Dukung UMKM Lokal, Gubernur NTT Luncurkan NTT Mart Bersama Dekranasda TTS

Dukung UMKM Lokal, Gubernur NTT Luncurkan NTT Mart Bersama Dekranasda TTS

Peresmian NTT Mart di TTS, Dukungan untuk Gerakan OVOP

Gubernur NTT Melki Laka Lena secara resmi meresmikan NTT Mart di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) sebagai bagian dari program Dasacita dan dukungan terhadap gerakan One Village One Product (OVOP). Acara peresmian ini dilaksanakan pada hari Selasa (2/12/2025) di Gedung Dekranasda TTS, Desa Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan, tepatnya di depan jalan Timor Raya.

Peresmian NTT Mart ini menjadi salah satu bentuk implementasi Dasacita Gubernur NTT yang bekerja sama dengan Dekranasda Kabupaten TTS. Tujuan utamanya adalah membuka akses pasar bagi pelaku usaha kecil menengah (UMKM) di wilayah NTT, khususnya di TTS.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Bupati TTS Eduard Markus Lioe, Wakil Bupati TTS Johny Army Konay, Kepala Dinas Perindakop NTT Zet Sony Libing, Ketua Dekranasda TTS Ana Ani Lioe-Ataupah, Sekda TTS, Asisten Sekda TTS, para pimpinan OPD, serta para pelaku UMKM.

NTT Mart Sebagai Gerai Keempat

Kepala Dinas Perindakop Provinsi NTT, Zet Sony Libing, menjelaskan bahwa NTT Mart yang diresmikan hari ini merupakan gerai keempat yang telah diresmikan oleh Gubernur NTT. Sebelumnya, telah ada NTT Mart Provinsi, GMIT Mart, NTT Mart Dekranasda Belu, dan kini yang keempat berada di TTS.

Sony menyampaikan bahwa NTT Mart By Dekranasda TTS dikelola bersama melalui pemasaran berbagai produk kuliner yang telah memenuhi syarat layak edar, produk kriya, dan produk fashion. Pembagian hasil keuntungan dari penjualan produk juga dilakukan secara transparan.

Pada acara peresmian kali ini, terdapat 85 jenis produk yang ditampilkan, dengan total 947 item dari 20 IKM di kabupaten TTS. Rencananya, pihak pengelola akan mengembangkan pemasaran secara daring untuk meningkatkan penetrasi pasar.

Apresiasi Bupati TTS

Bupati TTS Eduard Markus Lioe menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTT atas inisiatif ini. Ia juga menjelaskan bahwa gedung Dekranasda telah dimake up hanya dalam tiga hari agar bisa langsung berubah menjadi gerai produk UMKM.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah provinsi atas inisiatif ini. Gedung ini dimake up hanya tiga hari, langsung menjadi sebuah gerai produk UMKM yang kita lihat saat ini," ujarnya.

Eduard Markus Lioe juga menyampaikan bahwa sejumlah UMKM binaan telah terlibat langsung dalam Event Festival Musim Dingin lalu untuk memperkenalkan produk UMKM di TTS.

Sampai saat ini, terdapat 1.042 pelaku IKM binaan yang tersebar di 266 desa dan 12 kelurahan pada 32 kecamatan di TTS. Bupati menjelaskan bahwa pihaknya masih terus melakukan pendampingan masif kepada pelaku UMKM yang telah berkembang di kabupaten ini.

Tantangan dan Solusi

Menurut Bupati, beberapa tantangan yang dihadapi pelaku UMKM antara lain modal usaha, jumlah produk, pemerataan harga, legalitas produk, kemasan, dan pemasaran. Ia mengakui bahwa hasil tenun yang ada masih terus didampingi untuk peningkatan mutu.

Program NTT Mart By Dekranasda TTS memberikan solusi terhadap masalah ekonomi masyarakat. Tujuannya adalah membangun rantai pajak dan nilai ekonomi yang kuat serta berkesinambungan, sehingga nilai rupiah yang dihasilkan dari setiap produk bernilai tambah tetap berputar di wilayah TTS dan NTT.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan bahwa dengan semakin banyaknya kelompok tani di TTS, potensi meningkatkan hasil pertanian dan produk lokal akan semakin besar. Hal ini akan berkontribusi terhadap pasokan produk asli TTS.

Penandatanganan Pita dan Tinjau Gedung

Peresmian NTT Mart By Dekranasda TTS ditandai dengan penekanan pita secara bersama-sama oleh Gubernur NTT, Bupati TTS bersama wakil bupati, Pimpinan Forkopimda, Sekda TTS, Kadis Perindakop NTT, Ketua Dekranasda TTS, dan Kadis PKK UMKM TTS, disaksikan seluruh tamu undangan.

Acara dilanjutkan dengan penggantian pita dan tinjauan gedung Dekranasda TTS sebagai tanda mulai dibukanya NTT Mart di TTS ini.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan