
nurulamin.pro, JAKARTA — Per Januari 2026, WNI memiliki akses perjalanan ke puluhan negara melalui skema bebas visa, Visa on Arrival (VoA), hingga electronic Travel Authorization (eTA). Simak daftar negara bebas visa untuk WNI berikut ini.
Berdasarkan pembaruan Passport Index 2026, Senin (12/1/2026), paspor Republik Indonesia mencatat mobility score 91, yang memungkinkan warga negara Indonesia (WNI) mengakses 91 negara dan wilayah melalui skema bebas visa, VoA, maupun eTA.
Dari total tersebut, 43 negara memberikan fasilitas bebas visa bagi pemegang paspor Indonesia. Sementara itu, 43 negara menerapkan skema visa on arrival, 5 negara/wilayah menggunakan sistem eTA, dan 107 negara lainnya masih mewajibkan visa reguler sebelum keberangkatan.
Dalam pemeringkatan global, paspor Indonesia berada di peringkat ke-59 Passport Power Rank dengan tingkat world reach sebesar 46%.
Negara dengan Visa on Arrival dan eTA
Selain bebas visa, WNI juga dapat mengakses 44 negara melalui fasilitas visa on arrival (VoA). Beberapa di antaranya adalah Armenia, Azerbaijan, Bangladesh, Bolivia,Burundi, Komoro, Republik Demokratik Kongo, Kuba, Djibouti, Guenia Khatulistiwa, Ethiopia, Gabon, Yordania, India, Maladewa, Mauritius, Nepal, Oman, Qatar, Sri Lanka, Tanzania, Ukraina hingga Zimbabwe. Sementara itu, terdapat 5 negara atau wilayah yang menerapkan skema electronic travel authorization (eTA) bagi WNI, yakni Kenya, Saint Kitts and Nevis, Seychelles, serta fasilitas visa waiver Jepang.
Daftar Negara Bebas Visa untuk WNI (2026)
Berikut daftar negara yang memberikan fasilitas bebas visa bagi WNI beserta durasi izin tinggal berdasarkan Passport Index 2026:
- 1. Albania
- Angola – 30 hari
- Barbados – 90 hari
- Belarus – 30 hari
- Brasil – 30 hari
- Brunei Darussalam – 14 hari
- Kamboja – 30 hari
- Chile – 90 hari
- Kolombia – 90 hari
- Dominica – 21 hari
- Ekuador – 90 hari
- Fiji – 120 hari
- Gambia – 90 hari
- Guyana – 30 hari
- Haiti – 90 hari
- Hong Kong – 30 hari
- Iran – 15 hari
- Kazakhstan – 30 hari
- Kiribati – 90 hari
- Laos – 30 hari
- Makau – 30 hari
- Malaysia – 30 hari
- Mali – 30 hari
- Mikronesia – 30 hari
- Maroko – 90 hari
- Myanmar – 14 hari
- Namibia – 30 hari
- Wilayah Palestina
- Peru – 180 hari
- Filipina – 30 hari
- Rwanda – 90 hari
- Serbia – 30 hari
- Singapura – 30 hari
- St. Vincent and the Grenadines – 90 hari
- Tajiikistan - 30 hari
- Thailand – 60 hari
- Timor Leste – 30 hari
- Tunisia – 90 hari
- Turki – 30 hari
- Uzbekistan – 30 hari
- Vanuatu
- Venezuela – 90 hari
- Vietnam – 30 hari
Angela Keraf
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar