Cara, Syarat, dan Tabel KUR BRI 2026: Pinjaman Hingga Rp500 Juta

Kebijakan Baru KUR 2026 yang Membuka Peluang Pembiayaan bagi UMKM

Pemerintah telah menetapkan perubahan besar dalam skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) mulai Januari 2026. Perubahan ini mencakup penerapan bunga flat sebesar 6 persen dan penghapusan batas pengajuan pinjaman bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kebijakan baru ini diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan usaha, termasuk peluang mendapatkan pinjaman KUR BRI hingga Rp 500 juta.

Perubahan Utama pada KUR 2026

Sebelumnya, UMKM sektor produksi hanya diperbolehkan mengajukan KUR maksimal empat kali, sedangkan sektor perdagangan dibatasi dua kali. Namun, dengan kebijakan terbaru, pelaku UMKM dapat mengajukan KUR berulang kali selama usahanya dinilai kuat dan siap mandiri. Selain itu, pemerintah juga menetapkan bunga KUR flat 6 persen untuk seluruh pinjaman tanpa kenaikan bertahap. Ketentuan ini akan diatur dalam revisi Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2025 tentang Pedoman Pelaksanaan KUR.

Jenis KUR BRI 2026 dan Plafon Pinjaman

BRI menyediakan beberapa skema KUR pada 2026 sesuai skala usaha peminjam:

  • KUR Super Mikro: Diperuntukkan bagi usaha pemula dengan plafon pinjaman terbatas.
  • KUR Mikro: Diperuntukkan bagi UMKM yang telah berjalan dengan plafon pinjaman hingga Rp 100 juta.
  • KUR Kecil: Diperuntukkan bagi usaha yang telah berkembang dengan plafon pinjaman mulai dari Rp 100 juta hingga maksimal Rp 500 juta.

Seluruh skema KUR BRI 2026 dikenakan bunga flat 6 persen per tahun sesuai kebijakan pemerintah.

Simulasi Tabel KUR BRI 2026

Berikut simulasi tabel KUR BRI 2026 untuk pinjaman Rp 200 juta dengan bunga flat 6 persen per tahun:

  • Pinjaman Rp 200 juta tenor 12 bulan memiliki angsuran sekitar Rp 17.213.286 per bulan.
  • Pinjaman Rp 200 juta tenor 24 bulan memiliki angsuran sekitar Rp 8.866.667 per bulan.
  • Pinjaman Rp 200 juta tenor 36 bulan memiliki angsuran sekitar Rp 6.157.000 per bulan.
  • Pinjaman Rp 200 juta tenor 48 bulan memiliki angsuran sekitar Rp 4.933.000 per bulan.
  • Pinjaman Rp 200 juta tenor 60 bulan memiliki angsuran sekitar Rp 3.866.560 per bulan.

Untuk plafon maksimal KUR Kecil, BRI menyediakan pinjaman hingga Rp 500 juta dengan tenor hingga lima tahun:

  • Pinjaman Rp 500 juta tenor 12 bulan memiliki angsuran sekitar Rp 43.033.215 per bulan.
  • Pinjaman Rp 500 juta tenor 24 bulan memiliki angsuran sekitar Rp 22.166.667 per bulan.
  • Pinjaman Rp 500 juta tenor 36 bulan memiliki angsuran sekitar Rp 15.392.500 per bulan.
  • Pinjaman Rp 500 juta tenor 48 bulan memiliki angsuran sekitar Rp 12.332.500 per bulan.
  • Pinjaman Rp 500 juta tenor 60 bulan memiliki angsuran sekitar Rp 9.666.400 per bulan.

Besaran cicilan tersebut merupakan simulasi dan dapat berubah sesuai hasil analisis kelayakan kredit bank.

Syarat Pengajuan KUR BRI 2026

Syarat umum pengajuan KUR BRI 2026 meliputi:

  • Status Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah.
  • Calon debitur harus memiliki usaha produktif dan layak yang telah berjalan minimal enam bulan.
  • Pemohon KUR tidak sedang menerima kredit produktif lain dari perbankan, kecuali kredit konsumtif seperti KPR atau KKB.
  • Agunan pokok KUR berupa usaha atau objek yang dibiayai karena program ini tidak mensyaratkan agunan tambahan.

Cara Mengajukan KUR BRI 2026

Pengajuan KUR BRI dapat dilakukan melalui kantor cabang BRI dengan membawa dokumen persyaratan yang dibutuhkan. BRI juga menyediakan pengajuan KUR secara daring melalui aplikasi BRImo untuk memudahkan pelaku UMKM. Proses pengajuan mencakup verifikasi data, survei usaha, serta analisis kelayakan kredit sebelum pencairan dana.

Dengan memahami cara, syarat, dan tabel KUR BRI 2026, pelaku UMKM dapat memilih plafon dan tenor pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan usaha.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan