
Doa untuk Menyucikan Hati dan Menghadirkan Kerajaan Allah
Doa merupakan bentuk ekspresi terdalam dari iman, rasa syukur, dan permohonan kepada Tuhan. Dalam doa ini, umat mengungkapkan rasa syukur atas sabda Tuhan yang telah menyadarkan mereka akan pentingnya mengenali dan menaati kehendak-Nya. Mereka juga memohon pengampunan atas keangkuhan dan ketidakpekaan hati yang sering kali menghalangi mereka untuk melihat karya-karya Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.
Doa ini dimulai dengan penyeruan untuk berdoa dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Umat bersyukur atas sabda Tuhan yang hari ini menyadarkan mereka bahwa sering kali mereka lebih mudah mengagumi daripada mengenali dan menaati kehendak-Nya. Mereka memohon ampun atas ketidakpedulian dan kesombongan yang membuat hati mereka tertutup dari cinta dan kehendak Tuhan.
Dalam doa tersebut, umat juga mengingat peran Yohanes Pembaptis sebagai suara yang berseru di padang gurun, memanggil mereka untuk bertobat dan mempersiapkan jalan bagi Tuhan. Namun, sering kali mereka mengabaikan seruan pertobatan itu karena hati yang belum murni dan siap menerima Tuhan. Oleh karena itu, mereka memohon penyucian hati, pembebasan dari dosa, serta pelepasan dari belenggu duniawi yang menjauhkan mereka dari rahmat keselamatan Tuhan.
Tuhan Yesus, sebagai Mesias yang telah datang, sering kali tidak mereka kenal karena Ia hadir dalam kesederhanaan, dalam wajah sesama, dan dalam jalan salib yang menuntut kerendahan hati. Umat memohon agar tidak dibiarkan memperlakukan-Nya menurut kehendak mereka sendiri, tetapi diajarkan untuk menerima-Nya dengan iman yang tulus dan taat.
Roh Kudus juga dipanggil untuk menjaga hati umat agar tetap peka terhadap tanda-tanda zaman, sehingga mereka mampu mengenali kehendak Allah di tengah kehidupan sehari-hari. Mereka memohon semangat pertobatan sejati, keberanian untuk berubah, serta kerendahan hati untuk berjalan setia dalam terang Kristus.
Bimbingan Tuhan juga dimohonkan sepanjang hari ini, agar dalam setiap kata, sikap, dan tindakan, umat dapat memperlakukan Allah yang hadir dalam diri sesama dengan kasih, hormat, dan tanggung jawab iman. Mereka berharap hidup dalam berkat Tuhan, sehingga tidak menyimpang dari jalan-Nya dan senantiasa menyerukan nama-Nya dalam seluruh hidup mereka.
Akhirnya, doa ditutup dengan penyerahan seluruh aktivitas hari ini ke dalam tangan Tuhan. Mereka berharap kedatangan Kerajaan-Nya semakin nyata dalam hidup mereka melalui Yesus Kristus, Tuhan dan Juru Selamat mereka.
Unsur-Unsur Penting dalam Doa Ini
- Doa ini mencerminkan rasa syukur atas sabda Tuhan yang membawa kesadaran.
- Permohonan pengampunan atas keangkuhan dan ketidakpekaan hati.
- Permohonan penyucian hati agar mampu mengenali kehendak Allah.
- Pemohonan untuk menerima Yesus Sang Mesias dengan iman dan kerendahan hati.
- Harapan agar Kerajaan Allah semakin nyata dalam kehidupan umat.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar