadi salah satu solusi terbaik bagi pengguna yang mengaktifkan fitur sinkronisasi otomatis. Saat sinkronisasi berjalan, seluruh foto yang ada di perangkat akan tersimpan di server cloud dan dapat dipulihkan meskipun file di galeri sudah dihapus.
Untuk memeriksanya, buka aplikasi Google Photos, kemudian pilih menu Perpustakaan. Di bagian bawah akan terlihat folder Sampah, tempat Google menyimpan file yang sudah dihapus selama 60 hari. Pilih foto yang ingin dipulihkan dan tekan tombol Pulihkan. Selama akun Google terhubung dan sinkronisasi sebelumnya aktif, peluang foto untuk kembali sangat besar.
Pencarian File Melalui Manajer Berkas
Jika pengguna masih menggunakan kartu SD sebagai penyimpanan tambahan, ada kemungkinan foto tersimpan dalam folder sistem tertentu. Manajer Berkas bawaan perangkat Vivo memungkinkan pengguna menelusuri folder tersembunyi seperti LOST.DIR yang kadang menyimpan file residu setelah terjadi kesalahan sistem.
Untuk melakukannya, buka aplikasi Manajer Berkas, kemudian pilih penyimpanan kartu SD. Cari folder bernama LOST.DIR dan buka untuk melihat apakah terdapat file dengan ukuran besar yang berpotensi merupakan sisa file foto. Walaupun tidak selalu berhasil, metode ini tetap layak dicoba terutama jika penghapusan terjadi saat perangkat mengalami gangguan.
Kesimpulan
Pemulihan foto yang terhapus permanen di ponsel Vivo sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan. Mulai dari folder Sampah, layanan cloud Google Photos, hingga pencarian melalui Manajer Berkas, berbagai fitur ini memberi kesempatan besar untuk mengembalikan file yang hilang. Dengan memahami cara kerja masing-masing fitur, pengguna dapat memaksimalkan peluang mendapatkan kembali foto penting mereka.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar