Caroline Riady Dinobatkan sebagai Bintang Muda dalam Penghargaan BIG 40 Awards


aiotrade, JAKARTA – Caroline Riady, yang menjabat sebagai CEO dan Wakil Presiden Direktur Siloam Hospitals Group, menerima penghargaan BIG 40 Awards dalam kategori Rising Star: National Medical Service Excellence Strategist. Penghargaan ini diberikan kepada Caroline atas kepemimpinan strategisnya dan keunggulannya dalam mengelola jaringan layanan kesehatan terintegrasi terbesar di Indonesia.

Sebagai National Medical Service Excellence Strategist, Caroline berhasil memastikan bahwa jaringan Siloam Hospitals Group memberikan layanan medis berkualitas tinggi yang dapat diakses oleh masyarakat luas. Visi beliau dalam inovasi dan manajemen efisien sangat penting dalam meningkatkan standar pelayanan, menerapkan teknologi canggih, serta memperluas jangkauan layanan kesehatan. Hal ini secara langsung berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup dan kesehatan publik di seluruh Indonesia.

BIG 40 Awards merupakan puncak perayaan 40 tahun perjalanan Bisnis Indonesia. Selama empat dekade, majalah ini telah menjadi salah satu sumber informasi ekonomi dan bisnis paling terpercaya di tanah air. Melalui ajang ini, BIG 40 Awards memberikan penghargaan kepada 40 tokoh, institusi, dan inovator yang telah memberikan kontribusi luar biasa bagi pertumbuhan ekonomi, penguatan industri, dan kemajuan sosial Indonesia.

Perayaan HUT ke-40 Bisnis Indonesia tidak sekadar menjadi seremoni penghargaan, tetapi juga wujud apresiasi dan refleksi perjalanan bangsa dalam membangun ekosistem bisnis yang tangguh. Setiap penerima penghargaan mewakili kisah inspiratif tentang visi, kepemimpinan, dan ketekunan yang menggerakkan perubahan positif di sektor masing-masing.

Penyerahan penghargaan dilaksanakan di Hotel Raffles Jakarta pada Senin (8/12/2025) dan diwakilkan oleh Jimmy Rambing, Head Of Public Affairs Siloam Hospitals Group.

Profil Caroline Riady

Nama Caroline Riady sudah tidak asing di kalangan pebisnis Tanah Air. Perempuan cucu Mochtar Riady ini telah memimpin rumah sakit PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO) selama bertahun lamanya dan membawa Siloam menjadi salah satu rumah sakit dengan pertumbuhan finansial yang signifikan.

Caroline mulai karirnya sebagai Direktur Eksekutif Siloam Kebon Jeruk pada 2012. Pada Mei 2016, ia diangkat sebagai Managing Director of Operations Productivity & Effectiveness Siloam Hospitals Group selama enam bulan. Namun, tidak lama berselang, perempuan ini kemudian dipercaya sebagai Wakil Direktur Siloam Hospitals Group pada Oktober 2016.

Rapat Umum Pemegang Saham Siloam pada 22 Maret 2017 dan 7 Juli 2020 masing-masing mengangkat Caroline kembali sebagai Wakil Direktur Siloam Group.

Caroline memperoleh gelar Bachelor of Arts di bidang pendidikan sekolah dasar dari Wheaton College, Wheaton, Illinois, Amerika Serikat pada 2004. Awalnya, Caroline tidak berencana memulai karir di bidang kesehatan. Ia bercerita bahwa setiap anak di keluarganya tidak pernah dibebani tanggung jawab untuk meneruskan bisnis keluarga, di mana kedua orang tuanya lebih meminta para anak melakukan sesuatu sesuai minat.

“Waktu SMA saya melihat bahwa pendidikan Indonesia masih banyak sekali kebutuhannya. Hingga akhirnya saya memutuskan untuk jadi guru SD. Waktu itu orang tua saya sangat mendukung, walaupun dari lingkungan banyak yang menantang. Akan tetapi, dengan segala idealisme saya, akhirnya saya sekolah di Amerika,” ujarnya.

Berkat ketertarikannya untuk memperbaiki kualitas pendidikan Indonesia, Caroline memutuskan untuk pindah ke Amerika dan menempuh pendidikan di Wheaton College dengan jurusan Pendidikan Dasar dan Pengajaran pada 2001. Saat itu, dirinya belum terpikirkan untuk terjun menjadi pebisnis, terbukti masa awal kariernya dimulai dengan menjadi seorang guru di Lincoln Elementary School District 200 di Wheaton, Illinois, Amerika Serikat.

Selama dua tahun mengajar, mulai dari 2004 hingga 2006, akhirnya dia memutuskan untuk pulang ke Indonesia dan menjadi dosen di Universitas Pelita Harapan (UPH) yang didirikan oleh sang Ayah pada 1994. Di sana, dia mempersiapkan calon guru untuk mengajar di pedesaan, komunitas kurang mampu di Indonesia.

Baru pada 2012 diangkat sebagai Direktur perusahaan. Semula, dia hanya meniatkan untuk bekerja sebagai Direktur Siloam Kebon Jeruk selama satu tahun, tetapi hal tidak sesuai rencana.

“Awalnya hanya ingin stay satu tahun, tapi ternyata bisnis RS itu kompleks sekali, kita harus membereskannya dari awal, sampai akhirnya saya sudah lebih dari satu tahun di sini,” katanya.

Baru sejak 2019, Caroline Riady diangkat sebagai Chief Executive Officer (CEO) Siloam Hospitals Group hingga saat ini. Anak perempuan konglomerat James Riady ini akhirnya berkarir di Siloam selama sekitar 15 tahun lamanya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan