Carlos Sainz beri pesan hati untuk ayahnya sebelum Dakar 2026

Perjalanan Carlos Sainz Sr. di Dakar 2026

Dakar 2026 dimulai pada hari Sabtu, 3 Januari 2026, dengan prolog yang menjadi awal dari kompetisi bergengsi ini. Salah satu peserta yang paling dinantikan adalah Carlos Sainz Sr., yang kembali mengemudikan Ford Raptor T1+ EVO. Ini merupakan tahun kedua bagi Sainz Sr. dalam perjalanan di reli Dakar, dengan harapan besar untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Setelah menghadapi tahun 2025 yang penuh tantangan, termasuk keputusan untuk mundur dari beberapa lomba, Sainz Sr. kini menghadapi edisi Dakar 2026 dengan mobil yang jauh lebih kompetitif dan semangat yang tak pernah padam. Ia ingin membuktikan bahwa ia masih menjadi salah satu pembalap utama dalam dunia reli.

Sebelum mesin mulai berdetak di awal lomba, putranya, Carlos Sainz Jr., memberikan dukungan lewat media sosial Instagram. Dengan dua foto yang menyentuh, satu foto dari masa kecilnya saat belajar dari ayahnya, dan satu foto terbaru saat ia masuk ke dalam mobil Ford milik ayahnya, Sainz Jr. membagikan kata-kata penuh rasa kagum dan cinta.

“Saya telah menyaksikan Anda menghadapi tantangan ini selama bertahun-tahun. Musim panas lalu, saya mendapatkan sedikit gambaran tentang apa yang sebenarnya terjadi dan kekaguman saya terhadap Anda dan apa yang Anda lakukan terus bertambah. Semoga sukses di Dakar, Ayah. Bangga dengan cara Anda terus mendorong dan berprestasi! Ayo!” tulisnya.

Musim panas lalu, Carlos Jr. memiliki kesempatan untuk merasakan atmosfer Dakar secara langsung. Pertama-tama sebagai co-driver, ia terkesan dengan kecepatan dan kekuatan Ford. Kemudian, ia mencoba mengemudikan mobil itu sendiri dalam sebuah tes yang diselenggarakan oleh Ford di Spanyol.

Meskipun Sainz Sr. pernah menyampaikan bahwa ini bisa menjadi Dakar terakhirnya, semangat kompetitifnya tetap terjaga. Tahun ini, dengan proyek yang lebih matang dan mobil yang lebih solid, tujuannya jelas: memperjuangkan posisi podium dan membuktikan bahwa ia masih menjadi referensi utama dalam reli terberat di dunia.

Sementara Carlos Jr. melanjutkan karier Formula 1-nya bersama Williams, hubungan antara ayah dan anak ini menunjukkan bahwa hasrat untuk balap motor mengalir dalam keluarga. Siapa tahu, di masa depan, Sainz muda akan mencoba Dakar dan melanjutkan warisan ayahnya, seperti yang dilakukan Fernando Alonso pada zamannya.

DAKAR
Sainz Murah Nasihat tapi Tak Akan Menyerah lawan Pereli Muda

DAKAR
Kenapa Sainz Sr. Tak Bisa Serahkan Tongkat Estafet Dakar pada Putranya

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan