Dorong Kesadaran Masyarakat Ciptakan Permukiman Sehat


PALANGKA RAYA, nurulamin.pro.CO
– Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus melakukan berbagai upaya penyadaran publik guna mencegah tumbuh dan berkembangnya permukiman kumuh di wilayah Kalteng.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui kegiatan sosialisasi yang diadakan di sejumlah kabupaten beberapa waktu lalu. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai generasi penerus yang cerdas, sehat, kuat, dan andal.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperkimtan Kalteng, Eddy Karusman ST MT, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengurangi tingkat kekumuhan lingkungan permukiman.

“Hal ini merupakan tugas dan tanggung jawab bersama untuk kepentingan umum, agar masyarakat memiliki lingkungan tempat tinggal yang layak,” ujarnya.

Menurut Eddy, perwujudan kualitas lingkungan perumahan yang sehat masih menjadi tantangan bagi pemerintah. Keberadaan perumahan yang sehat, aman, nyaman, serasi, dan teratur sangat diperlukan agar fungsi dan kegunaan rumah dapat terpenuhi secara optimal.

Dengan terciptanya perumahan sehat, maka kawasan permukiman yang layak huni pun akan lebih mudah diwujudkan.

“Kondisi kota yang layak huni harus diperjuangkan bersama. Mewujudkannya merupakan tanggung jawab kita semua, baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, masyarakat, maupun pihak-pihak lain yang memiliki kepentingan,” tegasnya.

Ia menambahkan, kunci terciptanya perumahan sehat, kawasan permukiman layak huni, dan kota ramah lingkungan terletak pada perubahan perilaku seluruh pihak, baik masyarakat, pemerintah, maupun swasta.

Lebih lanjut, Eddy menyampaikan bahwa sesuai arahan Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, S.I.Kom., pemerintah daerah terus melakukan inovasi dan upaya pemerataan pembangunan guna mewujudkan Kalteng yang semakin Berkah, Religius, Kuat, Amanah, dan Harmonis.

Pemerintah provinsi juga terus memberi perhatian pada pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta program peningkatan kesejahteraan rakyat dan perekonomian, termasuk penyediaan rumah layak huni.

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, semangat pemerataan pembangunan di Bumi Tambun Bungai tetap terjaga. Di bawah kepemimpinan Gubernur Agustiar Sabran, berbagai langkah strategis terus dilakukan, termasuk koordinasi intensif dengan pemerintah pusat untuk dukungan anggaran dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu fokusnya adalah penyediaan rumah layak huni agar masyarakat Kalteng dapat menikmati kehidupan yang lebih baik.

Dalam berbagai kesempatan, Gubernur juga menegaskan agar program bedah rumah dilaksanakan secara tepat sasaran dan tepat manfaat.

Langkah-Langkah yang Dilakukan oleh Pemerintah Daerah

  • Peningkatan Kesadaran Masyarakat
    Pemerintah daerah terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan permukiman. Hal ini bertujuan untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan tempat tinggal.

  • Pembangunan Infrastruktur
    Pemerintah provinsi berkomitmen untuk membangun infrastruktur yang memadai, termasuk jalan, air bersih, dan listrik, agar masyarakat dapat menikmati fasilitas dasar yang layak.

  • Program Penyediaan Rumah Layak Huni
    Salah satu prioritas utama pemerintah adalah menyediakan rumah layak huni bagi masyarakat yang kurang mampu. Program ini dilakukan dengan pendekatan yang tepat sasaran dan efektif.

  • Koordinasi dengan Pemerintah Pusat
    Untuk mendukung pembangunan di Kalteng, pemerintah provinsi terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna memperoleh dukungan anggaran dan sumber daya lainnya.

  • Peningkatan Kualitas SDM
    Selain itu, pemerintah juga fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan, agar generasi muda dapat menjadi tulang punggung pembangunan daerah.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan