
Evaluasi SIA SPBE di Kalimantan Selatan
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar rapat evaluasi penyelenggaraan Sistem Informasi Arsitektur (SIA) dalam rangka Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dapat memenuhi data pendukung penyelenggaraan SIA SPBE menjelang tahun 2026. Rapat ini menjadi langkah penting dalam menyiapkan infrastruktur digital yang lebih baik di lingkungan Pemprov Kalsel.
Rapat dihadiri oleh perwakilan SKPD di lingkup Pemprov Kalsel serta sejumlah pejabat Diskominfo Provinsi Kalsel. Acara ini menjadi wadah untuk berdiskusi dan menyamakan persepsi terkait proses pengumpulan dan pengelolaan data yang diperlukan untuk mendukung sistem pemerintahan elektronik.
Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim, menyatakan bahwa rapat ini merupakan bentuk komitmen untuk memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan SPBE di Pemprov Kalsel. Menurutnya, melalui pertemuan ini, pihaknya bersama SKPD terkait ingin memetakan data apa saja yang belum terpenuhi, sehingga bisa menyusun strategi pemenuhan data tersebut secara optimal.
Lewat rapat ini, kita bersama SKPD terkait ingin memetakan data apa saja yang belum terpenuhi, sehingga kita bisa menyusun strategi pemenuhan data tersebut secara optimal, ujar Muslim di Banjarbaru, Jumat (12/12/2025).
Ia menekankan bahwa pemenuhan data memiliki dampak signifikan terhadap perbaikan dan peningkatan SPBE di Kalsel. Dengan data yang lengkap dan akurat, sistem pemerintahan berbasis elektronik akan lebih efisien dan transparan. Muslim juga menyampaikan rencana untuk meminta dukungan pimpinan agar mengimbau seluruh SKPD lebih proaktif terhadap pemenuhan data SIA SPBE ini.
Kita juga akan minta dukungan pimpinan agar mengimbau seluruh SKPD lebih proaktif terhadap pemenuhan data SIA SPBE ini. Jika nanti ada yang masih belum bisa memenuhi, kita akan evaluasi dan mencari solusinya bersama, jelasnya.
Muslim berharap penyelenggaraan SIA SPBE di Pemprov Kalsel pada 2026 dapat berjalan lebih optimal. Ia menilai bahwa pemenuhan data ini menjadi kewajiban bersama karena akan berdampak pada sistem akuntabilitas pemerintah serta indeks SPBE yang diterima oleh Pemprov Kalsel.
Tujuan Utama Rapat Evaluasi
- Memastikan seluruh SKPD memenuhi data pendukung penyelenggaraan SIA SPBE.
- Memetakan data yang belum terpenuhi untuk disusun strategi pemenuhan.
- Meningkatkan kualitas dan efisiensi sistem pemerintahan berbasis elektronik.
- Mengajak SKPD lebih proaktif dalam pemenuhan data.
- Mencari solusi bersama jika ada SKPD yang belum mampu memenuhi persyaratan.
Tantangan dan Solusi
Beberapa SKPD mungkin menghadapi tantangan dalam mengumpulkan data yang diperlukan. Hal ini bisa disebabkan oleh kurangnya sumber daya, ketidaktahuan tentang prosedur, atau hambatan teknis. Untuk mengatasi hal ini, Diskominfo Kalsel berencana melakukan pelatihan dan bimbingan teknis kepada para petugas di SKPD. Selain itu, pihaknya juga akan memperkuat koordinasi antar SKPD agar terjadi keselarasan dalam pengelolaan data.
Peran Pimpinan
Pimpinan Pemprov Kalsel memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan penyelenggaraan SIA SPBE. Dengan dukungan dari pihak teratas, SKPD akan lebih termotivasi untuk memenuhi target data yang ditetapkan. Selain itu, adanya pengawasan langsung dari pimpinan akan memastikan bahwa setiap SKPD menjalankan tugasnya dengan sungguh-sungguh.
Kesimpulan
Rapat evaluasi penyelenggaraan SIA SPBE di Kalimantan Selatan menjadi langkah penting dalam mempersiapkan sistem pemerintahan berbasis elektronik yang lebih baik. Dengan kerja sama yang baik antara Diskominfo dan SKPD, serta dukungan dari pimpinan, diharapkan penyelenggaraan SIA SPBE pada tahun 2026 dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar