Dukung Pembangunan Daerah, Ketua DPRD Kuningan Minta Pemkab Transparan

Dukung Pembangunan Daerah, Ketua DPRD Kuningan Minta Pemkab Transparan

Peran Legislatif dalam Membangun Daerah

Komitmen kuat dari pejabat legislatif terhadap kemajuan daerah menjadi salah satu aspek penting dalam membangun wilayah Kuningan. Namun, komitmen ini tidak akan berjalan efektif tanpa adanya keterlibatan aktif dari kalangan pejabat eksekutif yang memiliki peran utama sebagai penyelenggara pemerintahan.

Dalam sebuah diskusi publik Waroeng Rakyat di Kedai Nangkring di Jalan Aruji, Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy menyampaikan harapan agar pemerintah daerah, khususnya eksekutif, lebih terbuka kepada media. Ia menekankan bahwa keterbukaan ini sangat penting dalam membahas perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi kebijakan dan program pemerintah.

"Kami berharap pemerintah bisa lebih transparan dan terbuka terhadap media. Hal ini akan membantu masyarakat untuk lebih memahami proses pembangunan yang sedang dilakukan," ujar Nuzul Rachdy.

Permintaan ini bukanlah sesuatu yang baru. Sebelumnya, pejabat legislatif telah membuktikan komitmennya dalam merumuskan anggaran dan membuat regulasi daerah. Dalam hal ini, mereka menunjukkan sikap yang terbuka terhadap berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pemerintahan.

"Meskipun ada diskusi seperti ini, kami di legislatif selalu terbuka terhadap setiap kegiatan yang terkait dengan pemerintah," tambah Nuzul Rachdy.

Ia juga menegaskan bahwa keterbukaan dari legislatif terbukti melalui proses penetapan anggaran dan regulasi. Meski begitu, ia mengajukan pertanyaan: "Apakah teman-teman wartawan pernah menanyakan hal tersebut?"

Diskusi ini dihadiri oleh beberapa tokoh penting, antara lain Trisman Supriatna, mantan Kasubag Humas Setda Kuningan, serta Abdul Jalil Hermawan, Kepala Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian. Selain itu, Pandu, mantan Dirut LPPL Kuningan, juga turut hadir dalam acara tersebut.

Tokoh-Tokoh yang Hadir dalam Diskusi

Beberapa tokoh yang hadir dalam diskusi publik ini memberikan perspektif berbeda tentang pentingnya keterbukaan informasi dan kolaborasi antara lembaga legislatif dan eksekutif.

Trisman Supriatna, mantan Kasubag Humas Setda Kuningan, menyampaikan bahwa keterbukaan informasi adalah langkah penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan. Ia menilai bahwa kebijakan yang transparan akan lebih mudah diterima oleh masyarakat.

Abdul Jalil Hermawan, seorang dosen komunikasi di Universitas Gunung Djati Cirebon, menekankan bahwa komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat merupakan kunci sukses dalam pembangunan daerah. Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menyebarkan informasi dan memastikan partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan.

Pandu, mantan Dirut LPPL Kuningan, berbagi pengalamannya dalam menjalankan program pemerintah. Ia menilai bahwa keterlibatan media dalam proses pengambilan keputusan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas program pemerintah.

Kesimpulan

Diskusi ini menunjukkan bahwa keterbukaan dan kolaborasi antara lembaga legislatif dan eksekutif sangat penting dalam membangun daerah. Dengan adanya keterbukaan informasi, masyarakat dapat lebih memahami dan mendukung program pemerintah. Selain itu, partisipasi aktif dari media dan masyarakat akan memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan daerah.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan