
Fiko Onga Resmi Daftar sebagai Bakal Calon Ketua Umum PSSI Sulut
Fiko Onga resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua Umum PSSI Sulut pada detik-detik penutupan pendaftaran, Senin (8/12/2025) pukul 15.30 WITA di Hotel Minahasa, Manado, Sulawesi Utara. Kedatangannya mencuri perhatian karena ia tiba sesaat sebelum batas waktu pendaftaran ditutup. Ia hadir didampingi Staf Khusus Gubernur Sulut bidang olahraga, Christian Yokung, serta rombongan mantan pemain Persma Manado yang dipimpin Stanly Mamuaya.
Fiko menilai organisasi akan berjalan baik jika memahami aturan dasar dan ruh statuta. Sebagai mantan Ketua Askab PSSI Bolaang Mongondow Timur, ia merasa cukup mengenal dinamika internal organisasi sepak bola. Alasan maju sebagai Ketua PSSI Sulut karena dirinya adalah mantan Ketua Askab PSSI Boltim.
“Saya cukup memahami dinamika organisatoris, baik dari Statuta 2020 sampai Statuta 2025. Organisasi ini akan hidup ketika kita memahami apa yang menjadi amanah dan ketentuan roh serta aturan dasarnya,” jelasnya.
Menurutnya, jika pengelolaan tidak berpijak pada aturan, maka sepak bola Sulut sulit melangkah jauh: “Kalau kita tidak memahami itu, maka mandek semua programnya,” jelasnya.
Fiko datang membawa energi baru bagi persepakbolaan daerah. Ia mengaku sebagai olahragawan yang sangat mencintai olahraga, dirinya membawa nafas perubahan baru untuk Sulut. “Lihatlah kami datang bersama senior-senior Persma yang memahami sepak bola di Sulut. Dua minggu ini saya intens bertemu senior dan mengakomodir masukan serta mandat yang diberikan untuk persepakbolaan Sulut,” jelasnya.
Ia mengaku memutuskan maju pada momen akhir pendaftaran sebagai bentuk keberanian mengambil tanggung jawab. “Di injury time ini saya memberanikan diri mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua PSSI Sulut,” jelasnya.
Fiko menegaskan bahwa dirinya ingin membangun sepak bola Sulut melalui evaluasi bersama dan keterlibatan semua pihak. “Yang baik kita pertahankan. Yang belum baik dan belum maksimal akan kita evaluasi dan perbaiki sama-sama dengan melibatkan semua stakeholder sepak bola yang ada,” jelasnya.
Dengan gagasan perubahan dan dukungan para tokoh sepak bola, hadirnya Fiko Onga menambah panas dinamika pemilihan Ketua Umum PSSI Sulut. Kini publik menunggu siapa yang akan keluar sebagai nahkoda baru sepak bola Bumi Nyiur Melambai.
Peran PSSI dalam Sepak Bola Indonesia
PSSI adalah induk organisasi tertinggi yang mengelola, mengatur, dan mengawasi seluruh kegiatan sepak bola di Indonesia. Didirikan pada 19 April 1930 di Yogyakarta oleh Ir. Soeratin Sosrosoegondo, PSSI berfungsi sebagai badan hukum resmi yang diakui oleh pemerintah Indonesia serta menjadi anggota penuh Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Peran sentral PSSI mencakup penetapan regulasi, penyelenggaraan kompetisi domestik dari tingkat amatir hingga profesional, serta pembinaan sumber daya manusia seperti pemain, pelatih, dan wasit. Tanggung jawab utama PSSI mencakup pengelolaan kompetisi utama di tanah air, termasuk Liga 1 dan Liga 2, serta penyelenggaraan turnamen piala nasional dan kompetisi usia muda.
Selain aspek kompetisi, fokus vital PSSI adalah pembentukan dan pembinaan Tim Nasional Indonesia di semua kategori usia, baik putra maupun putri. Organisasi ini memegang peran krusial dalam memastikan timnas dapat bersaing secara optimal di kancah regional Piala AFF, kontinental Piala Asia, hingga ajang global seperti Kualifikasi Piala Dunia atau Olimpiade.
Dalam struktur organisasinya, PSSI dipimpin oleh seorang Ketua Umum yang dipilih melalui kongres dan dibantu oleh jajaran Komite Eksekutif (Exco) untuk menjalankan operasional harian dan keputusan strategis.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar