
Struktur Pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Gorontalo Masa Bakti 2025-2030
Pembentukan struktur pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Provinsi Gorontalo masa bakti 2025-2030 telah resmi ditetapkan. Keputusan ini berdasarkan Peraturan Partai Nomor 01 Tahun 2025. Nama-nama pengurus tersebut diumumkan oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Gorontalo, La Ode Haimudin, setelah ditetapkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.
Pengukuhan dilakukan dalam Konferensi Daerah (Konferda) yang digelar di Gedung GCC Kota Gorontalo, Selasa (2/12/2025). Sebelumnya, La Ode Haimudin telah ditetapkan sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Gorontalo masa bakti 2025-2030. Ia sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris DPD PDIP Provinsi Gorontalo periode sebelumnya dan saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo.
Ahmad Basara, Ketua Fraksi PDIP di DPR RI, menyampaikan bahwa DPP PDI Perjuangan telah menimbang dan memutuskan untuk mengesahkan La Ode Haimudin sebagai ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Gorontalo masa bakti 2025-2030. Keputusan ini ditetapkan di Jakarta pada tanggal 20 November 2025.
Berikut adalah struktur lengkap pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Gorontalo masa bakti 2025-2030:
-
Ketua
La Ode Haimudin -
Sekretaris
Venny Rosdiana Anwar -
Wasekbid Internal
Lia Widyastuty Lamalamadlauw -
Wasekbid Program
Ariyanto Kadijiba -
Bendahara
Dedy Hamsah -
Wakil Bendahara
Noormasyita Wagiu
Bidang Internal
-
Wakabid Kehormatan Partai
Aliffudin Djamal -
Wakabid Pemenangan Pemilu Legislatif dan Eksekutif
Karyawan Eka Putra Noho -
Wakabid Ideologi dan Kaderisasi
Suyuti -
Wakabid Keanggotaan, Organisasi, dan Sumber Daya
Hamzah Muslimin
Bidang Pemerintahan
-
Wakabid Politik dan Reformasi Sistem Hukum Nasional
Espin Tulie -
Wakabid Pemerintahan, Otonomi Daerah, Kebijakan Publik, dan Reformasi Birokrasi
Ance Robot -
Wakabid Perekonomian, Kebudayaan, dan Pendidikan
Irwan Mamesah
Bidang Kerakyatan
-
Wakabid Penanggulangan Bencana, Kesehatan Perempuan dan Anak
Rani Lamada -
Wakabid Industri, Perdagangan, BUMN/Investasi, Koperasi, dan UMKM
Hasan Jubedi -
Wakabid Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial
Arifin Ali -
Wakabid Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga
Yunan Bau -
Wakabid Keagamaan dan Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Dina Hodi’o -
Wakabid Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital
Rian Wahyudi Putra Nteseo -
Wakabid Pertanian, Pangan, Kehutanan, Lingkungan Hidup, Kelautan, dan Perikanan
Silvia Anthoni Singah -
Wakabid Hukum dan Advokasi
Efendi Dali
Target Kader PDIP di Senayan
Ahmad Basara, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, menegaskan target politik besar bagi kader PDIP Gorontalo dalam menghadapi Pemilu 2029. Di hadapan ratusan kader, ia meminta agar momentum Pemilu 2029 menjadi kesempatan bagi PDIP Gorontalo untuk mengirim minimal satu kader ke DPR RI.
Basara menjelaskan bahwa kondisi tanpa representasi PDIP Gorontalo di Senayan harus menjadi alarm sekaligus pemicu perubahan. Ia menekankan pentingnya konsolidasi yang lebih solid, kerja politik yang terukur, serta peningkatan kinerja partai di seluruh tingkatan.
Selain menargetkan kursi DPR RI, ia juga menyinggung perlunya peningkatan suara dan kursi di DPRD Provinsi Gorontalo yang saat ini berjumlah tujuh. Ia berharap jumlah tersebut dapat bertambah hingga lima kursi pada periode mendatang. Untuk DPRD kabupaten/kota, ia menargetkan kenaikan signifikan dari sekitar 20 kursi menjadi 30 kursi pada 2029.
Basara juga menyoroti minimnya posisi kepala daerah dari PDIP di Gorontalo. Saat ini hanya satu kader yang menduduki jabatan strategis, yakni Wakil Bupati Gorontalo, Tonny Yunus. Ia mendorong agar kader PDIP ke depan mampu merebut lebih banyak posisi eksekutif.
“Kita doakan Pak Tonny bisa jadi kepala daerah berikutnya,” ujarnya.
Dalam sambutannya, ia kembali mengingatkan bahwa seluruh target tersebut tak akan tercapai tanpa kerja nyata. “Keinginan saja tidak cukup. Usaha yang menentukan,” tegasnya.
Konferda dan Konfercab yang digelar di Gorontalo Convention Center (GCC) tersebut dihadiri jajaran DPP, termasuk Rokhmin Dahuri dan Putri Guntur Soekarno, serta pengurus DPD, DPC, hingga struktur ranting.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar