
Penjelasan Anggota DPRD Sumedang Mengenai Pengawasan Reklamasi dengan Teknologi Canggih
Anggota Komisi II DPRD Sumedang, Asep Sumaryana, menyampaikan pendapatnya mengenai pentingnya pengawasan yang lebih modern dalam pemerintahan daerah. Ia menilai bahwa Pemkab Sumedang seharusnya mampu memanfaatkan teknologi canggih untuk meningkatkan efektivitas tata kelola wilayah, khususnya di kawasan Jatinangor yang dikenal dengan konsep Jatinangor City of Knowledge.
Perlu Pengawasan yang Lebih Akurat
Asep menekankan bahwa pengawasan tidak boleh hanya menjadi seremoni belaka. Ia mengacu pada situasi yang ia lihat saat hadir dalam kegiatan penanaman pohon bersama Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, dan unsur forkopimda di eks galian milik PT RK di Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor. Lahan tersebut terlihat sangat gersang dan bekas eksploitasi batu yang tidak ditata kembali.
City of Knowledge itu pengawasannya harus digital, jangan launching saja. Pakai GIS, pakai satelit. Kan Bupati punya tuh command center. Harusnya setiap hari bisa dilihat. Di mana yang ditanam, berapa, tumbuh atau tidak. Bisa dipantau bulanan, bahkan harian, ujarnya.
Manfaat Teknologi GIS dalam Reklamasi
Asep berharap penggunaan teknologi seperti Geographic Information System (GIS) dan pemantauan berbasis citra satelit dapat membantu Pemkab Sumedang dalam melihat perkembangan reklamasi secara akurat. Dengan adanya sistem ini, potensi manipulasi laporan oleh pihak manapun dapat diminimalisir.
- Penggunaan GIS memungkinkan pemantauan real-time terhadap area yang direklamasi.
- Citra satelit memberikan data visual yang dapat digunakan untuk evaluasi kondisi lahan.
- Data yang diperoleh dapat digunakan untuk membuat laporan yang lebih transparan dan akurat.
Pentingnya Reklamasi untuk Mencegah Bencana Lingkungan
Selain itu, Asep juga menekankan bahwa reklamasi bukan hanya sekadar kewajiban teknis, tetapi juga upaya penting untuk mencegah bencana lingkungan seperti longsoran atau dampak buruk badai siklon. Kawasan perbukitan Sumedang rentan terhadap risiko bencana jika tidak dilakukan reklamasi secara optimal.
- Reklamasi membantu menjaga keseimbangan ekosistem dan mencegah erosi tanah.
- Penanaman pohon dan pengelolaan lahan yang baik dapat mengurangi risiko bencana alam.
- Kesiapan pemerintah dalam menghadapi ancaman lingkungan sangat penting untuk keselamatan masyarakat.
Tantangan dan Solusi yang Diperlukan
Meskipun konsep Jatinangor City of Knowledge sudah dicanangkan, masih ada tantangan dalam implementasinya. Salah satu tantangan utama adalah kurangnya koordinasi antara pihak pemerintah dan swasta dalam menjalankan program reklamasi. Selain itu, diperlukan komitmen yang kuat dari semua pihak untuk memastikan bahwa proyek-proyek lingkungan benar-benar berjalan sesuai rencana.
- Diperlukan kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam menjalankan proyek reklamasi.
- Sosialisasi penting dilakukan agar masyarakat memahami manfaat dari reklamasi.
- Evaluasi berkala dan peningkatan kapasitas SDM dalam penggunaan teknologi akan mendukung keberhasilan program.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar