
Pertemuan DPR dan PLN untuk Meningkatkan Kelistrikan di Intan Jaya
Kegiatan pertemuan antara Anggota DPR Papua Tengah dengan pihak PLN menjadi langkah penting dalam mempercepat pengembangan sektor kelistrikan di Kabupaten Intan Jaya. Dalam pertemuan tersebut, fokus utama adalah bagaimana memastikan masyarakat dapat menikmati penerangan listrik secara penuh.
Peran DPR dalam Pembangunan Kelistrikan
Anggota Komisi IV DPR Papua Tengah, Henes Sondegau, menggelar tatap muka dengan pihak PLN untuk membahas nasib jaringan kelistrikan di Kabupaten Intan Jaya. Pertemuan ini berlangsung pada pukul 12.45 di Kantor PLN Papua Tengah, Jalan Pemuda, Distrik Nabire, Kamis (11/12/2025).
Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu terkait kelistrikan dibahas, mulai dari tahapan survei hingga pemasangan infrastruktur listrik di daerah tersebut. Henes sangat mengapresiasi kerja-kerja PLN yang telah memberikan arahan maupun masukan terkait stabilitas kelistrikan di Intan Jaya.
"Melalui tatap muka ini, kami berharap kita dapat berkolaborasi untuk bersama-sama meningkatkan sektor kelistrikan, agar masyarakat dapat menikmati penerangan secara keseluruhan," ujar Henes kepada wartawan.
Tanggung Jawab PLN dalam Pengembangan Listrik
Manajer PLN UP2K Papua Tengah, Reinkarnasi Tan Satori, menyampaikan bahwa pihaknya sangat berterima kasih atas kunjungan Anggota DPR Papua Tengah. Ia menekankan bahwa pembangunan kelistrikan membutuhkan koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai stakeholder.
"Jadi tugas kami di Papua Tengah adalah membangun kelistrikan di daerah-daerah yang membutuhkan listrik," kata Reinkarnasi.
Menurutnya, saat ini Intan Jaya sudah melakukan kesepakatan bersama dengan PLN pada Juni 2025, sehingga kelistrikan di daerah tersebut akan dikelola oleh PLN. Meskipun demikian, saat ini hanya area ibu kota, yaitu Sugapa, yang memiliki pasokan listrik selama 12 jam. PLN berupaya meningkatkan jam nyala listrik menjadi 24 jam penuh.
Tahapan Pembangunan Infrastruktur Listrik
Untuk membangun sektor kelistrikan di seluruh wilayah Intan Jaya, PLN akan memulai dengan kegiatan survei. Setelah itu, akan dilanjutkan dengan evaluasi dan hasilnya akan diusulkan ke PLN wilayah maupun pusat agar dapat diakomodir.
Reinkarnasi menjelaskan bahwa proses ini tidak mudah karena akan menghadapi kendala geografis maupun sektor keamanan. Oleh karena itu, melalui pertemuan ini, PLN berharap dapat menyampaikan kendala-kendala yang dialami agar bisa mendapatkan dukungan atau fasilitasi dari pihak lain.
Pentingnya Partisipasi Masyarakat
Selain itu, Reinkarnasi juga menekankan bahwa peran serta masyarakat sangat penting dalam menunjang kerja-kerja PLN di daerah tersebut. Ia berharap semua proses yang dikerjakan di lapangan dapat berjalan maksimal.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar