
Pertandingan Sengit di Soekarno Cup 2025
Pertandingan sengit tersaji di Bali United Training Centre dalam lanjutan matchday kedua Soekarno Cup 2025, pada Minggu 5 Desember 2025. Pertarungan antara Banteng Sulawesi Selatan (Sulsel) melawan Banteng Jawa Barat (Jabar) berakhir dengan skor imbang 3-3, diwarnai aksi saling balas gol yang dramatis.
Kedua tim harus puas berbagi satu poin. Hasil ini membuat kedua tim masih menjaga peluang di Grup B, meskipun pelatih Banteng Jabar Budiyanto mengakui kans mereka tergolong tipis.
Gol-Gol yang Memecah Kebuntuan
Ketiga gol Banteng Sulawesi Selatan dicetak oleh dua pemain tengah Achmad Fauzan pada menit ke 6, Prayoga Bimo Cahyo pada menit ke 34 dan Striker Wahyu pada menit ke 57. Sementara itu, gol-gol dari Banteng Jawa Barat hadir dari pemain depan Maulana Malik pada menit ke 12, Muhammad Daffa pada menit ke 54 dan Kapten Kartika Seleksen pada menit ke 90+2.
Pujian dari Pelatih Banteng Sulawesi Selatan
Usai laga, Pelatih Kepala Banteng Sulawesi Selatan, Anugrah Agung Rosyam, memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan anak asuhnya meskipun hasilnya imbang. "Ya, walaupun hasilnya imbang ya, tapi saya tetap apresiasi buat kerja keras anak-anak hari ini. Namun yang kami tetap akan meningkatkan lebih fokus lagi untuk pertandingan ketiga nanti," ujar Coach Agung.
Menghadapi lawan berat berikutnya, Jawa Timur, Coach Agung menegaskan bahwa timnya akan lebih fokus pada pembenahan internal, terutama melatih mental para pemain yang semuanya merupakan pemain junior. "Kami lebih fokus kepada tim sendiri, ya memperbaiki diri, melatih mental lagi anak-anak. Karena memang, jujur, kami ini mood nih semua. Enggak ada pemain senior. Kami yang bawa pemain ya, iya, semua junior," jelasnya.
Filosofi Makassar yang Menginspirasi
Saat ditanya tentang peluang tim, Coach Agung menanamkan filosofi khas Makassar. "Kami tetap percayalah sama anak-anak kami sendiri. Ya, Makassar, intinya anak-anak, ada dalam jiwanya filosofi orang Makassar itu Siri’ Na Pacce," kata Coach Agung. Ia menjelaskan bahwa Siri’ berarti tidak gentar, dan Pacce berarti tidak mau kalah.
Penilaian dari Pemain Belakang Sulsel
Pemain belakang bernomor punggung 14 dari Sulsel, Muhammad Syahrul mengaku cukup puas dengan permainan tim hari ini. "Komentar saya sih anak-anak main bagus semua. Lawan juga bagus," ucapnya.
Tanggapan dari Pelatih Banteng Jawa Barat
Di sisi Banteng Jawa Barat, Pelatih Kepala Budiyanto, mengungkapkan rasa syukurnya atas peningkatan performa tim setelah menelan kekalahan di pekan pertama. "Ya, peningkatan untuk tim kami. Setidaknya kemarin kami kehilangan poin, anak-anak sudah mulai bangkit dan melupakan pertandingan kemarin, sekarang walaupun enggak maksimal, tapi kita tetap memberikan permainan yang sangat-sangat menarik untuk kedua tim," tutur Coach Budiyanto.
Meski demikian, Coach Budiyanto tidak bisa menyembunyikan kekecewaan terhadap kinerja wasit yang memimpin laga. Wasit yang bertugas pada pertandingan ini adalah Nurdin Agusman dari Buleleng. "Mungkin ada sedikit kekecewaan bagi kami untuk masalah kepemimpinan wasit. Setidaknya ya, mungkin penonton juga sudah tahu, dan kita semua juga tahu. Tapi itulah sepak bola. Apapun hasilnya, tetap kita junjung fair play," tegasnya.
Harapan dan Tantangan di Masa Depan
Mengenai peluang lolos ke semifinal, Coach Budiyanto mengakui, "peluang ada sih, masih ada. Kita masih ada walaupun istilahnya kecil. Tapi kita akan berusaha untuk pertandingan terakhir kita tetap fight."
Kapten tim dan pencetak gol penentu hasil imbang bagi Jabar, Kartika Seleksen menilai jalannya pertandingan cukup ketat. "Pertandingan tadi lumayan seru ya. Karena kita juga sudah kalah, draw lagi, sampai kalah lagi, sampai draw lagi. Cuma dari sisi pemain, sudah perbaikan daripada kemarin. Ya, menurut sisi pertandingan, ya itu aja sih, referee-nya sih perlu diperbaiki," kata Kartika.
Ia juga berharap Soekarno Cup ini dapat terus berlanjut setiap tahunnya, "Semoga setiap tahun ada. Biar ada jenjang itu, jenjang ke depan anak-anak muda juga. Soalnya ini menjunjung anak muda juga dari per provinsi-provinsi," pungkasnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar