Debut Eko Purdjianto di PSMS Medan berbuah manis, lebih baik ketimbang Kas Hartadi

Ringkasan Berita:- Debut Eko Purdjianto sebagai pelatih PSMS Medan berbuah manis saat melawan Adhyaksa FC
Catatan Eko lebih baik ketimbang Kas Hartadi dalam menjalani debut.
Eko Purdjianto yang cuma punya waktu singkat membenahi tim tak sampai lima hari berhasil meraih kemenangan di SUSU.
 

nurulamin.proDebut Eko Purdjianto sebagai pelatih PSMS Medan berbuah manis saat melawan Adhyaksa FC pada pekan ke-15 Championship 2025/2026 berhasil meraih kemenangan.

Eko Purdjianto yang digadang-gadang membawa perubahan PSMS Medan mengawali langkahnya  dengan kemenangan di Stadion Utama Sumatera Utara.

Pelatih asal Semarang itu menggantikan peran Kas Hartadi sebelum melawan Adhyaksa FC.

Alhasil, catatan Eko lebih baik ketimbang Kas Hartadi dalam menjalani debut.

Kas Hartadi gagal meraih kemenangan di laga debutnya bersama PSMS saat lawan Persekat Tegal. Lebih buruknya lagi, PSMS kalah 0-1 di markas sendiri ketika laga pembuka Championship 2025/2026.

Sementara Eko Purdjianto, yang cuma punya waktu singkat membenahi tim tak sampai lima hari berhasil meraih kemenangan di SUSU.

PSMS Medan berhasil mengamankan poin penuh saat menjamu Adhyaksa FC pada pekan ke-15 Pegadaian Championship musim 2025/2026.

Bermain di Stadion Utama Sumatra Utara, Minggu (11/1/2026), tim berjuluk Ayam Kinantan itu sukses meraih kemenangan tipis dengan skor 1-0.

Kemenangan PSMS Medan ditentukan oleh gol tunggal Ari Maring pada menit ke-9 pertandingan.

Hasil ini terasa semakin spesial karena menjadi kemenangan perdana PSMS Medan bersama pelatih anyar, Eko Purdjianto.

Eko pun mengaku bersyukur atas raihan tiga poin yang diraih timnya, terlebih di tengah kondisi skuad yang belum sepenuhnya ideal.

“Alhamdulillah kita syukuri. Pertandingan ini berat karena kita tahu tim-tim lain poinnya sudah di atas kita dan kita wajib menang. Saya apresiasi para pemain yang sudah menjalankan instruksi dari awal sampai akhir pertandingan. Mereka bekerja luar biasa keras dan akhirnya mendapatkan tiga poin,” ujar Eko.

Eko juga menyoroti keterbatasan pemain yang dimiliki PSMS Medan pada laga tersebut.

Ia menyebut hanya memiliki satu pemain asing yang bisa dimainkan, sementara dua pemain asing lainnya, Felipe dan Barata, harus absen karena akumulasi kartu dan cedera.

“Terlepas dari kondisi itu, dengan kerja keras, disiplin, dan filosofi permainan yang saya inginkan, para pemain bisa menerapkannya dengan baik. Saya baru memimpin tiga kali latihan dan meski belum 100 persen, pemain sudah mulai paham. Ke depan, terutama saat laga tandang, kemungkinan besar akan ada perubahan formasi dan cara bermain,” jelasnya.

Menurut Eko, PSMS Medan sengaja mengambil inisiatif menyerang sejak babak pertama dengan intensitas pressing tinggi di area lawan.

Strategi tersebut terbukti efektif karena mampu menciptakan gol cepat yang menjadi kunci kemenangan.

Bahagia Kemenangan Pertama Buat Pelatih

Kapten PSMS Medan Kim Jeung Ho turut mengungkapkan rasa bahagianya atas kemenangan tersebut.

Ia menilai kemenangan ini menjadi awal yang baik bersama pelatih baru, terlebih dengan dukungan besar dari para suporter di stadion.

“Ini adalah kemenangan pertama dengan pelatih baru. Stadion kandang yang baru membawa energi positif. Satu tim kami adalah satu keluarga. Tidak ada yang sendiri, semuanya bersama – pemain, tim, dan suporter,” ujar Kim.

Pemain asal Korea Selatan itu juga mengaku senang karena keluarganya hadir langsung ke stadion untuk memberikan dukungan.

 “Keluarga saya datang ke stadion, saya sangat senang dan rindu mereka. Banyak suporter juga datang menemui kami. Ini membuat kami semakin termotivasi,” katanya.

Kim optimistis kemenangan ini menjadi titik awal kebangkitan PSMS Medan di sisa musim.

Ia menegaskan seluruh pemain siap bersatu dan bekerja keras untuk menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya.

Dengan hasil ini, PSMS Medan tidak hanya mengamankan tiga poin penting, tetapi juga berhasil naik ke posisi ke-6 klasemen Grup A dengan perolehan 20 poin hasil 5 menang, 5 imbang dan 5 kalah. 

Hal ini menjadi suntikan kepercayaan diri untuk terus bersaing di papan klasemen Pegadaian Championship musim 2025/2026.

Klasemen Championship Terbaru 

Grup Barat

1. Garudayaksa FC: 15 | 31-12 | 29 poin

2. Sumsel United: 15 | 22-18 | 27

3. Adhyaksa FC: 15 | 27-19 | 26

4. Persiraja Banda Aceh: 15 | 22-15 | 23

5. Persikad Depok: 15 | 21-22 | 21

6. FC Bekasi City: 15 | 16-12 | 21

7. PSMS Medan: 15 | 18-16 | 20

8. PSPS Pekanbaru: 15 | 24-30 | 17

9. Persekat Tegal: 15 | 11-19 | 17

10. Sriwijaya FC: 15 | 11-34 | 2

(nurulamin.pro)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan