Dazzle Menggabungkan Lomba Mewarnai dan Cosplay dalam Event J-Song dan Idol

Dazzle Kembali Menggelar Lomba Mewarnai dengan Teknologi Digital

Dazzle kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kreativitas anak-anak melalui berbagai kegiatan yang inovatif. Pada Minggu (07/12/2025), acara lomba mewarnai dengan tablet, cosplay, dan J-song (karaoke) digelar di Super Dazzle Gejayan. Acara ini menjadi ajang yang dinanti-nanti oleh banyak peserta dan orang tua.

Ketua Panitia, Alfia menjelaskan bahwa lomba mewarnai yang diselenggarakan Dazzle memiliki ciri khas tersendiri. Berbeda dari lomba-lomba sebelumnya, Dazzle menggunakan tablet sebagai media untuk mewarnai. Hal ini memberikan pengalaman baru bagi peserta, terutama anak-anak yang biasanya hanya mengenal mewarnai dengan kertas dan pensil.

Lomba mewarnai ini dibagi menjadi dua kategori berdasarkan tingkat usia. Kategori pertama diperuntukkan bagi siswa PAUD, TK, hingga kelas II SD. Sementara itu, kategori kedua ditujukan bagi siswa kelas III hingga V SD. Untuk memastikan kenyamanan peserta, Dazzle menyediakan tablet dan stylus pen secara gratis. Dengan demikian, peserta tidak perlu membawa alat apa pun.

Tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua dari lomba mewarnai dengan tablet. Sebelumnya, acara serupa pernah digelar pada tahun 2023. Antusiasme peserta sangat tinggi, dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 320 orang. Karena jumlah peserta yang banyak, panitia membagi peserta menjadi beberapa sesi. Setiap sesi terdiri dari 14 peserta, dan masing-masing diberi waktu selama 10 menit untuk menyelesaikan karyanya.

Konseptor acara, Mas Bro menjelaskan bahwa lomba mewarnai dengan tablet adalah bagian dari upaya edukasi penggunaan gawai yang baik. Ia menilai bahwa masyarakat sering kali memandang gawai sebagai hal negatif. Padahal, gawai memiliki banyak manfaat, termasuk dalam mengasah kreativitas anak-anak.

"Gawai memiliki banyak fitur yang bisa dimanfaatkan, seperti mewarnai, belajar matematika, dan lain-lain. Asalkan digunakan secara bijaksana dan di bawah pengawasan orangtua, gadget juga bisa membantu anak-anak dalam belajar," ujarnya.

Pada lomba mewarnai ini, peserta diperbolehkan untuk menambahkan objek tertentu. Tujuannya adalah untuk mendorong kreativitas peserta. Juri menilai karya berdasarkan kerapian dan komposisi warna. Meskipun mewarnai dengan tablet berbeda dari mewarnai dengan kertas, juri tetap menilai kebersihan garis dan pewarnaan sesuai kreativitas peserta. Misalnya, jika kuda harusnya berwarna coklat, namun peserta memilih warna merah, hal tersebut tidak masalah karena dianggap sebagai ekspresi kreativitas.

Selain lomba mewarnai, Dazzle juga menggelar lomba cosplay (coswalk) dan karaoke (J-song). Kegiatan ini sengaja diselenggarakan untuk memeriahkan acara sekaligus memberikan hiburan bagi peserta.

"Kami ingin memberikan hiburan yang berbeda bagi anak-anak, akhirnya ada cosplay dan J-song. Ternyata kolaborasi ini berhasil menarik perhatian anak-anak juga. Banyak anak-anak yang minta foto sama cosplayer-nya. Cosplayer-nya juga senang dimintai foto," ujar Alfia.

Dengan berbagai aktivitas yang menarik dan inovatif, Dazzle terus berupaya memberikan pengalaman yang berharga bagi anak-anak. Melalui lomba mewarnai, cosplay, dan J-song, Dazzle tidak hanya menghibur, tetapi juga mendorong kreativitas dan kemampuan teknologi pada generasi muda.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan