
Kabar Haru dari Diding Boneng, Legenda Komedian yang Kini Menghadapi Masa Sulit
Diding Boneng, salah satu legenda komedi Indonesia, kini tengah menghadapi masa sulit setelah rumah tinggalnya dilaporkan roboh. Pria yang dikenal sebagai bagian dari trilogi Warkop DKI ini kini harus berjuang membangun kembali tempat bernaungnya di usia senjanya.
Sejarah dan Dedikasi Diding Boneng
Lahir dengan nama Zainal Abidin pada 3 Maret 1950, Diding Boneng bukanlah nama asing bagi dunia hiburan Indonesia. Perjalanan karier aktor senior ini dimulai dari panggung teater sejak tahun 1973. Keahliannya dalam memerankan berbagai peran tidak hanya membawanya ke layar lebar, tetapi juga menjadikannya sosok mentor yang disegani di komunitas teater remaja.
Nama Diding Boneng melambung tinggi saat ia memerankan karakter-karakter ikonik dalam film-film legendaris Warkop DKI seperti Godain Kita Dong (1989) hingga Lupa Aturan Main (1990). Meskipun zaman berganti, dedikasinya terhadap seni tetap tak luntur. Ia terlibat dalam beberapa film box office modern, seperti KKN di Desa Penari (2022) dan Badarawuhi di Desa Penari (2024).
Musibah dan Bantuan dari Rekan Artis
Musibah yang menimpa Diding Boneng terjadi ketika rumahnya di kawasan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, roboh. Kejadian ini mengundang simpati luas dari masyarakat dan rekan-rekan sesama seniman. Di tengah kesulitan tersebut, Diding mengakui bahwa bantuan telah mengalir untuk meringankan bebannya.
"Saya sudah dibantu sama beberapa teman artis. Bukan rencana, tapi mereka sudah bantu saya," ujar Diding dalam sebuah wawancara. Salah satu nama yang muncul sebagai penolong adalah Sultan Andara dan Raffi Ahmad, suami dari Nagita Slavina. Diding menyebut bahwa Raffi Ahmad memberikan sokongan dana yang signifikan untuk proses renovasi rumahnya.
Dana Rp50 Juta untuk Renovasi Rumah
Diding menjelaskan bahwa bantuan dana sebesar Rp50 juta dari Raffi Ahmad langsung dialokasikan untuk keperluan konstruksi yang mendesak. "Raffi ngasih saya uang buat merenovasi ini," katanya. Meski nominal tersebut tergolong besar, ternyata kebutuhan pembangunan di lapangan jauh lebih tinggi.
Dana tersebut kini telah terserap sepenuhnya untuk kebutuhan material dasar. "Udah habis karena beli bahan-bahan ini (bangunan), batu-batu, kerikil, untuk pondasi segala macam," urainya. "Jadi udah nggak ada lagi tu duit, udah habis."
Hingga saat ini, proses perbaikan rumah sang aktor masih jauh dari kata selesai. Kondisi tempat tinggalnya masih memerlukan perhatian lebih agar layak dihuni kembali seperti sediakala. "Belum bisa dibilang udah lebih baik, belum. Masih semrawut keadaannya rumahnya," pungkas Diding menutup pembicaraan mengenai kondisi terkini huniannya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar