
JAKARTA, berita
- Banyak orang menganggap bahwa dampak dari gigi berlubang hanya terbatas pada bau mulut dan rasa nyeri. Namun, kenyataannya, kondisi ini bisa sangat berbahaya jika tidak segera ditangani dengan baik.
Gigi berlubang memiliki risiko yang bisa menyebar ke berbagai bagian tubuh. Salah satu yang paling umum adalah penyakit jantung, ujar drg. Aswar Sandi dalam acara peluncuran produk pasta gigi usmile di Jakarta Selatan pada Rabu (10/12/2025).
Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Daerah (RISKESDAS) tahun 2018, sekitar 88 persen atau hampir 200 juta masyarakat Indonesia mengalami karies gigi, yaitu gigi berlubang. Data Survei Kesehatan Indonesia terbaru juga menunjukkan bahwa sebanyak 57 persen masyarakat berusia di atas tiga tahun mengalami masalah gigi. Namun, hanya 11,2 persen atau sekitar tiga juta orang yang mencari pengobatan.
Komplikasi Jika Gigi Berlubang Dibiarkan
Keguguran pada Ibu Hamil
Dokter gigi yang berpraktik di KADOYA Dental Clinic menjelaskan bahwa ibu hamil dengan gigi berlubang berisiko mengalami keguguran. Bakteri yang ada di gigi berlubang atau gusi yang terdapat plak dan karang bisa masuk ke aliran darah dan menghasilkan toksin.
Efeknya bisa membuat ibu hamil mengalami keguguran, kelahiran prematur, atau bayi lahir dengan berat badan rendah, jelas drg. Aswar.
Kondisi ini sering kali tidak disadari karena keguguran sering dikaitkan dengan aktivitas yang terlalu berlebihan. Namun, faktor kesehatan gigi juga menjadi salah satu penyebab utama.
Kecerdasan Anak Terpengaruh
Selain itu, gigi berlubang juga bisa memengaruhi perkembangan kecerdasan anak. Toksin yang masuk ke aliran darah bisa memengaruhi perkembangan janin.
Untuk calon ibu atau ayah, jika ingin merencanakan kehamilan, pastikan tidak ada gigi berlubang. Selesaikan dulu permasalahan gigi sebelum program kehamilan dimulai, kata drg. Aswar.
Penyakit Jantung
Penyakit jantung seperti endokarditis juga bisa terjadi jika gigi berlubang tidak segera diperbaiki. Endokarditis disebabkan oleh infeksi kuman, seperti bakteri atau jamur, yang masuk ke aliran darah dan menyerang lapisan jantung. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini bisa berakibat fatal.
Bakteri dari rongga mulut bisa masuk melalui gigi berlubang atau karang gigi, lalu ikut aliran darah dan menumpuk di jantung. Risiko ini bisa terjadi meskipun gigi berlubang kecil, tambah drg. Aswar.
Cara Mencegah Gigi Berlubang
Mencegah gigi berlubang sebenarnya cukup sederhana, tetapi membutuhkan konsistensi. Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain:
- Menyikat gigi dua kali sehari dengan durasi minimal satu menit, namun idealnya dua menit.
- Lakukan dengan lembut dan hati-hati untuk memastikan tidak ada sisa makanan yang terselip di antara gigi.
- Jika perlu, gunakan benang floss untuk membersihkan sela-sela gigi.
- Setelah menyikat gigi, gunakan obat kumur untuk menghancurkan sisa-sisa bakteri yang masih ada di rongga mulut.
Dengan langkah-langkah sederhana ini, risiko gigi berlubang bisa diminimalisir. Namun, penting untuk selalu menjaga kesehatan gigi secara rutin dan berkonsultasi dengan dokter gigi jika diperlukan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar