Diding Boneng Tolak Peran Berat, Ini Alasannya

Diding Boneng Tolak Peran Berat, Ini Alasannya

Kehidupan Diding Boneng di Tengah Keterbatasan

Di tengah musibah yang menimpa rumahnya, aktor senior Diding Boneng tetap menunjukkan sikap tegar dan semangat yang tak pernah padam. Meski usianya kini menginjak 75 tahun, ia masih mempertahankan kecintaannya terhadap dunia seni.

Kondisi kesehatan menjadi faktor utama dalam pengambilan keputusan Diding Boneng untuk menerima tawaran pekerjaan. Ia kini lebih selektif dalam memilih peran yang akan ia jalani. Hal ini dilakukan karena penyakit asma yang dideritanya sejak tiga tahun lalu.

"Yang terakhir saya syuting adalah film 'KKN di Desa Penari 2'. Pulang dari syuting di Jogja itu, saya sakit sampai sekarang," ujarnya ketika ditemui di kediamannya di kawasan Matraman Dalam, Pegangsaan, Jakarta Pusat, Selasa (30/12/2025).

Meski demikian, Diding Boneng menegaskan bahwa sakitnya bukan disebabkan oleh proses syuting tersebut. Ia menyatakan bahwa kondisinya memang mulai menurun sejak saat itu.

Jika ada tawaran peran yang terlalu berat secara fisik, Diding Boneng memilih untuk menolak. Ia merasa tidak ingin merepotkan kru jika terjadi hal yang tidak diinginkan selama proses syuting.

"Masih ada tawaran. Cuma saya tanya dulu perannya apa, adegannya gimana. Maaf ya, kalau berat gua nggak mau. Karena entar repot kru juga kalau gua sakit di lapangan," ucap pria yang dikenal sebagai salah satu aktor legendaris ini.

Walaupun banyak menolak tawaran film, Diding Boneng tetap menjalani passion-nya dalam dunia seni. Ia masih aktif di dunia teater dengan menjadi pelatih seni peran.

Ia bahkan masih aktif melatih teater dan memberikan bimbingan kepada mahasiswa dari berbagai kampus seperti IPB dan Unisma. Diding Boneng mengatakan bahwa kantor yang ia tempati adalah jalanan. Jika berbicara tentang teater, ia mengaku rutin melakukan latihan.

"Walaupun cuma duduk ngelatih, saya hampir setiap hari aktif. Saya masih suka melatih teater juga," jelasnya.

Diding Boneng mengakui bahwa ia akan terus berkesenian, khususnya di industri perfilman Indonesia meskipun dilalui dengan keterbatasan. Ia berkomitmen untuk mengambil peran yang memang bisa ia lakukan.

"Saya akan ambil peran yang memang bisa saya lakukan. Kalau saya paksakan, nanti bakalan ngerepotin banyak orang," ujar Diding Boneng.

Aktivitas Terbaru dan Harapan Masa Depan

Diding Boneng tetap menunjukkan semangat dan dedikasi dalam bidang seni. Meskipun keterbatasan fisik menghiasi hidupnya, ia tetap berusaha memberikan kontribusi positif bagi dunia kesenian Indonesia.

Ia tidak hanya berperan sebagai aktor, tetapi juga sebagai mentor bagi para generasi muda yang ingin menekuni dunia teater dan perfilman. Dengan pengalamannya selama bertahun-tahun, Diding Boneng percaya bahwa pengetahuannya dapat membantu para pemuda dalam mengembangkan bakat mereka.

Selain itu, ia juga terlihat sering menghadiri acara-acara seni dan pertunjukan teater. Meski tidak lagi tampil di layar lebar, ia tetap menjadi bagian dari komunitas seni yang berkembang di Indonesia.

Diding Boneng juga mengungkapkan harapan bahwa seni dan budaya Indonesia akan terus berkembang, terlepas dari segala tantangan yang dihadapi. Ia berharap agar generasi muda dapat memahami pentingnya seni dan menjaganya agar tidak punah.

"Seni itu penting. Jangan sampai hilang karena kita tidak peduli. Saya harap generasi muda bisa melanjutkannya," tambahnya.

Dengan semangat dan tekad yang kuat, Diding Boneng terus menunjukkan bahwa usia bukanlah penghalang untuk tetap berkarya dan berkontribusi bagi bangsa.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan