
Apa Itu Desil pada DTSEN Kemensos?
Desil adalah sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat ke dalam 10 level, mulai dari desil 1 hingga desil 10. Desil 1 menunjukkan kelompok masyarakat yang paling miskin, sedangkan desil 10 merupakan kelompok yang paling mampu. Pengelompokan ini didasarkan pada data ekonomi rumah tangga yang tercatat dalam sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola oleh Kementerian Sosial (Kemensos).
Berikut penjelasan lebih rinci mengenai kategori desil:
- Desil 1: Miskin ekstrem
- Desil 2: Miskin
- Desil 3: Hampir miskin
- Desil 4: Rentan miskin
- Desil 5: Pas-pasan / hampir kelas menengah
- Desil 610: Masyarakat menengah ke atas
Desil tidak dapat diubah secara manual dan sepenuhnya bergantung pada data ekonomi yang terdaftar dalam sistem cek NIK DTSEN.
Dampak Desil terhadap Penerimaan Bansos
Berdasarkan Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 79/HUK/2025, kategori desil menentukan jenis bantuan sosial (bansos) yang dapat diterima oleh masyarakat. Berikut rincian keterkaitannya:
- Desil 14: Berhak menerima Program Keluarga Harapan (PKH)
- Desil 15: Berhak menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako
- Desil 15: Berhak menerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK)
- Desil 15: Berpeluang menerima bantuan ATENSI (sesuai asesmen petugas)
Sementara itu, masyarakat yang berada di atas desil 5 umumnya tidak menjadi prioritas penerima bansos, kecuali terdapat verifikasi lapangan yang berbeda. Namun, seseorang tetap bisa dinyatakan tidak layak menerima bansos meskipun masuk kategori desil penerima apabila:
- Alamat tidak ditemukan
- Data belum valid
- Penerima telah meninggal
- Termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, pejabat negara, pegawai BUMN/BUMD
- Ada anggota keluarga yang termasuk kelompok profesi tersebut
Kebijakan ini dibuat untuk memastikan bahwa bansos diberikan kepada yang benar-benar berhak dan tepat sasaran.
Cara Mengakses Link Cek Desil Bansos 2025
Anda dapat menggunakan dua cara resmi untuk mengakses link cek desil bansos 2025, yaitu melalui website Kemensos dan aplikasi Cek Bansos. Berikut langkah-langkahnya:
1. Cara Cek Desil Bansos via Website Kemensos
- Akses laman resmi https://cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Isi kode captcha
- Klik Cari Data
Jika terdaftar sebagai penerima, hasil pencarian akan menampilkan informasi bantuan yang diperoleh (PKH, BPNT, PBI-JK). Metode ini sering digunakan bersamaan dengan cek NIK DTSEN untuk memastikan data kesejahteraan terbaru.
2. Cara Cek Desil Bansos via Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store
- Buat akun baru atau login
- Unggah NIK, nomor KK, foto KTP, dan swafoto
- Setelah akun aktif, login kembali
- Buka menu Profil, lalu kategori desil akan muncul
Sementara itu, cek status bansos bisa dilakukan dengan membuka menu Cek Bansos dan isi data wilayah. Aplikasi ini juga membantu pengecekan DTSEN, termasuk akses ke data melalui format mirip https //dtsen.web.bps.go.id atau kanal resmi lain yang terhubung dengan database nasional.
Dengan rutin mengakses link cek desil bansos, masyarakat dapat memantau status kesejahteraan dan hak bansos secara mandiri. Dengan memanfaatkan fitur cek NIK DTSEN, cek desil DTSEN, serta kanal resmi seperti cek desil DTKS web bps go id dan aplikasi Cek Bansos, masyarakat dapat mengetahui status bansos dengan mudah.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar