Daihatsu Makin Ganas! Rocky Hybrid Jadi Tanda Perubahan Strategi, Bukan Lagi Mobil Murah?

Daihatsu Makin Ganas! Rocky Hybrid Jadi Tanda Perubahan Strategi, Bukan Lagi Mobil Murah?

Perubahan Strategi Daihatsu dalam Menghadapi Pasar Otomotif

Selama bertahun-tahun, Daihatsu dikenal sebagai merek otomotif yang sangat dekat dengan konsumen kelas menengah ke bawah. Harga yang terjangkau, biaya perawatan yang ramah kantong, serta positioning sebagai mobil pertama membuat Daihatsu menjadi pilihan utama bagi para pembeli pertama kali di Indonesia. Namun, kini situasi mulai berubah.

Peluncuran Daihatsu Rocky Hybrid dengan harga mendekati Rp300 juta menjadi tanda kuat bahwa pabrikan asal Jepang ini sedang membangun strategi baru. Tidak lagi sekadar fokus pada mobil pertama, Rocky Hybrid justru ditujukan kepada konsumen yang lebih matang dan berpengalaman, mereka yang menganggap mobil sebagai kebutuhan lanjutan, bukan hanya awal dari penggunaan kendaraan.

Domestic Marketing Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Budi Mahendra, mengakui adanya perubahan dalam karakter konsumen yang disasar oleh Daihatsu. Meski Daihatsu tetap mempertimbangkan pembeli mobil pertama dalam setiap produknya, Rocky Hybrid hadir dengan pendekatan yang berbeda.

Memang setiap produk Daihatsu selalu mempertimbangkan first car buyer. Tapi untuk Rocky Hybrid ini, sebenarnya lebih mengarah ke second car buyer, ujar Budi saat ditemui di Malang, Jawa Timur, Minggu 8 Desember 2025.

Menurutnya, ke depan Daihatsu tidak lagi mengotakkan produk secara kaku berdasarkan status pembeli pertama atau kedua. Hadirnya teknologi elektrifikasi, baik hybrid maupun mobil listrik murni, membuat segmentasi konsumen menjadi lebih cair dan dinamis.

Dengan elektrifikasi, kita melihat pasar berdasarkan kombinasi value, spesifikasi, dan harga, bukan sekadar label first atau second car buyer, jelas Budi.

Ia menegaskan bahwa roadmap elektrifikasi Daihatsu tidak dibangun secara tergesa-gesa. Setiap model yang dikembangkan akan melalui kajian mendalam agar benar-benar sesuai dengan kebutuhan pasar, bukan hanya mengikuti tren industri otomotif global.

Strategi ini menunjukkan perubahan arah Daihatsu yang cukup signifikan. Merek yang selama ini identik dengan mobil ekonomis kini mulai meraba segmen konsumen yang naik kelas, tetapi tetap mengedepankan prinsip value for money.

Kehadiran Rocky Hybrid menjadi pintu masuk Daihatsu menuju fase baru, membangun portofolio kendaraan elektrifikasi yang lebih luas, lebih modern, dan berpotensi menyentuh segmen yang sebelumnya tidak pernah mereka jamah.

Daihatsu pun menegaskan bahwa masa depannya tak lagi melulu soal harga murah, melainkan soal nilai, teknologi, dan relevansi dengan kebutuhan konsumen masa kini.

Perubahan Karakter Konsumen dan Strategi Daihatsu

Perubahan dalam karakter konsumen adalah salah satu faktor utama yang mendorong Daihatsu untuk mengubah strategi bisnisnya. Dulu, Daihatsu fokus pada pembeli mobil pertama, tetapi kini, konsumen semakin matang dan memiliki kebutuhan yang lebih kompleks. Hal ini memaksa Daihatsu untuk memperluas target pasar dan menawarkan produk yang lebih beragam.

Beberapa hal yang menjadi fokus Daihatsu dalam strategi barunya antara lain:

  • Peningkatan nilai: Daihatsu tidak lagi hanya menawarkan harga murah, tetapi juga memberikan nilai tambah melalui teknologi dan fitur yang lebih modern.
  • Pengembangan teknologi elektrifikasi: Daihatsu berkomitmen untuk mengembangkan model-model yang menggunakan teknologi hybrid dan listrik murni, sehingga dapat menjawab kebutuhan konsumen akan lingkungan dan efisiensi.
  • Pemahaman pasar yang lebih dalam: Daihatsu melakukan riset mendalam untuk memahami kebutuhan konsumen dan menyesuaikan produk-produknya dengan kebutuhan tersebut.

Dengan demikian, Daihatsu tidak hanya berusaha memenuhi ekspektasi konsumen, tetapi juga menciptakan solusi yang lebih sesuai dengan perkembangan zaman.

Kehadiran Rocky Hybrid sebagai Langkah Awal

Rocky Hybrid merupakan langkah awal Daihatsu dalam mengembangkan portofolio kendaraan elektrifikasi. Model ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang ingin memiliki mobil dengan teknologi terbaru, tetapi tetap mengutamakan nilai dan kenyamanan.

Dengan harga yang relatif tinggi, Rocky Hybrid tidak ditujukan untuk semua kalangan, tetapi lebih cocok untuk konsumen yang sudah memiliki mobil dan ingin menambahkan kendaraan lain yang lebih modern dan hemat energi.

Daihatsu berharap bahwa Rocky Hybrid dapat menjadi titik awal bagi konsumen untuk beralih ke kendaraan elektrifikasi. Dengan demikian, Daihatsu tidak hanya meningkatkan pangsa pasarnya, tetapi juga membantu menjaga keberlanjutan lingkungan.

Masa Depan Daihatsu

Masa depan Daihatsu tidak lagi hanya berfokus pada harga murah, tetapi juga pada teknologi, nilai, dan relevansi dengan kebutuhan konsumen. Dengan strategi baru ini, Daihatsu berharap dapat tetap bersaing di pasar otomotif yang semakin kompetitif.

Daihatsu juga berkomitmen untuk terus mengembangkan model-model baru yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar. Dengan begitu, Daihatsu tidak hanya menjadi merek yang dikenal karena harga murah, tetapi juga menjadi merek yang unggul dalam hal inovasi dan kualitas.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan