
Suryopratomo, yang telah menjabat sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura, resmi melepas tugasnya pada hari Sabtu (3/1). Secara resmi, ia meninggalkan Wisma Duta KBRI Singapura, tempat ia bertugas sejak tahun 2020 hingga akhir masa tugasnya ini. Ia akan digantikan oleh Hotmangaraja Pandjaitan, yang ditunjuk sebagai pengganti pada Oktober 2025.
Momen perpisahan tersebut diunggah Suryopratomo melalui akun Instagram pribadinya. Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh rekan kerja dan sahabat di Singapura, termasuk Duta Besar Kamboja, staf kearsipan, staf lokal, BUMN, serta diaspora yang sengaja datang ke Bandara Changi untuk mengantar kepulangannya.
"Kini akhir dari sebuah perjalanan. Terima kasih kepada seluruh sahabat di Singapura, Duta Besar Kamboja, home staffs, local staffs, BUMN, serta diaspora yang sengaja datang ke Bandar Udara Changi untuk mengantar kepulangan saya," tulis Suryopratomo dalam unggahan Instagramnya @suryo.pratomo.
Ia juga menyampaikan bahwa tidak mudah untuk melepas ikatan yang telah terjalin selama beberapa tahun. Namun, ia menyadari bahwa penugasan di perwakilan bukanlah tujuan akhir, tetapi hanya sebatas persinggahan dalam perjalanan hidup.
"I love you all," tambahnya dengan penuh perasaan.
Suryopratomo juga membagikan momen perpisahan dengan para staf dan diaspora di gerbang keberangkatan Bandara Changi, Singapura. Mereka berfoto bersama, sambil melemparkan senyum dan lambaian tangan sebagai tanda perpisahan.
Selama masa tugasnya sebagai Duta Besar RI untuk Singapura sejak tahun 2020, Suryopratomo telah menghadapi berbagai tantangan, termasuk masa-masa pandemi COVID-19. Selama periode ini, ia juga menghadapi sejumlah isu penting antara dua negara, mulai dari permasalahan pekerja migran, deportasi buron, hingga penyelesaian masalah Flight Information Region (FIR).
Beberapa inisiatif dan kerja sama telah dilakukan oleh Suryopratomo dalam menjaga hubungan bilateral antara Indonesia dan Singapura. Hal ini mencerminkan dedikasinya dalam menjalankan tugas diplomatik dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme.
Pergantian jabatan ini menjadi langkah penting dalam menjaga kelancaran hubungan diplomatik antara kedua negara. Dengan penunjukan Hotmangaraja Pandjaitan sebagai pengganti, diharapkan dapat melanjutkan kemitraan yang sudah terjalin selama ini.
Dalam perjalanan karier diplomatiknya, Suryopratomo telah membuktikan kemampuannya dalam menangani berbagai isu strategis. Tidak hanya fokus pada diplomasi, ia juga aktif dalam memperkuat hubungan sosial dan budaya antara Indonesia dan Singapura.
Tidak hanya itu, Suryopratomo juga dikenal sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat, baik itu kalangan diaspora maupun komunitas lokal. Hal ini membuatnya memiliki banyak kenangan indah selama masa tugasnya di Singapura.
Perpisahan ini tentu saja menjadi momen yang berkesan bagi Suryopratomo dan seluruh pihak yang terlibat. Meski harus meninggalkan Singapura, ia meninggalkan jejak positif yang akan terus diingat oleh semua orang yang pernah bekerja sama dengannya.
Dengan penyelesaian tugasnya, Suryopratomo kembali ke tanah air dengan harapan bahwa kerja sama antara Indonesia dan Singapura akan semakin kuat dan saling menguntungkan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar