Carlos Franca Siap ke PSIS Semarang, CEO Datu Nova Unggah Kode di Sosial Media

Carlos Franca Siap ke PSIS Semarang, CEO Datu Nova Unggah Kode di Sosial Media

Perombakan Skuad PSIS Semarang di Tengah Kekhawatiran Performa

PSIS Semarang, klub sepak bola yang berkompetisi di Liga 1 Indonesia, sedang mempersiapkan perubahan besar-besaran dalam skuadnya pada Januari 2025. Salah satu fokus utamanya adalah mengganti pemain asing yang dinilai kurang memberikan kontribusi signifikan. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan performa dan memastikan kelangsungan klub di kompetisi musim depan.

Manajemen PSIS Semarang telah melakukan beberapa langkah strategis dengan merekrut tiga pemain lokal baru. Mereka adalah Tegar Infantrie, Gustur Cahyo Putro, dan Fahmi Al-Ayyubi. Ketiganya memiliki latar belakang yang berbeda namun memiliki potensi besar untuk memperkuat tim.

Tegar Infantrie, seorang gelandang muda, kembali ke PSIS setelah membela Persita Tangerang awal musim. Ia sudah menjadi bagian dari akademi PSIS sejak dulu dan dikenal sebagai pemain yang setia dengan seragam Laskar Mahesa Jenar. Sementara itu, Gustur Cahyo Putro, yang pernah bermain untuk PSIS antara tahun 2017 hingga 2019, kini berstatus free agent. Ia memiliki fleksibilitas dalam posisi, baik sebagai gelandang maupun bek sayap. Fahmi Al-Ayyubi, mantan wonderkid Persela Lamongan, juga memiliki reputasi sebagai penyerang cepat yang pernah meraih gelar juara Liga 1 bersama Bali United pada 2019. Ia terakhir bermain untuk Gresik United dan diproyeksikan menjadi motor serangan sayap PSIS.

Carlos Franca, Target Pemain Asing PSIS Semarang

Salah satu nama yang dikabarkan menjadi incaran PSIS Semarang adalah Carlos Franca, pemain asing yang saat ini bermain untuk Persijap Jepara di Super League 2025-2026. Franca menunjukkan performa yang impresif selama musim ini dengan mencatatkan 12 pertandingan, 6 gol, dan 1 assist. Nilai pasarannya pun mencapai Rp9,56 miliar, membuatnya menjadi target yang sangat menarik bagi PSIS.

Beberapa isu mengenai kemungkinan transfer Franca muncul melalui unggahan media sosial oleh CEO PSIS Semarang, Datu Nova. Ia sempat berfoto bersama Franca, yang menimbulkan spekulasi bahwa pemain tersebut bisa bergabung dengan PSIS. Selain itu, Franca juga mengunggah foto dirinya dengan caption "Aku sangat merindukanmu," yang menambah tanda tanya tentang masa depannya.

Namun, tidak semua orang percaya bahwa Franca akan segera pindah ke PSIS. Beberapa netizen menyebut bahwa pertemuan antara Franca dan Datu Nova hanya kebetulan. Meski demikian, peluang peminjaman tetap bisa menjadi opsi realistis. Namun, PSIS harus menghadapi tantangan besar karena masih berada di zona juru kunci klasemen grup 2 Liga 1.

Jejak Karir Carlos Franca

Carlos Franca memiliki riwayat karier yang cukup menarik. Ia mulai bermain di Brasil sejak musim 2016-2017 dengan klub Comercial-SP. Di sana, ia mendapatkan debut senior dengan 11 penampilan tanpa mencetak gol. Pada musim 2018, Franca bergabung dengan Cruzeiro-RS dan bermain di Serie D Brasil. Meski belum menunjukkan kontribusi besar, pengalamannya di berbagai divisi Brasil menunjukkan ketangguhannya.

Franca juga pernah memperkuat klub di luar Brasil. Pada periode tertentu, ia bermain di Lokomotiv Sofia (Parva Liga Bulgaria) dan Mohammedan SC (Indian Super League, Kolkata). Pengalamannya di Eropa Timur dan India menunjukkan adaptasi yang cepat dan naluri gol yang kuat. Meski detail statistik lengkap tidak tersedia, rekam jejaknya menunjukkan potensi yang layak untuk dijadikan target oleh PSIS.

Kesimpulan

Perombakan skuad PSIS Semarang di bulan Januari 2025 akan menjadi momen penting bagi klub. Dengan rencana mendatangkan pemain baru, baik lokal maupun asing, PSIS berharap bisa meningkatkan performa dan memastikan kelangsungan di Liga 1. Salah satu target utama adalah Carlos Franca, yang memiliki nilai pasar tinggi dan performa yang menjanjikan. Meskipun ada tantangan dalam proses transfer, PSIS tetap optimis dapat mencapai tujuannya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan