Dua warga Binjai ditangkap bawa sabu 1.420 gram

DELISERDANG, berita.CO Dua warga Kota Binjai, SO (46) dan AN (45), ditangkap oleh petugas Aviation Security (Avsec) dan polisi di area sentralisasi pemeriksaan X-ray Lantai 2, Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deliserdang, Rabu (10/12) lalu. Keduanya diketahui membawa narkoba jenis sabu-sabu seberat 1.420 gram atau 1,4 kilogram.

SO (46) merupakan warga Tandem Hulu Binjai, sedangkan AN (45) adalah warga Sidomulyo Kecamatan Binjai. Kini keduanya ditahan di Satresnarkoba Polresta Deliserdang bersama barang bukti untuk tindak lanjut penyelidikan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh pada Kamis (11/12), seorang petugas keamanan Bandara Internasional Kualanamu yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan bahwa dua tersangka diamankan setelah dilakukan pemeriksaan di area sentralisasi mesin X-ray, Rabu (10/12), sekira pukul 19.00 WIB.

Saat menuju terminal keberangkatan dilakukan pemeriksaan terhadap dua orang calon penumpang itu. Dari pemeriksaan tersebut, ditemukan enam bungkus plastik yang disembunyikan di badan mereka masing-masing, ujar petugas tersebut.

Pemeriksaan dilakukan oleh petugas di area sentralisasi tersebut, dan ditemukan enam bungkus plastik dari badan mereka berdua. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan menggunakan alat Bea Cukai Kualanamu, dan di dalam plastik tersebut positif diduga ada narkoba jenis sabu-sabu. Barang bukti dan tersangka langsung dilakukan pengamanan, kemudian diserahkan ke Satnarkoba Polresta Deliserdang, tambahnya.

Kasatnarkoba Polresta Deliserdang Kompol Sebastian RS Saragih membenarkan adanya dua orang terduga pemilik sabu-sabu yang ditangkap dari Bandara Internasional Kualanamu.

Keduanya kami jemput dari bandara setelah adanya permintaan dari petugas kepolisian di bandara. Tentu masih dalam proses pengembangan, pungkasnya.

Penangkapan di Bandara: Proses Pemeriksaan yang Ketat

Penangkapan ini menunjukkan betapa ketatnya proses pemeriksaan di Bandara Internasional Kualanamu. Petugas Avsec dan kepolisian bekerja sama untuk memastikan keamanan dan kebersihan lingkungan bandara dari aktivitas ilegal seperti penyelundupan narkoba.

  • Pemeriksaan dilakukan secara rutin dan detail.
  • Petugas memiliki peralatan canggih untuk mendeteksi barang-barang yang mencurigakan.
  • Kebersamaan antara Avsec dan polisi sangat penting dalam menjaga keamanan.

Teknik Penyembunyian Narkoba

Salah satu hal yang menarik dari kasus ini adalah cara para tersangka menyembunyikan narkoba. Mereka memilih untuk menyimpan sabu-sabu di bagian tubuh mereka, yang bisa saja sulit ditemukan tanpa pemeriksaan yang teliti.

  • Narkoba disembunyikan di bagian tubuh.
  • Penggunaan bungkus plastik untuk menyamarkan.
  • Teknik ini sering digunakan oleh pelaku kejahatan narkoba.

Langkah Tindak Lanjut

Setelah penangkapan, kedua tersangka dan barang bukti diserahkan ke Satnarkoba Polresta Deliserdang untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Ini menjadi langkah penting dalam upaya pemberantasan narkoba di wilayah tersebut.

  • Penyelidikan dilakukan oleh Satnarkoba.
  • Penyelidikan akan melibatkan pemeriksaan lebih lanjut terhadap tersangka.
  • Hasil penyelidikan akan menjadi dasar dalam penuntutan.

Peran Petugas Keamanan

Petugas keamanan di bandara memainkan peran penting dalam mengidentifikasi dan mencegah penyelundupan narkoba. Mereka tidak hanya bertugas menjaga keamanan tetapi juga melakukan pemeriksaan terhadap penumpang dan barang bawaan.

  • Petugas keamanan bekerja sama dengan polisi.
  • Pemeriksaan dilakukan secara intensif.
  • Keberhasilan penangkapan ini menunjukkan kerja sama yang baik antara petugas.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan