Dramatis! Swiss Kalahkan Prancis di United Cup, Bencic Bangkit dan Wawrinka Tunjukkan Jiwa Juara di

Dramatis! Swiss Kalahkan Prancis di United Cup, Bencic Bangkit dan Wawrinka Tunjukkan Jiwa Juara di Perth

Kemenangan Dramatis Swiss di Fase Grup United Cup

Dalam pertandingan fase grup United Cup yang berlangsung di Perth, Amerika Serikat, tim tenis Swiss berhasil mengalahkan Prancis dengan skor telak. Dua bintang tenis Swiss, Belinda Bencic dan Stan Wawrinka, menjadi pahlawan kemenangan dengan performa yang luar biasa.

Pertandingan dimulai dengan duel tunggal putri antara Belinda Bencic melawan Leolia Jeanjean. Di awal pertandingan, Bencic sempat kesulitan dan kalah di gim pertama. Namun, pemain peringkat 11 dunia ini membalikkan keadaan dengan permainan agresif dan dominasi di dekat net. Akhirnya, ia menang dengan skor 6-2, 6-4.

“Pertandingan terakhir cukup sulit karena terik matahari Australia. Saya seharusnya bisa bermain lebih baik, jadi saya akan mencari solusi lain kali,” ujar Bencic dengan rendah hati usai pertandingan. Meski demikian, statistiknya sangat gemilang: ia memenangi 78% poin servis pertama dan 23 dari 29 poin di net.

Kemenangan Bencic ini semakin istimewa karena ia datang dari musim 2025 yang luar biasa, di mana ia dinobatkan sebagai WTA Comeback Player of the Year setelah bangkit dari peringkat 421 dunia. “Tahun lalu luar biasa, tapi pekerjaan belum selesai. Sekarang saatnya bekerja lebih keras,” tegasnya.

Memimpin 1-0, tekanan beralih ke bahu Stan Wawrinka. Di pertandingan yang diprediksi sengit melawan Arthur Rinderknech, petenis yang akan pensiun pada 2026 itu benar-benar mempertaruhkan segalanya. Ia terpaksa berjuang mati-matian selama lebih dari tiga jam.

Wawrinka sempat tertinggal setelah kalah di set pertama 5-7. Namun, jiwa juara sang juara Grand Slam tiga kali itu tak padam. Ia bangkit, memaksa pertandingan ke tie-break di set kedua dan ketiga, lalu meraih kemenangan dramatis dengan skor 5-7, 7-6(5), 7-6(5).

“Hari ini adalah pertarungan yang sangat sulit, tetapi saya sangat senang bisa unggul 2-0,” ujar Wawrinka lega. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa meski di ujung karier, “Stan The Man” masih menyimpan mental baja dan senjata pukulan backhand yang mematikan.

Kemenangan ganda dicapai melalui partai ganda campuran. Bencic, yang kembali turun ke lapangan, berpasangan dengan Jakub Paul. Duet ini sukses mengalahkan pasangan Prancis, Tiantsoa Rakotomanga Rajaonah dan Edouard Roger-Vasselin, untuk menutup kemenangan dominan Swiss.

Kemenangan Swiss 3-0 atas Prancis ini menjadi awal yang sempurna di United Cup. Dengan motivasi tinggi dari sang legenda yang akan pensiun dan pejuang comeback terbaik dunia, tim Swiss mengirimkan sinyal kuat kepada semua peserta: mereka adalah kekuatan yang harus diperhitungkan.

Performa yang Mengesankan dari Bencic dan Wawrinka

Belinda Bencic menunjukkan kemampuan luar biasa dalam pertandingan tunggal putri. Meskipun menghadapi tantangan besar di awal, ia mampu membalikkan situasi dengan strategi yang tepat dan permainan agresif. Keberhasilannya dalam memenangkan 78% poin servis pertama menunjukkan kesiapan mental dan fisik yang luar biasa.

Sementara itu, Stan Wawrinka menunjukkan kekuatan mental yang luar biasa dalam pertandingan tunggal putra. Meski kalah di set pertama, ia tidak menyerah dan terus berjuang hingga akhir. Kemenangan yang diraihnya melalui tie-break di set kedua dan ketiga menunjukkan keuletan dan pengalaman yang dimilikinya.

Kemenangan Ganda yang Menutup Pertandingan

Partai ganda campuran menjadi penutup kemenangan Swiss atas Prancis. Bencic dan Jakub Paul berhasil mengalahkan pasangan Prancis dengan strategi yang tepat dan koordinasi yang baik. Kemenangan ini memberikan angka penuh bagi Swiss dalam pertandingan tersebut.

Momen Penting dalam Sejarah Tenis Swiss

Kemenangan ini membuktikan bahwa tenis Swiss masih memiliki jantung yang berdetak kencang. Dengan adanya para pejuang sejati seperti Bencic dan Wawrinka, Swiss siap berperang lebih keras lagi di pertandingan selanjutnya. Mereka telah menunjukkan bahwa mereka adalah kekuatan yang harus diperhitungkan dalam kompetisi internasional.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan